Tahukah Anda Kelas Benih Padi ?

Klasifikasi  benih padi yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dengan sub bagiannya yaitu Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) menempatkannya dalam 4 kelas, yaitu :

1. Benih Penjenis (BS / Breeder Seed / Label Kuning)

Benih penjenis (BS) adalah benih yang diproduksi oleh dan dibawah pengawasan Pemulia Tanaman yang bersangkutan atau Instansinya. Benih ini merupakan Sumber perbanyakan Benih Dasar.

2. Benih Dasar (FS / Foundation Seed / Label putih)

Benih Dasar (BD) adalah keturunan pertama dari Benih Penjenis. Benih Dasar diproduksi di bawah bimbingan yang intensif dan pengawasan yang ketat sehingga kemurnian varietas dapat terpelihara. Benih dasar diproduksi oleh Instansi/Badan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan produksinya disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih.

3. Benih Pokok (SS / Stock Seed / Label ungu)

Benih Pokok (BP) adalah keturunan dari  Benih Dasar yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga indetitas dan tingkat kemurnian varietas yang ditetapkan dapat dipelihara dan memenuhi standart mutu yang di tetapkan dan harus disertifikasi sebagai Benih Pokok oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.

4. Benih Sebar (ES / Extension Seed / Label Biru)

Benih Sebar (BR) merupakan keturunan dari Benih Pokok yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga identitas dan tingkat kemurnian varietas dapat dipelihara, memenuhi standart mutu benih yang ditetapkan serta harus disertifikasi sebagai Benih Sebar oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.

Tahukah Anda Beras Premium ?

Kelas mutu premium merupakan mutu terbaik dimana karakternya ditentukan oleh kandungan beras kepala sebesar minimal 95%...

Tahukah Anda Kelas Benih Padi ?

Klasifikasi  benih padi yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dengan sub bagiannya yaitu Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih...

Klasifikasi Umur Tanaman Padi

Berdasarkan umur, secara umum tanaman padi dikategorikan dalam umur genjah (sekitar 110 hari) dan (lebih dari...

Kahat belerang (sulfur deficiency)

Gejala kekurangan belerang adalah berupa khlorosis pada daun-daun muda, diikuti dengan menguningnya daun tua dan seluruh...

Kahat Kalium (potassium deficiency)

Tanaman padi yang kekurangan unsur hara K sebagian akarnya membusuk, tanaman kerdil, daun layu/terkulai, pinggiran dan...

Kahat forfor (phosphorus deficiency)

Gejala kekurangan fosfor menyebabkan pertumbuhan akar tanaman lambat, tanaman kerdil, daun berwarna hijau gelap dan tegak...

Kahat nitrogen (nitrogen deficiency)

Tanaman yang mengalami kahat nitrogen memperlihatkan gejala pertumbuhan yang kerdil dan menguning, daun lebih kecil dibandingkan...

Kerdil Hampa (ragged stunt)

Kerdil hampa disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh wereng coklat. Penyakit ini menghasilkan beberapa gejala malformasi...

Kerdil rumput (grassy stunt)

Tanaman yang terinfeksi berat akan menjadi kerdil dengan anakan yang berlebihan. Daun tanaman padi menjadi sempit...

Tiga Fase Pertumbuhan Padi

Pada pertanaman padi terdapat tiga fase pertumbuhan, yaitu fase vegetatif (0-60 hari), fase generatif (60-90 hari)...

Kebutuhan Air Untuk Menghasilkan 1 Kg Gabah

Padi merupakan tanaman yang memerlukan air, tetapi bukan tanaman air. Untuk menghasilkan 1 kg gabah hanya...

Keunggulan Teknologi Jajar Legowo Super

-          Penerapan biodekomposer mempercepat pengomposan jerami -          Penggunaan pupuk hayati yang tepat serta pupuk anorganik berimbang mempercepat...

Sejak tahun 2008 nama VUB tidak menggunakan nama sungai/danau

Nama VUB diambil dari nama sungai yang ada di Indonesia, tetapi sejak tahun 2008 penamaan VUB...

T B S (Trap Barrier System)

TBS atau sistem bubu perangkap merupakan  teknik pengendalian tikus sawah yang terbukti efektif menangkap tikus dalam...

Lebak

Lebak dangkal  ada 4,17 juta ha (31,4%) dan dicirikan oleh kedalaman genangan air <  50 cm...

Persyaratan Pengelolaan Benih Uji

Benih harus tumbuh cepat, Vigor prima dan Daya tumbuhnya harus lebih besar dari 95%. Benih yang terlambat...

Hama Padi

Mamalia             : Tikus sawah, Babi hutan, Kera, dll. Aves                  : Berbagai jenis burung Insekta               : Wereng, Penggerek batang...

Cara pemasangan paralon berlubang

Cara pemasangan paralon pemantauan muka air dan saat pengairan yaitu: 1) tekan paralon vertikal sedalam 20...

Penerapan Pengairan Basah Kering

Penerapan Pengairan Basah Kering (PBK) adalah memonitor tinggi muka air di lahan sawah dengan prinsip seperti...

Apa yang dimaksud dengan Pengarian Berselang ?

Pengairan berselang  (intermittent irrigation) adalah pengaturan kondisi lahan dalam kondisi kering dan tergenang secara bergantian. Kondisi...

Arsip Taukah Anda

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh &quot;Padi tumbuh subur dilahan suboptimal&quot;

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini296
Hari kemarin2036
Minggu ini12077
Bulan ini44896
Jumlah Pengunjung962889
Online sekarang
21

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Tahukah Anda Kelas Benih Padi ?

Klasifikasi  benih padi yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dengan sub bagiannya yaitu Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih (BPSB) menempatkannya dalam 4 kelas, yaitu :

1. Benih Penjenis (BS / Breeder Seed / Label Kuning)

Benih penjenis (BS) adalah benih yang diproduksi oleh dan dibawah pengawasan Pemulia Tanaman yang bersangkutan atau Instansinya. Benih ini merupakan Sumber perbanyakan Benih Dasar.

2. Benih Dasar (FS / Foundation Seed / Label putih)

Benih Dasar (BD) adalah keturunan pertama dari Benih Penjenis. Benih Dasar diproduksi di bawah bimbingan yang intensif dan pengawasan yang ketat sehingga kemurnian varietas dapat terpelihara. Benih dasar diproduksi oleh Instansi/Badan yang ditunjuk oleh Direktorat Jenderal Tanaman Pangan dan produksinya disertifikasi oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi benih.

3. Benih Pokok (SS / Stock Seed / Label ungu)

Benih Pokok (BP) adalah keturunan dari  Benih Dasar yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga indetitas dan tingkat kemurnian varietas yang ditetapkan dapat dipelihara dan memenuhi standart mutu yang di tetapkan dan harus disertifikasi sebagai Benih Pokok oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.

4. Benih Sebar (ES / Extension Seed / Label Biru)

Benih Sebar (BR) merupakan keturunan dari Benih Pokok yang diproduksi dan dipelihara sedemikian rupa sehingga identitas dan tingkat kemurnian varietas dapat dipelihara, memenuhi standart mutu benih yang ditetapkan serta harus disertifikasi sebagai Benih Sebar oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih.

Tahukah Anda Beras Premium ?

Kelas mutu premium merupakan mutu terbaik dimana karakternya ditentukan oleh kandungan beras kepala sebesar minimal 95%...

Tahukah Anda Kelas Benih Padi ?

Klasifikasi  benih padi yang dikeluarkan Kementerian Pertanian dengan sub bagiannya yaitu Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih...

Klasifikasi Umur Tanaman Padi

Berdasarkan umur, secara umum tanaman padi dikategorikan dalam umur genjah (sekitar 110 hari) dan (lebih dari...

Kahat belerang (sulfur deficiency)

Gejala kekurangan belerang adalah berupa khlorosis pada daun-daun muda, diikuti dengan menguningnya daun tua dan seluruh...

Kahat Kalium (potassium deficiency)

Tanaman padi yang kekurangan unsur hara K sebagian akarnya membusuk, tanaman kerdil, daun layu/terkulai, pinggiran dan...

Kahat forfor (phosphorus deficiency)

Gejala kekurangan fosfor menyebabkan pertumbuhan akar tanaman lambat, tanaman kerdil, daun berwarna hijau gelap dan tegak...

Kahat nitrogen (nitrogen deficiency)

Tanaman yang mengalami kahat nitrogen memperlihatkan gejala pertumbuhan yang kerdil dan menguning, daun lebih kecil dibandingkan...

Kerdil Hampa (ragged stunt)

Kerdil hampa disebabkan oleh virus yang ditularkan oleh wereng coklat. Penyakit ini menghasilkan beberapa gejala malformasi...

Kerdil rumput (grassy stunt)

Tanaman yang terinfeksi berat akan menjadi kerdil dengan anakan yang berlebihan. Daun tanaman padi menjadi sempit...

Tiga Fase Pertumbuhan Padi

Pada pertanaman padi terdapat tiga fase pertumbuhan, yaitu fase vegetatif (0-60 hari), fase generatif (60-90 hari)...

Kebutuhan Air Untuk Menghasilkan 1 Kg Gabah

Padi merupakan tanaman yang memerlukan air, tetapi bukan tanaman air. Untuk menghasilkan 1 kg gabah hanya...

Keunggulan Teknologi Jajar Legowo Super

-          Penerapan biodekomposer mempercepat pengomposan jerami -          Penggunaan pupuk hayati yang tepat serta pupuk anorganik berimbang mempercepat...

Sejak tahun 2008 nama VUB tidak menggunakan nama sungai/danau

Nama VUB diambil dari nama sungai yang ada di Indonesia, tetapi sejak tahun 2008 penamaan VUB...

T B S (Trap Barrier System)

TBS atau sistem bubu perangkap merupakan  teknik pengendalian tikus sawah yang terbukti efektif menangkap tikus dalam...

Lebak

Lebak dangkal  ada 4,17 juta ha (31,4%) dan dicirikan oleh kedalaman genangan air <  50 cm...

Persyaratan Pengelolaan Benih Uji

Benih harus tumbuh cepat, Vigor prima dan Daya tumbuhnya harus lebih besar dari 95%. Benih yang terlambat...

Hama Padi

Mamalia             : Tikus sawah, Babi hutan, Kera, dll. Aves                  : Berbagai jenis burung Insekta               : Wereng, Penggerek batang...

Cara pemasangan paralon berlubang

Cara pemasangan paralon pemantauan muka air dan saat pengairan yaitu: 1) tekan paralon vertikal sedalam 20...

Penerapan Pengairan Basah Kering

Penerapan Pengairan Basah Kering (PBK) adalah memonitor tinggi muka air di lahan sawah dengan prinsip seperti...

Apa yang dimaksud dengan Pengarian Berselang ?

Pengairan berselang  (intermittent irrigation) adalah pengaturan kondisi lahan dalam kondisi kering dan tergenang secara bergantian. Kondisi...

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi