Kriteria Biofisik Dalam Penetapan Lahan Sawah Abadi di Pulau Jawa

Penetapan lahan sawah abadi di Pulau Jawa merupakan kepentingan nasional, mengingat luasnya lahan dan tingginya tingkat produktivitas sehingga mampu memasok 60% produksi padi nasional. Namun, keberadaan lahan sawah tersebut terus terancam oleh proses konversi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa selama tahun 1981-1999 di Indonesia terjadi konversi lahan sawah seluas 1,60 juta ha, dan sekitar 1 juta ha di antaranya terjadi di Jawa. Oleh karena itu, agar ketahanan pangan nasional tetap terjamin, perlu ditetapkan kawasan yang harus terus dipertahankan sebagai lahan sawah abadi atau utama, dan hanya boleh dikonversi dengan kompensasi yang berat.

Untuk tujuan tersebut telah tersedia metode penggolongan lahan sawah yang didasarkan pada kriteria biofisik dengan tiga parameter, yaitu status irigasi, intensitas tanam (IP-padi), dan tingkat produktivitas. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh empat kelas sawah, yaitu lahan utama I, lahan utama II, lahan sekunder I, dan lahan sekunder II. Hasil pemetaan dan penghitungan membuktikan bahwa luas lahan sawah utama di Jawa mencapai 3.134.588 ha atau 88,50% dari luas lahan sawah di Jawa yang harus dilindungi dari upaya konversi. Penetapan lahan sawah abadi perlu didukung dengan peraturan (perundangan) yang kuat serta upaya pemecahan masalah sosial dan ekonomi.

 



Artikel Ilmiah

Sistem Perbenihan Padi

Hits:2653 | 20-05-2015

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1489
Hari kemarin1567
Minggu ini3056
Bulan ini42672
Jumlah Pengunjung1028882
Online sekarang
30

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Kriteria Biofisik Dalam Penetapan Lahan Sawah Abadi di Pulau Jawa

Penetapan lahan sawah abadi di Pulau Jawa merupakan kepentingan nasional, mengingat luasnya lahan dan tingginya tingkat produktivitas sehingga mampu memasok 60% produksi padi nasional. Namun, keberadaan lahan sawah tersebut terus terancam oleh proses konversi. Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa selama tahun 1981-1999 di Indonesia terjadi konversi lahan sawah seluas 1,60 juta ha, dan sekitar 1 juta ha di antaranya terjadi di Jawa. Oleh karena itu, agar ketahanan pangan nasional tetap terjamin, perlu ditetapkan kawasan yang harus terus dipertahankan sebagai lahan sawah abadi atau utama, dan hanya boleh dikonversi dengan kompensasi yang berat.

Untuk tujuan tersebut telah tersedia metode penggolongan lahan sawah yang didasarkan pada kriteria biofisik dengan tiga parameter, yaitu status irigasi, intensitas tanam (IP-padi), dan tingkat produktivitas. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh empat kelas sawah, yaitu lahan utama I, lahan utama II, lahan sekunder I, dan lahan sekunder II. Hasil pemetaan dan penghitungan membuktikan bahwa luas lahan sawah utama di Jawa mencapai 3.134.588 ha atau 88,50% dari luas lahan sawah di Jawa yang harus dilindungi dari upaya konversi. Penetapan lahan sawah abadi perlu didukung dengan peraturan (perundangan) yang kuat serta upaya pemecahan masalah sosial dan ekonomi.

 



Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi