Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Multimedia»Album Foto»Seminar Nasional Padi Tahun 2019: Teknologi Padi Inovatif Mendukung Pertanian Presisi dan Berkelanjutan

Seminar Nasional Padi Tahun 2019: Teknologi Padi Inovatif Mendukung Pertanian Presisi dan Berkelanjutan

10.12.2019
BBPadi Media
404

Seminar Nasional Padi Tahun 2019: Teknologi Padi Inovatif Mendukung Pertanian Presisi dan Berkelanjutan

10.12.2019
BBPadi Media
404

Pembangunan pertanian merupakan suatu bagian integral dari pembangunan ekonomi. Pembangunan pertanian tidak terbatas pada kegiatan peningkatan produksi, melainkan sebuah proses yang menghasilkan perubahan nilai, norma, perilaku serta kelembagaan sosial untuk mencapai peningkatan kesejahteraan petani menuju masyarakat yang lebih baik. Oleh karena itu, pembangunan pertanian melalui proses transformasi dan modernisasi diperlukan di era industri 4.0.  Keterbatasan sumberdaya, perubahan iklim, akses yang rendah terhadap pengetahuan dan teknologi, serta laju pertumbuhan penduduk yang terus meningkat menjadi tantangan yang saat ini dihadapi pertanian di Indonesia. Pendekatan konsep pertanian presisi  dan berkelanjutan dapat menjadi jawaban tantangan tersebut. Prinsip efisiensi dicapai dengan optimalisasi dalam pemanfaatan sumberdaya untuk mencapai hasil yang optimal, tanpa mengabaikan  upaya berkelanjutan dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.

Optimalisasi sumberdaya dapat dicapai dengan memanfaatkan sistem manajemen berbasis informasi dan teknologi. Sistem manajemen yang dibangun dalam pertanian presisi bersifat spesifik lokasi. Sistem ini memerlukan dukungan informasi yang lengkap mengenai lahan, kondisi lingkungan, hama penyakit, pertumbuhan tanaman, serta produktivitas. Data-data yang diperoleh akan digunakan untuk membangun sistem informasi geografis, sistem pendukung keputusan serta permodelan pertanaman. Pertanian presisi telah banyak diterapkan di negara-negara produsen pangan dunia. Konsep ini sangat diperlukan untuk meningkatkan daya saing serta kesejahteraan petani Indonesia.

Dukungan teknologi inovatif padi mutlak menjadi prasyarat dalam mencapai pertanian presisi yang berkelanjutan di Indonesia. Teknologi inovatif padi  mencakup seluruh komponen, meliputi varietas unggul baru, teknologi budidaya yang efisien, penggunaan alat dan sarana produksi yang efektif dan ramah lingkungan, kajian fisiologi terhadap cekaman abiotik, kajian terhadap hama dan penyakit padi,  praktik teknologi pascapanen untuk meningkatkan mutu dan nilai tambah varietas, hingga kajian sosial ekonomi terhadap pemanfaatan varietas/teknologi padi di petani. Varietas unggul baru padi merupakan salah satu komponen teknologi padi yang murah dan relatif terjangkau, mudah diadopsi oleh petani, dan berperan besar dalam meningkatkan produktivitas. Teknologi budidaya yang efisien akan memperbaiki lingkungan tumbuh sehingga mendukung varietas unggul dapat mencapai potensi genetiknya. Kajian terhadap cekaman biotik dan abiotik, serta teknologi pascapanen penting dilakukan dalam upaya mendukung perakitan varietas yang adaptif terhadap perubahan iklim dengan kualitas sesuai dengan permintaan pasar.

Keberhasilan program pemerintah dalam mewujudkan pertanian presisi yang berkelanjutan akan tercapai dengan adanya dukungan dan kerjasama dari semua stakeholder perpadian nasional. Sinergi dari berbagai disiplin ilmu seperti pemuliaan, perbenihan, budidaya, proteksi tanaman, teknologi pascapanen dan sosial ekonomi mutlak diperlukan dalam menjawab tantangan pertanian padi di Indonesia. Melalui Seminar Nasional yang merupakan rangkaian acara Temu Teknologi Padi tahun 2019, diharapkan dapat menjadi sarana alih informasi dan teknologi yang mampu mempercepat perkembangan teknologi padi inovatif guna mendukung pertanian presisi yang berkelanjutan.

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini46
Hari Kemarin1453
Minggu ini2785
Bulan ini34954
Online saat ini
3

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi