Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Padi Hibrida Balitbangtan, Menuju 1000 Ton pada Tahun 2021

Padi Hibrida Balitbangtan, Menuju 1000 Ton pada Tahun 2021

17.11.2020
BBPadi Media
3557

Padi Hibrida Balitbangtan, Menuju 1000 Ton pada Tahun 2021

17.11.2020
BBPadi Media
3557

Badan Litbang Pertanian telah melepas ratusan varietas padi yang dihasilkan dari inovasi penelitian, salah satu varietas padi yang mempunyai potensi hasil tinggi hingga menyentuh angka 11 ton/ha adalah varietas hibrida padi atau lebih dikenal dengan nama HIPA. Kementerian Pertanian tercatat telah melepas 21 padi hibrida publik, dua diantaranya adalah varietas HIPA 19 dan HIPA 21. 

Sekilas mengenai HIPA 19 dan 21, keduanya mempunyai keunggulan yang menarik. HIPA 19 mempunyai potensi hasil 10 ton/ha, nasi pulen, dapat dipanen saat umur 111 hari setelah semai, serta agak tahan terhadap wereng coklat. HIPA 21 juga mempunyai karakter yang mampu bersaing dengan varietas-varietas terdahulunya. Varietas ini mempunyai potensi hasil hingga 11,11 ton/ha bahkan potensi menjadi benih F1 mencapai 2 ton/ha, nasi pulen, dapat dipanen saat berumur 113 hari setelah semai, serta agak tahan terhadap wereng coklat dan tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri. 

Sejumlah keunggulan yang istimewa tersebut membuat hibrida padi mempunyai magnet yang kuat untuk menarik para stakeholder untuk terlibat dalam pengembangannya, salah satunya adalah PT. Tunas Widji Inti Nayottama (TWIIN).  Kerjasama ini diawali di tahun 2019, PT. TWIIN berhasil meminang HIPA 19 dan HIPA 21 untuk dilakukan lisensi. Sebagai upaya akselerasi pengembangan kedua hibrida ini, PT TWIIN melakukan produksi benih HIPA 19 dan HIPA 21 seluas 75 ha dengan sistem korporasi bersama Direktorat Perbenihan Tanaman Pangan di tahun 2020. Bahkan di tahun yang sama PT. TWIIN bekerjasama dengan BB Padi untuk perbanyakan tetua HIPA 19 dan 21 untuk menyiapkan korporasi produksi benih seluas lebih 500 ha di 2021 atau setara dengan 750 sampai 1000 ton benih F1 padi hibrida. Rangkaian kegiatan ini sekaligus diharapkan dapat mendukung program pengembangan padi hibrida di Kawasan Food Estate Kalimantan Tengah. 

Salah satu bentuk keseriusan PT. TWIIN diwujudkan melalui kegiatan kunjungan lapang sekaligus koordinasi bersama Tim Hibrida BB Padi Balitbangtan pada Minggu (8/11) di KP Sukamandi, BB Padi. Bersama dengan Kabid KSPHP, Dr. Suprihanto, Kasie Kerjasama Suhartini, MFSc dan tim hibrida yang dikomandani Dr. Satoto, PT TWIIN melakukan monitoring pertanaman galur tetua betina dari HIPA 19 dan HIPA 21 yang telah memasuki fase generatif akhir. 

“Melihat persentase pengisian gabah pada pertanaman galur mandul jantan di Sukamandi ini, Saya optimis bahwa kedepannya PT TWIIN dapat mengembangkan produksi benih skala luas yang menguntungkan baik secara ekonomis maupun sosial ke masyarakat petani” respon Ir, Rakhimin, MM selaku direktur PT TWIIN. “Dan tentu saja, kedepannya kami yakin dapat mendukung program pengembangan padi hibrida di Kalimantan Tengah melalui Kawasan Food Estate” 

“Salah satu kunci pengembangan padi hibrida adalah produksi benihnya, apabila PT TWIIN telah mendapatkan kunci ini, setidaknya satu pintu keberhasilan sudah terbuka” kata Dr. Satoto “Agar kegiatan produksi benih ini dapat berkelanjutan, kedepannya PT TWIIN harus mampu mengidentifikasi lokasi-lokasi yang sesuai dan mitra petani yang responsif terhadap teknologi ini. Kami yakin PT TWIIN dapat menjadi salah satu ujung tombak pengembangan padi hibrida khususnya produk Balitbangtan, dimulai dengan tersedianya 1000 ton benih di tahun 2021 nanti.

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
  • https://bbpadi.litbang.pertanian.go.id
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini22
Hari Kemarin73
Minggu ini220
Bulan ini1465
Total Pengunjung4907494
Online saat ini
2

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi