Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Tahukah Anda?»Cara pemasangan paralon berlubang

Cara pemasangan paralon berlubang

05.02.2016
BBPadi
3607

Cara pemasangan paralon berlubang

05.02.2016
BBPadi
3607

Cara pemasangan paralon pemantauan muka air dan saat pengairan yaitu: 1) tekan paralon vertikal sedalam 20 cm dari permukaan tanah menggunakan martil, 2) keluarkan seluruh isi tanah di dalam paralon, 3) ukur kedalaman muka air secara periodik, dan 4) jika muka air di bawah permukaan tanah sudah mencapai 15 cm, pada saat itu tanaman segera diairi. Jumlah paralon yang diperlukan tergantung dari topografi lahan, pada lahan yang datar paralon dapat dipasang di tiap sudut petakan.

Pada saat memasukkan air, tinggi genangan sekitar 5-10 cm, tergantung fase pertumbuhan tanaman. Makin tua umur tanaman genangan air makin dalam. Namun demikian pada saat pemupukan kondisi lahan perlu dibuat macak-macak dan 10 hari menjelang panen lahan dikeringkan. Dengan cara intermitten ini kebutuhan air dapat dihemat 10-15% dibandingkan cara digenang terus. Keuntungan lain dari cara ini dapat mencegah keracunan besi, asam organik, dan gas H2S, serta tanaman tidak mudah rebah karena jangkauan akar lebih dalam. Teknologi ini telah diadaptasi di negara-negara penghasil padi seperti China, India, Philipina, dan Indonesia. Secara umum, penggunaan teknologi ini tidak menyebabkan penurunan hasil yang signifikan dan dapat meningkatkan produktivitas air.

Bagikan Konten

Hashtag

Varietas Unggul Baru Padi

    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      326/Kpts/TP.010/05/2018
    • Nomor Seleksi
      CRS1274
    • Asal Seleksi
      IR40750/OM1490
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 111 hari setelah semai
    • Bentuk Tanaman
      Tegak
    • Tinggi Tanaman
      ± 111 cm
    • Daun Bendera
      Tegak
    • Bentuk Gabah
      Panjang Ramping
    • Warna Gabah
      Kuning Bersih
    • Warna Beras
      Coklat Muda
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Tahan
    • Tekstur Nasi
      Pulen
    • Kadar Amilosa
      21,2 %
    • Berat 1000 Butir
      26,4 gram
    • Rata Rata Hasil
      7,4 ton/ha
    • Potensi Hasil
      10,7 ton/ha
    • Hama
      • Agak tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III
      • Rentan hawar daun bakteri strain IV dan VIII
      • Tahan penyakit blas ras 033, 073, 133
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian 600 mdpl

    • Pemulia
      • Satoto
      • Soedibyo TWU
      • Indrastuti Apri Rumanti
      • Yuni Widyastuti
      • Bayu P. Wibowo
    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      328/Kpts/TP.010/05/2018
    • Nomor Seleksi
      BP17280M-27D-SKI-1-3-IND-1
    • Asal Seleksi
      Iradiasi Sinar Gamma Co60 dosis 0,1 kGy terhadap Inpari 13
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 104 hari setelah semai
    • Bentuk Tanaman
      Tegak
    • Tinggi Tanaman
      ± 105 cm
    • Daun Bendera
      Tegak
    • Bentuk Gabah
      Panjang Ramping
    • Warna Gabah
      Kuning Bersih
    • Warna Beras
      Coklat Muda
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Sedang
    • Tekstur Nasi
      Pulen
    • Kadar Amilosa
      22,0 %
    • Berat 1000 Butir
      27,1 gram
    • Rata Rata Hasil
      7,5 ton/ha
    • Potensi Hasil
      10,2 ton/ha
    • Hama
      • Agak tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri strain III
      • Rentan hawar daun bakteri strain IV dan VIII
      • Tahan penyakit blas ras 033, dan 173
      • Agak tahan penyakit tungro inokulum Purwakarta
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan sawah irigasi dataran rendah dan menengah sampai ketinggian 600 mdpl

    • Pemulia
      • M. Yamin Samaullah
      • Ali Imamuddin
      • Uan D. Sujanang
    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      330/Kpts/TP.010/05/2018
    • Nomor Seleksi
      B11592F-MR-23-2-2
    • Asal Seleksi
      IR60080-23/BP303
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 123 hari setelah semai
    • Bentuk Tanaman
      Agak Tegak
    • Tinggi Tanaman
      + 110 cm
    • Daun Bendera
      Agak Miring
    • Bentuk Gabah
      Sedang
    • Warna Gabah
      Kuning Bersih
    • Warna Beras
      Putih Kusam
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Tahan
    • Tekstur Nasi
      Sedang
    • Kadar Amilosa
      ± 24,3 %
    • Berat 1000 Butir
      ± 24,6 gram
    • Rata Rata Hasil
      4,6 ton/ha
    • Potensi Hasil
      6,9 ton/ha
    • Hama
      • Agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Tahan terhadap penyakit blas ras 073, 023
      • Agak tahan terhadap blas ras 001, 013, 033, 013, 173, 101
    • Cekaman Abiotik
      • Toleran terhadap kekeringan fase vegetatif
      • Toleran terhadap keracunan alumunium
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan kering didataran menengah dan dataran tinggi (700-1000 mdpl)

    • Pemulia
      • Aris Hairmansis
      • Suwarno
      • Supartopo
      • Yullianida
      • Angelita P. Lestari
    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      323/Kpts/TP.101/05/2018
    • Nomor Seleksi
      B14168E-MR-10
    • Asal Seleksi
      Jatiluhur/B10580E-KN-28-1-1
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 124 hari setelah semai
    • Bentuk Tanaman
      Tegak
    • Tinggi Tanaman
      ± 120 cm
    • Daun Bendera
      Agak Miring
    • Bentuk Gabah
      Sedang
    • Warna Gabah
      Kuning Bersih
    • Warna Beras
      Putih
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Tahan
    • Tekstur Nasi
      Pulen
    • Kadar Amilosa
      ± 21 %
    • Berat 1000 Butir
      ± 26,4 gram
    • Rata Rata Hasil
      4,8 ton /ha
    • Potensi Hasil
      6,4 ton/ha
    • Hama
      • Tahan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Tahan terhadap penyakit blas ras 013, 101
      • Agak tahan terhadap blas ras 041, 033, 023
    • Cekaman Abiotik
      • Toleran terhadap kekeringan fase vegetatif
      • Agak toleran terhadap keracunan aluminium
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan kering di dataran menengah dan dataran tinggi (700-1000 mdpl)

    • Pemulia
      • Aris Hairmansis
      • Suwarno
      • Supartopo
      • Yullianida
      • Rini Hermanasari
    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      324/Kpts/TP.010/05/2018
    • Nomor Seleksi
      TDK1-Sub1-MR-1-2(IR07F289)
    • Asal Seleksi
      Introduksi dari IRRI (TDKI/IR40931//3*TDK1)
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 121 hari
    • Bentuk Tanaman
      Tegak
    • Tinggi Tanaman
      ± 105 cm
    • Daun Bendera
      Tegak
    • Bentuk Gabah
      Ramping
    • Warna Gabah
      Kuning Jerami
    • Warna Beras
      Coklat Muda
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Tahan
    • Tekstur Nasi
      Ketan
    • Kadar Amilosa
      3,8 %
    • Berat 1000 Butir
      ± 28,8 gram
    • Rata Rata Hasil
      4,9 ton/ha
    • Potensi Hasil
      6,7 ton/ha
    • Hama
      • Agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe III pada fase vegetatif
      • Tahan terhadap penyakit HDB patotipe II pada generatif
      • Agak rentan HDB patotipe IV dan VIII
      • Tahan terhadap penyakit blas ras 001, 041, 061, 133
      • Agak tahan ras 033, 003, 073, 213
      • Rentan ras 173 dan 211
      • Rentan terhadap penyakit tungro
    • Cekaman Abiotik
      • Agak toleran terhadap keracunan Fe
      • Agak toleran terhadap cekaman salinitas fase vegetatif
      • Agak toleran genangan pada fase vegetatif
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan rawa pasang surut dan lebak

    • Pemulia
      • D. J. Mackill
      • A.M. Pamplona
      • E.M. Septiningsih
      • Indrastuti A. Rumanti
      • Rina Hapsari Wening
      • Suwarno
      • Supartopo
      • Yudisthira Nugroho
    • Tahun Dilepas
      2018
    • SK Menteri Pertanian
      325/Kpts/TP.010/05/2018
    • Nomor Seleksi
      B13100-2-MR-3-KY-3
    • Asal Seleksi
      Pokhali/Conde//B11578E-MR-B-17-/IUf5-10
    • Golongan
      Cere
    • Umur Tanaman
      ± 126 hari
    • Bentuk Tanaman
      Tegak
    • Tinggi Tanaman
      ± 101 cm
    • Daun Bendera
      Tegak
    • Bentuk Gabah
      Ramping
    • Warna Gabah
      Kuning Bersih
    • Warna Beras
      Coklat Muda
    • Kerontokan
      Sedang
    • Kerebahan
      Tahan
    • Tekstur Nasi
      Sedang
    • Kadar Amilosa
      24,9 %
    • Berat 1000 Butir
      ± 26,3 gram
    • Rata Rata Hasil
      5,0 ton/ha
    • Potensi Hasil
      6,8 ton/ha
    • Hama
      • Agak rentan terhadap wereng batang coklat biotipe 1, 2, dan 3
    • Penyakit
      • Agak tahan terhadap penyakit hawar daun bakteri patotipe III dan VII
      • Agak rentan patotipe IV dan VIII
      • Rentan terhadap penyakit tungro
      • Tahan terhadap penyakit blas ras 001, 041
      • Agak tahan ras 003, 073, 133, 173
      • Rentan ras 033, 061, 211, dan 213.
    • Cekaman Abiotik
      • Toleran terhadap keracunan Fe
    • Anjuran Tanam

      Baik ditanam pada lahan rawa pasang surut dan lebak

    • Pemulia
      • Indrastuti A. Rumanti
      • Aris Hairmansis
      • Rina Hapsari Wening
      • Suwarno
      • Supartopo

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1107
Hari Kemarin1436
Minggu ini3995
Bulan ini31942
Total Pengunjung2303443
Online saat ini
8

© 2018. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi