BBPadi

ICRR

Indonesian Center for Rice Research

IAARD - Ministry of Agriculture

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
You are here:Beranda»Info & Berita»Berita»Teknologi Ramah Lingkungan Bisa Menghemat Pupuk dan Mampu Meningkatkan produksi 2 ton/ha

Teknologi Ramah Lingkungan Bisa Menghemat Pupuk dan Mampu Meningkatkan produksi 2 ton/ha

Saturday, 17 July 2021
Written by BBPadi
643

Teknologi Ramah Lingkungan Bisa Menghemat Pupuk dan Mampu Meningkatkan produksi 2 ton/ha

Saturday, 17 July 2021
Written by BBPadi
643

Ditengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, Kelompok tani  Salam Sari Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, melaksanakan panen demplot Varietas Unggul Baru (VUB) padi khusus spesifik lokasi berbasis teknologi pertanian ramah lingkungan yang diperkenalkan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jabar, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Demplot pengembangkan teknologi pertanian ramah lingkungan yang sudah menjadi komitmen Balitbangtan seluas 11 ha tersebut ditanam beberapa varietas unggul, yakni Inpari 32, Inpari 43 GSR, Inpari 47, Inpari 39, Cakrabuana dan Mantap.

Menurut Kepala BPTP Jabar Wiratno dalam keterangannya menerangkan bahwa penerapan teknologi ramah lingkungan yang telah diaplikasikan oleh kelompok tani salam sari bisa menekan penghematan pupuk kimia sebesar 70% dan ada peningkatan hasil 2-2,5 ton/ha.

"Kami memiliki teknologi dan apabila teknologi ini betul-betul diterapkan sesuai dengan aturanya, kami sama-sama bisa membuktikan dari 6 t/ha menjadi rata-rata 8,4/ha sehingga ada peningkatan 2,5 t/ha terjadi penghematan biaya operasional dan kalo saya hitung-hitung dengan 1 ha itu bisa menambah pendapatan petani sebesar Rp. 11 juta/ha".terang Wiratno

Selain ada penghematan biaya produksi menurut Wiratno, yang juga tidak kalah penting adalah teknologi yang dimiliki oleh Balitbangtan Kementan ini bisa menjawab terkait masalah kelangkaan pupuk, teknologi ramah lingkungan dan pangan sehat.

"Kementan ini betul-betul bisa menjawab bagaimana masalah kelangkaan pupuk, swasembada pangan dan akhirnya tidak kalah pentingnya dalam teknologi yang kita perkenalkan disini kita menggunakan teknologi yang betul-betul ramah lingkungan, kita banyak menggunakan bahan-bahan organik sehingga kedepannya Insha Allah petani kita, masyarakat, konsumen akan menjadi generasi yang sehat" tambah Wiratno

Sementara itu anggota DPR RI Haerudin mengamini yang disampaikan Wiratno, dalam keteranganya Ia menjelaskan bahwa lahan yang sakit jika dipasok bahan kimia terus akan makin sakit.

"Balitbangbang dalam rapat kerja bersama DPR mengeluarkan pernyataan resmi rilis resmi dirapat kerja itu  bahwa tanah kita udah sakit, kalo terus-terusan dipasok bahan kimia berlebihan, maka perlu dibuat formula baru bagimana kalo tanah ini digemburkan agar PH dan unsur hara lain dikembalikan dan solusinya adalah tadi, teknologi balai itu udah tepat guna, tepat sasaran, tepat ukuran, hasilnya manakjubkan" tegas anggota Komisi IV DPR RI

Ditempat yang sama Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Yudi Sastro yang turut hadir dalam kegiatan panen tersebut menyebutkan bahwa dukungan penggunaan varietas unggul spesifik agroekosistem  dipadukan dengan teknologi ramah lingkungan yang tepat bisa mendapatkan hasil panen yang menggembirakan. Selain itu,  kendala air yang selama ini selalu menjadi masalah petani di desa Cibiuk, Yudi menganjurkan untuk mengembangkan padi varietas Inpari 39; yang sudah teruji dan terbukti hasilnya dengab sisten tanam jajar legowo 2:1.

"Beberapa varietas yang ditanam pada  demplot pengembangan teknologi ramah lingkungan disini, diareal yang cekaman kekeringannya tinggi telah terbukti varietas Inpari 39 hasilnya bisa mencapai 8,4 t/ha.  Hasil panen ini bisa dikembangkan lagi menjadi benih agar kedepan petani bisa memproduksi benih sendiri minimal untuk memenuhi kebutuhan wilayahnya dan nantinya bisa memenuhi kebutuhan benih luar wilayah Cibiuk", pungkasnya

Bagikan Konten

Tagged under

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
  • https://bbpadi.litbang.pertanian.go.id
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini43
Hari Kemarin67
Minggu ini183
Bulan ini1300
Total Pengunjung4912478
Online saat ini
1

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi