Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Info Teknologi»Padi Gogo dengan Teknologi Largo Super menjadi Sumber Pendapatan Baru Bagi Masyarakat Muaro Jambi

Padi Gogo dengan Teknologi Largo Super menjadi Sumber Pendapatan Baru Bagi Masyarakat Muaro Jambi

20.02.2019
Suharna
910

Padi Gogo dengan Teknologi Largo Super menjadi Sumber Pendapatan Baru Bagi Masyarakat Muaro Jambi

20.02.2019
Suharna
910

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi bekejasama dengan BPTP Jambi dan Dinas Pertanian Muaro Jambi terus mempercepat diseminasi pengembangan teknologi budidaya Largo Super replanting kelapa sawit di Desa Bukit Subur, Kecamatan Bahar Selatan,  Muaro Jambi, seluas 50 ha.

Demfarm pengembangan teknologi budidaya largo super diareal tersebut merupakan pengembangan largo dilahan masam diantara tanaman sela kelapa sawit yang baru ditanam.

Bagi masyarakat/petani Desa Bukit Subur, teknologi yang hadir dan diterapkan diwilayahnya merupakan yang pertama kali dilaksanakan. Kepala Desa Sukiyan menceritakan pengalamanya selama berpuluh-puluh tahun tinggal di wilayahnya tidak pernah tersentuh teknologi pengembangan khususnya padi gogo seperti yang sekarang dilaksanakan.

"Masyarakat kami sempat merasa kawatir disaat areal yang selama ini menghasilkan kepala sawit diremajakan/ditebang, hal itu sangat beralasan karena sumber pendapatan satu-satunya masyarakat kami selama ini hanya mengandalkan dari sawit, jika iya pemerintah tidak memberi solusi maka sumber pendapatan dan pangan mereka dari mana?, namun dengan adanya demfarm padi gogo dengan teknologi largo super, kecemasan masyarakat petani hilang. Bayangkan saja,  umur varietas padi gogo yang ditanam sekarang ini hanya 110 harian,  sangat memberikan prospek bagi masyarakat yang selama ini diimej mereka, padi gogo berumur panjang," tuturnya.

"Jadi selama kelapa sawit belum memberikan hasil,  hasil dari padi gogo ini dapat menjadi penopang hidup petani," cerita Sukiyan

Berdasarkan data dari Balai Penelitian Tanah, kondisi tanah di lokasi demfarm adalah lahan kering masam sehingga direkomendasikan menggunakan teknologi Largo Super, dengan tambahan rock phosphat atau fosfat alam dan dolomit pada saat pengolahan tanah. Fosfat alam ini selain sebagai sumber hara P bagi lahan masam, juga mengandung Ca, Mg, dan Zn, juga berfungsi maningkatkan pH tanah dan memiliki efek residu.

Sementara itu, berdasarkan data dari Dinas Pertanian setempat bahwa peluang pengembangan padi gogo di Muaro Jambi masih sangat terbuka karena pada tahun ini akan dibuka replanting kepala sawit seluas 150 ha, sehingga diharapkan dengan uji coba penanaman padi gogo Largo Super ini, akan menjadi contoh untuk pengembangan berikutnya.

Senada dengan yang disampaikan Kepala Desa, Camat Kecamatan Bahar Selatan, Tusiyem pada tempat terpisah mengatakan bahwa beliau sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengharapkan agar masyarakat dapat merespon baik kegiatan ini dengan bekerja bersama untuk melakukan semua teknologi yang direkomendasikan tersebut, serta dapat dicontoh untuk seterusnya meskipun kegiatan demfarm nantinya sudah selesai.

"Saya yakin karena dimulai dengan teknologi pengelolaan lahan dengan berbagai komponennya akan memberikan dampak yang baik bagi pertanaman tidak hanya padi gogonya, tetapi juga bagi kelapa sawit yang akan ditanam, saya mengharapkan bahwa dimulai dari Desa Bukit Subur ini, teknologi Largo Super ini selanjutnya dapat dikembangkan di seluruh Kecamatan Bahar Selatan, dan bahkan menyebar se Kabupaten Muaro Jambi, ujar Camat. (Shr)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini912
Hari Kemarin1261
Minggu ini3387
Bulan ini18713
Total Pengunjung2517582
Online saat ini
10

© 2018. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi