BBPadi

ICRR

Indonesian Center for Rice Research

IAARD - Ministry of Agriculture

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
You are here:Beranda»Info & Berita»Berita»Mengenalkan Jenis Padi Khusus, BB Padi Gelar Bimtek Padat Karya di Kota Bogor

Mengenalkan Jenis Padi Khusus, BB Padi Gelar Bimtek Padat Karya di Kota Bogor

Thursday, 25 March 2021
Written by BBPadi Media
399

Mengenalkan Jenis Padi Khusus, BB Padi Gelar Bimtek Padat Karya di Kota Bogor

Thursday, 25 March 2021
Written by BBPadi Media
399

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) kembali menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat Karya sebagai salah satu upaya mendukung program demplot pengembangan budidaya VUB padi khusus/spesifik lokasi dan dalam rangka percepatan diseminasi inovasi teknologi Pertanian Balitbangtan kepada petani.

Sebelumnya kegiatan Bimtek ini telah diselenggarakan pada minggu pertama (08/03/2021) di Desa Jatiwangi Kabupaten Majalengka dan yang kedua kalinya diselenggarakan di Kelurahan Situ Gede Kota Bogor (24/03/2021). Kegiatan Bimtek dilaksanakan di gedung pertemuan Kelompok Wanita Tani (KWT), dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, dihadiri peserta dari petani Situ Gede, petani Bubulak, petugas penyuluh lapang, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) dan petugas POPT.

Perwakilan dari BB Padi, Dr. Suprihanto menjelaskan bahwa selain diseminasi, bimtek diharapkan dapat membantu perbaikan ekonomi petani melalui penerapan teknologi sederhana tepat guna yang dapat menghasilkan pendapatan petani. “Kementerian Pertanian diharapkan dapat memberikan semua aspek inovasi teknologi khususnya dari Badan Litbang Pertanian kepada masyarakat agar menjadi penggerak ekonomi masyarakat dalam suasana pandemi pada saat ini,” jelas Peneliti sekaligus Koordinator Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian ini.

Suprihanto berharap agar teknologi yang diberikan adalah teknologi tepat guna yang sederhana dan setelah dibimbing para peserta dapat menerapkan teknologi ke rumah masing-masing, apabila masih kurang, bisa diagendakan untuk para peserta berkunjung ke BB Padi diwaktu yang lain. “Mudah-mudahan apa yang diharapkan oleh Bapak Presiden melalui Menteri Pertanian bisa berdampak kepada masyarakat walaupun dalan kondisi yang sangat sulit”. harapnya lagi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bogor, Anas S Rasmana mengapresiasi atas terselenggaranya Bimtek karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan yang berdampak pada pendapatan petani nantinya. “Kepada para petani dan petugas diminta serius mengikuti Bimtek ini, karena banyak sekali informasi yang diperoleh mengenai varietas unggul tanaman khususnya padi dan teknologi hasil Balitbangtan,” tuturnya.

Materi Budidaya dan Produksi Benih Varietas Unggul Baru Padi Khusus/Spesifik Lokasi disampaikan oleh peneliti BB Padi bidang Pemuliaan, Dr. Heni Safitri. Dalam paparannya, Heni menjelaskan beberapa poin penting dalam budidaya dan teknik produksi benih padi khusus diantaranya adalah pemilihan varietas dan benih sumber harus jelas asal-usulnya yang ditunjukkan dengan sertifikasi benih sumber, persiapan lahan yang terdiri dari pembajakan, pelumpuran, dan perataan yang sempurna, pengelolaan dan pengendalian HPT di persemaian, pengelolaan di pertanaman sesuai rekomendasi  Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), pengaturan populasi (jarak tanam) yang benar selama penanaman untuk memaksimalkan efisiensi air dan hara, pengelolaan irigasi dan hara serta pengendalian gulma dan hama penyakit.

Menambahkan materi bimtek, Dr. Suprihanto menyampaikan hasil-hasil penelitian dan pengembangan padi khusus yang sudah dilepas oleh BB Padi diantaranya yaitu varietas Inpari IR Nutri Zinc, Jeliteng, Paketih, Pamera dan Pamelen.

Berdasarkan deskripsinya, kelima varietas padi khusus masing-masing potensi hasilnya adalah sebagai berikut, Inpari IR Nutri Zinc (padi kandungan Zn tinggi), potensi hasil 9.98 ton/ha, Paketih (padi ketan putih), potensi hasil 9,46 ton/ha, Pamelen (padi merah pulen), potensi hasil 11.91 ton/ha, Pamera (padi merah aromatic), potensi hasil 11.33 ton/ha dan Jeliteng (padi hitam), potensi hasil 9.87 ton/ha.

Salah seorang peserta bimtek, Erum yang merupakan petani dari Situ Gede, Kota Bogor merasakan manfaat dari acara yang dilaksanakan ini. “Kami merasakan manfaat yang besar dari kegiatan yang dilkukan BB Padi Balitbangtan dan kami mengharapkan selalu dibimbing dalam melakukan budidaya pertanian terutama adanya varietas unggul dan teknologi yang lain,” ujar Erum

Di akhir kegiatan, BB Padi memberikan bantuan benih varietas Pamera dan Paketih kelas SS (label ungu) sebanyak 5 kg kepada perwakilan petani untuk dikembangkan lebih lanjut. 

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
  • https://bbpadi.litbang.pertanian.go.id
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini19
Hari Kemarin53
Minggu ini293
Bulan ini19
Total Pengunjung4909370
Online saat ini
1

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi