Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Publikasi»Artikel Ilmiah»Kriteria Biofisik Dalam Penetapan Lahan Sawah Abadi di Pulau Jawa

Kriteria Biofisik Dalam Penetapan Lahan Sawah Abadi di Pulau Jawa

20.05.2015
BBPadi
4929

Kriteria Biofisik Dalam Penetapan Lahan Sawah Abadi di Pulau Jawa

20.05.2015
BBPadi
4929
  • Penulis
    • A. Abdurachman
    • Wahyunto
    • R. Shofiyati

Penetapan lahan sawah abadi di Pulau Jawa merupakan kepentingan nasional, mengingat luasnya lahan dan tingginya tingkat produktivitas sehingga mampu memasok 60% produksi padi nasional. Namun, keberadaan lahan sawah tersebut terus terancam oleh proses konversi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa selama tahun 1981-1999 di Indonesia terjadi konversi lahan sawah seluas 1,60 juta ha, dan sekitar 1 juta ha di antaranya terjadi di Jawa. Oleh karena itu, agar ketahanan pangan nasional tetap terjamin, perlu ditetapkan kawasan yang harus terus dipertahankan sebagai lahan sawah abadi atau utama, dan hanya boleh dikonversi dengan kompensasi yang berat.

Untuk tujuan tersebut telah tersedia metode penggolongan lahan sawah yang didasarkan pada kriteria biofisik dengan tiga parameter, yaitu status irigasi, intensitas tanam (IP-padi), dan tingkat produktivitas. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh empat kelas sawah, yaitu lahan utama I, lahan utama II, lahan sekunder I, dan lahan sekunder II. Hasil pemetaan dan penghitungan membuktikan bahwa luas lahan sawah utama di Jawa mencapai 3.134.588 ha atau 88,50% dari luas lahan sawah di Jawa yang harus dilindungi dari upaya konversi. Penetapan lahan sawah abadi perlu didukung dengan peraturan (perundangan) yang kuat serta upaya pemecahan masalah sosial dan ekonomi.

Loading...

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini146
Hari Kemarin2158
Minggu ini14525
Bulan ini42744
Online saat ini
6

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi