Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Bimtek Produksi Benih BB Padi di Kabupaten Sumba Tengah Dalam Mendukung Food Estate
bitcoin keno game bitcoin slots app casino keno strategy bitcoin casino keno plinko biggest winner crash bet script

Bimtek Produksi Benih BB Padi di Kabupaten Sumba Tengah Dalam Mendukung Food Estate

05.07.2021
BBPadi Media
260

Bimtek Produksi Benih BB Padi di Kabupaten Sumba Tengah Dalam Mendukung Food Estate

05.07.2021
BBPadi Media
260

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) (02/07/21) memprakarsai dilaksanakannya Bimbingan Teknis (Bimtek) Budidaya dan Produksi Benih Padi yang dilakukan di dua lokasi, yaitu Kantor Dinas Pertanian Sumba Tengah dan Balai Desa Umbu Langang, Kecamatan Umbu Ratu Nggai Barat.  Peserta bimtek adalah para petani didampingi PPL yang akan melaksanakan demfarm di Kecamatan Mamboro dan Umbu Ratu Nggai Barat. Materi yang diberikan adalah mengenai teknik budidaya padi dan tata cara produksi dan sertifikasi benih.  Teknik budidaya padi diberikan oleh Kabid Kabid TPH Kab. Sumba Tengah (Sakharias K.I.Banunaek, SP.) bersama peneliti dari BPTP Nusa Tenggara Timur (Yeremias Bombo, STP), sedangkan produksi benih padi disampaikan oleh PBT Sumba Tengah UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Provinsi Nusa Tenggara Timur (Yohanes M. Mallingara, SP).  

Materi diberikan agar petani dapat memahami teknik budidaya padi intensif sesuai anjuran agar mampu mendapatkan hasil yang tinggi.  Teknologi benih padi diberikan agar petani dapat memahami hal-hal yang perlu dilakukan agar hasil panennya dapat menjadi benih berlabel.  Diharapkan demfarm yang akan dilaksanakan di lahan seluas total 50 ha yang akan dilakukan petani di Kecamatan Mamboro dan Umbu Ratu Nggai Barat tersebut dapat menjadi benih dalam koordinasi kelompok tani masing-masing dan supervisi PPL di lokasi masing-masing.  Benih yang akan dihasilkan ini diharapkan dapat mendukung program Food Estate yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumba Tengah dan dalam jangka panjang dapat menyediakan benih untuk areal yang lebih luas.  Itulah yang menjadi impian para petani peserta bimtek saat ini.  

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Tengah dalam pembukaannya mengingatkan agar lahan sawah didata dengan baik sesuai dengan persyaratan untuk menjadi lahan Food Estate, dan petani hendaknya bersemangan untuk melaksanakan budidaya padi, agar indeks pertanamannya dapat meningkat.  Adanya food estate hendaknya menjadi berkah bagi petani untuk semakin semangat bertani sehingga produksi padi mencukupi untuk kebutuhan Sumba Tengah bahkan untuk di luar Sumba Tengah.  Pelaksanaan bimtek terbagi di dua lokasi pada hari yang sama mengingat kondisi pandemi yang secara nasional sedang meningkat, sehingga protokol kesehatan termasuk menjaga jarak antar peserta dapat terpenuhi.  BB Padi dalam pola demfarm ini memberikan stimulus kepada petani sebagian saja dari sarana produksi yang diperlukan, terutama benih sumber varietas-varietas terbaru yaitu Cakrabuana dan Inpari IR Nutri Zinc.  Cakrabuana merupakan varietas unggul baru yang berumur sangat genjah sehingga diharapkan dapat meningkatkan indeks panen di lahan sawah irigasi maupun sawah tadah hujan.  Inpari IR Nutri Zinc adalah varietas unggul baru dengan keunggulan kandungan Zn yang lebih tinggi daripada varietas unggul yang lain, sehingga dapat menjadi salah satu sumber gizi Zinc bagi masyarakat.  Unsur Zn sangat bermanfaat untuk meingkatkan daya tahan tubuh dan mencegah stunting.

Petani antusias mengikuti bimtek ini dan langsung ditindak lanjuti dengan langkah nyata yaitu pengukuran dan pengaturan lahan untuk demfarm dan produksi benih.  Traktor roda 4 segera diturunkan untuk olah tanah di calon lokasi demfarm.  Sementara itu, benih sumber telah siap di kelompok tani.  Kolaborasi BB Padi Badan Litbang Kementrian Pertanian bersama BPTP Nusa Tenggara Timur, Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Tengah dengan segenap jajarannya, serta para petani dalam koordinasi kelompok tani yang sangat harmonis diharapkan dapat menelurkan prestasi setidaknya berupa benih VUB yang terus berkelanjutan, peningkatan indeks pertanaman, dan tentu saja peningkatan kesejahteraan petani. 

Bimtek yang diadakan kali ini adalah yang kedua kali, dimana yang pertama diadakan pada 9 Juni 2021 di Balai Desa Mano Wolu Kecamatan Mamboro dengan topik budidaya padi dan penyiapan pupuk kompos asal jerami dan kotoran hewan.  Serial bimtek tersebut ditujukan untuk lebih memantapkan lagi kesiapan petani untuk melaksanakan demfarm dan melaksanakan budidaya badi secara baik secara berkelanjutan. 

Dukungan pimpinan Badan Litbang pertanian khususnya melalui BB Padi serta dukungan pimpinan wilayah Kabupaten Sumba Tengah terhadap kegiatan pertanian khususnya padi dan kegiatan Demfarm Inovasi Teknologi Padi Mendukung Food Estate di Nusa Tenggara Timur ini sangata besar.  Komitmen bersama semua pihak yang terkait akan sangat menentukan keberhasilan kegiatan ini, bukan hanya untuk jangka pendek dalam musim ini saja, tetapi dalam jangka panjang yaitu membudayanya teknik budidaya padi yang tepat di kalangan petani dengan menerapkan teknologi-teknologi terkini yang telah tersedia.

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
  • https://bbpadi.litbang.pertanian.go.id
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini24
Hari Kemarin70
Minggu ini157
Bulan ini1465
Total Pengunjung4914429
Online saat ini
2

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi