Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Info Teknologi»Aplikasi Untuk Lahan Tadah Hujan Diuji Coba di NTB

Aplikasi Untuk Lahan Tadah Hujan Diuji Coba di NTB

02.07.2019
Suharna
529
Dengan aplikasi WeRise, petani lebih mudah menentukan varietas, kapan harus sebar benih dan tanam bibit (Foto: BBPadi Media)
Dengan aplikasi WeRise, petani lebih mudah menentukan varietas, kapan harus sebar benih dan tanam bibit (Foto: BBPadi Media)

Aplikasi Untuk Lahan Tadah Hujan Diuji Coba di NTB

02.07.2019
Suharna
529

Pengaruh anomali dan ketidakpastian iklim di Indonesia, akan selalu menghantui petani untuk menentukan waktu tanam. Permasalahan yang umum terjadi dalam bercocok tanam padi dilahan sawah tadah hujan adalah air. Ketersediaan air merupakan faktor penentu bagi keberlanjutan pertumbuhan tanaman padi khususnya pada lahan sawah tadah hujan. Minimnya pasokan air menyebabkan terjadinya kekeringan akan terus merupakan ancaman bagi usahatani.

Untuk membantu petani di lahan sawah tadah hujan, saat ini telah dikembangkan suatu aplikasi yang berbasis perkiraan cuaca dan data permodelan berbagai varietas padi yang dapat digunakan petani/peneliti/penyuluh pertanian dalam menentukan kapan waktu tanam terbaik dan perkiraan hasilnya.

Aplikasi yang dikembangkan oleh IRRI-Jepang pada Climate Change Adaptation in Rainfed Rice Areas (CCARA) sejak tahun  2014/2015 bernama WeRise.

WeRise merupakan alat pengambilan keputusan yang menyediakan informasi cuaca penting kepada petani seperti awal dan akhir musim hujan serta distribusi curah hujan selama musim tanam.

Menurut penuturan Nur Wulan Agustiani salah satu peneliti dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) bahwa sistem ini memberikan informasi kepada petani waktu sebar, tanam bibit dan jenis varietas yang akan ditanam sesuai potensi di wilayah tersebut.

“Dengan aplikasi WeRise, pengguna akan lebih mudah untuk menentukan kapan harus sebar benih dan tanam bibit, selain itu juga pengguna bisa menentukan pemiilihan varietas yang tepat untuk memberikan kepastian hasil gabah lebih tinggi”. terang Wulan

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi bersama-sama dengan IRRI dan BPTP Nusa Tenggara Barat sebagai partner kerjasama pengembangan WeRise di Indonesia melakukan validasi awal pada dua lokasi lahan sawah tadah hujan dengan sebaran terluas di Indonesia, salah satunya Nusa Tenggara Barat.

“Validasi telah dilakukan di Segala Anyar Lombok Tengah, seluas 2 hektar, dengan 15 petani kooperator. Masing-masing petani membandingkan pertanaman dengan waktu tanam cara petani dan waktu tanam berdasarkan rekomendasi WeRise" kata Wulan di depan petani/penyuluh Segala Anyar (28/6/19)

Wulan menerangkan bahwa pada validasi awal, WeRise sudah menunjukkan performa yang cukup baik untuk dapat memberikan hasil setara dengan petani yaitu sebesar 5,6 ton GKG/ha meskipun yang diterapkan pada validasi awal ini hanya prediksi waktu tanam saja.

Masih ditempat yang sama Ia menambahkan "Aplikasi WeRise sebenarnya juga dilengkapi dengan waktu pemupukan yang tepat untuk menunjang capaian hasil yang lebih baik karena sudah disesuaikan dengan prediksi ketersediaan air untuk pemupukan. Apabila hal ini diterapkan dalam aplikasinya di petani maka dapat dipastikan bahwa hasil produksi yang akan dicapai dengan pemanfaatan aplikasi ini dapat lebih baik dari capaian saat ini dengan 98,18% capaian hasil riil dari prediksi yang diberikan oleh WeRise", tambahya.

Petani di Segala Anyar merespon positif aplikasi ini sehingga diharapakan dapat membantu dan lebih memudahkan para pengguna khususnya petani untuk menentukan waktu tanam yang tepat. Selain itu, keluaran rekomendasi WeRise dapat diterima petani setiap tahunnya melalui penyuluh setempat dan ketua kelompok tani minimal 1 bulan sebelum datang musim hujan.(Shr/ZM)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini616
Hari Kemarin943
Minggu ini7146
Bulan ini22530
Total Pengunjung2631533
Online saat ini
8

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi