Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»BBPADI - Beranda
bitcoin keno game bitcoin slots app casino keno strategy bitcoin casino keno plinko biggest winner crash bet script

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi didirikan tahun 1972 dengan visi menjadi lembaga penelitian tanaman padi terkemuka penghasil teknologi dan inovasi tanaman padi modern untuk mewujudkan kedaulatan pangan dan kesejahteraan Petani

selengkapnya

Berita Terbaru

Info Teknologi

  • Konsorsium Padi Nasional kembali menghasilkan satu varietas unggul baru (VUB) BP17314B-SKI-1-1-1 yang dikukuhkan dengan nama INPARI 49 JEMBAR tanggal 27 April 2021, sesuai dengan Keputusan Menteri Pertanian nomor 123 tahun…
    07.07.2021
    1070
  • Salah satu upaya yang dilakukan peneliti Balitbangtan dalam peningkatan produktivitas serta ketahanan terhadap organisme pengganggu tanaman (OPT) adalah melalui perakitan varietas unggul baru padi sawah. Tentunya padi yang memiliki produktivitas…
    23.06.2021
    2366
  • Setelah melewati tahapan proses pemuliaan sampai dengan pengujian multilokasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian melepas varietas unggul baru (VUB) padi Respati melalui Surat Keputusan Menteri Pertanian No.122/HK. 540/C/04/2021…
    11.06.2021
    3624
  • Setelah melepas varietas padi sawah kaya zinc yaitu Inpari IR Nutri Zinc pada tahun 2019, Balitbangtan melalui para penelitinya di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) terus melakukan penelitian…
    26.11.2020
    1985
  • Beras patah dan menir memiliki nilai gizi yang sama dengan beras kepala, hanya bentuknya yang berbeda. Agar nilai ekonominya meningkat, beras patah dan menir diproses lebih lanjut menjadi produk pangan…
    09.07.2020
    2209

Tahukah Anda ?

  • Beras memiliki beberapa warna, yaitu beras putih (yang biasa dikonsumsi), beras merah, dan beras hitam. Pigmen warna pada beras menunjukkan adanya zat antioksidan yang dinamakan antosianin. Beras merah mengandung satu jenis antosianin, sedangkan beras hitam mengandung dua jenis antosianin. Umumnya, semakin gelap warna beras menandakan kemampuan antioksidan yang semakin tinggi. Selain sebagai anti-aging, antosianin bermanfaat untuk mencegah kanker, penyakit jantung, diabetes, dan obesitas. Banyaknya manfaat tersebut membuktikan bahwa kesehatan dapat dimulai dari pilihan warna beras.
  • Proksimat beras adalah suatu cara untuk mengestimasi kadar komponen tertentu pada beras, antara lain kadar air, abu, lemak, protein dan karbohidrat. Beras sebagai bahan pangan disusun oleh pati, protein dan unsur lain seperti lemak, serat kasar, mineral, vitamin dan air. Analisis terhadap susunan kimia beras dan fraksi gilingnya menunjukkan bahwa distribusi penyusunnya tidak merata. Lapisan terluar beras kaya akan komponen non pati seperti protein, lemak, serat, abu, pentosan, dan lignin, sedangkan bagian endosperm kaya akan pati
  • Kandungan amilosanya beras atau nasi dibagi menjadi 4 golongan yaitu beras dengan kadar amilosa tinggi 25-33%, beras dengan kadar amilosa sedang 20-25%, beras dengan kadar amilosa rendah 9-20%, dan beras dengan kadar amilosa sangat rendah kurang dari 9%. Beras dengan kadar amilosa sedang mempunyai sifat nasi yang pulen, tidak terlalu basah dan kering. Sedangkan beras berkadar amilosa tinggi mempunyai sifat nasi yang keras, kering dan pera. Beras ketan memiliki kadar amilosa yang sangat sedikit (1-2%), sedangkan beras yang mengandung amilosa lebih dari 2 % disebut beras biasa atau beras bukan ketan.
  • Lahan Potensial adalah lahan yang masalahnya paling sedikit, terutama karena lapisan pirit (FeS) berada pada kedalaman lebih dari 50 cm
  • Lahan Sulfat Masam dibedakan menjadi: Lahan Sulfat Masam Potensial (lapisan piritnya belum teroksidasi). Lahan Sulfat Masam Aktual (lapisan piritnya telah teroksidasi yang dicirikan oleh adanya horizon sulfidik dengan pH < 3,5)

Artikel Ilmiah

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
  • https://bbpadi.litbang.pertanian.go.id
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1
Hari Kemarin68
Minggu ini375
Bulan ini1821
Total Pengunjung4916516
Online saat ini
1

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi