Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Info Teknologi»Uji Iodium dalam Mendeteksi Penyakit Tungro

Uji Iodium dalam Mendeteksi Penyakit Tungro

08.06.2016
BBPadi
3499

Uji Iodium dalam Mendeteksi Penyakit Tungro

08.06.2016
BBPadi
3499

Untuk lebih memastikan bahwa tanaman yang terserang virus tungro salah satu caranya yaitu dengan melalukan uji lanjutan di labolatorium dengan menguji sampel tanaman yang diidentifikasi terkena serangan. Penampakan fenotipik tanaman terserang penyakit tungro dapat juga didentifikasi terkena penyakit lain atau kekurangan unsure hara tertentu. Salah satu cara untuk mengidentifikasi tanaman terserang penyakit atau tidak yaitu dengan melakukan uji iodium.

Pengujain menggunakan metode Iodium untuk mendeteksi penyakit tungro meruapakan metode yang paling sederhana yang dapat dilakukan. Warna yang ditunjukkan oleh iodium karena akumulasi karbohidrat/pati merupakan ciri dari aktivitas virus tanaman. Iodium memberikan warna kompleks dengan polisakarida tepung memberikan warna biru pada iodium, glikogen dan tepung yang sudah dihidrolisis sebagian (eritrodekstrin) memberikan warna merah sampai coklat dengan iodium.

Deteksi dengan iodium adalah warna hitam untuk positif dan warna coklat muda untuk negatif. Teknik ini termasuk sederhana dan kurang spesifik, Perubahan warna yang yang ditunjukkan oleh larutan iodium pada tanaman sampel masih memungkinkan tanaman terkena penyakit lain karena respon yang sama.

Cara melakukan pengujian dengan Iodium:

  • Daun tanaman sakit (daun ke- 2 dan ke- 3) dipotong sepanjang 10 - 15 cm.
  • Klorofil pada daun dihilangkan dengan cara merebus potongan daun dalam cairan alkohol 96% selama 30 menit, atau dengan merendam daun dalam alkohol 96% selama 24 jam.
  • Potongan daun kemudian direndam dalam larutan iodium selama 10 menit.
  • Cuci dalam alkohol 96% untuk menghilangkan sisa larutan iodium pada daun.
  • Apabila warna potongan daun berubah menjadi biru berarti contoh tanaman tadi positif ditulari virus.

Cara Kedua:

  • Menggunakan daun kedua dan ketiga dari atas. Daun dipotong sepanjang ¾ nya.
  • Siapkan campuran iodium tincture dengan air (dengan perbandingan 1 : 4), lalu celupkan ujung potongan daun kedalamnya selama 15 - 20 menit.
  • Tanda negatif tampak dari reaksi coklat muda sedangkan positif adalah coklat tua.

 

Sumber: http://pangan.litbang.pertanian.go.id/

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini205
Hari Kemarin1475
Minggu ini3286
Bulan ini13095
Online saat ini
7

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi