Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Tujuh Puluh Varietas Padi Siap Dipanen Dalam Waktu Dekat

Tujuh Puluh Varietas Padi Siap Dipanen Dalam Waktu Dekat

14.04.2020
BBPadi
1192
Foto: BBPadi Media
Foto: BBPadi Media

Tujuh Puluh Varietas Padi Siap Dipanen Dalam Waktu Dekat

14.04.2020
BBPadi
1192

Berbagai display pertanaman padi di kawasan Kebun Percobaan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) di Sukamandi saat ini  Selasa (14/04/2020) memasuki fase generatif dan sebagian sudah keluar malai. Pertanaman padi di areal seluas 102  hektar (ha) itu ditanami berbagai jenis varietas padi unggul yang meliputi pertanaman padi untuk penelitian, padi fungsional, produksi benih sumber, dan pertanaman diseminasi seperti Inpari 30, Inpari 32 dan Mekongga.

Beberapa padi yang baru saja dilepas menunjukkan performa yang sangat bagus. Varietas Inpari 48 blas misalnya, padi yang dirakit dengan tujuan sebagai padi produksi hasil tinggi dan tahan blas itu saat ini memasuki umur 70 hari setelah semai (HSS).  Pada fase ini rata-rata pertanaman mulai keluar malai dan fase pengisian. Varietas 48 blas merupakan perbaikan dari varietas Inpari 13 dengan varietas lokal Omas untuk ketahanan terhadap penyakit blas daun.

Ir. Aman Rasna selaku Kepala Kebun Percobaan Sukamandi BB Padi dalam diskusi di areal pertanaman mengatakan bahwa tantangan kondisi iklim yang kurang menentu sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman khususnya ketersediaan air dan serangan hama penyakit. Namun, ujar Aman, kendala-kendala tersebut bisa diatasi dengan berbagai rekomendasi yang tepat.

"Pada musim tanam tahun ini KP Sukamandi menanam berbagai jenis varietas termasuk varietas yang baru dilepas, namun diawal pertanaman yaitu sekitar awal bulan Februari permasalahan yg muncul yaitu ketersediaan air yang mengalami kendala, tapi berkat curah hujan yang mulai intens alhamdulillah kebutuhan air bisa teratasi. PR saat ini adalah pemeliharaan dan pengamatan perkembangan hama penyakit yang perlu diwaspadai" ucap Aman Rasna.

Ditambahkan oleh Aman bahwa kondisi pertanaman yang sebagian besar sudah keluar malai diperkiraan akan panen pada bulan April - Mei 2020, sehingga diharapkan disaat giat-giatnya produksi padi ditengah wabah Covid-19, tidak mempengaruhi semangat petani dan para petugas untuk tetap bekerja keras dengan tetap memperhatikan aspek kesehatan sesuai anjuran petugas.

Di tempat terpisah Dr. Aris Hairmansis selaku Manajer Unit Pengelola  Benih Sumber (UPBS) BB Padi mengamini yang disampaikan Aman Rasna. Ia menegaskan bahwa benih sumber untuk berbagai varietas unggul baru diharapkan bisa tersedia dari pertanaman tahun ini.

"UPBS tahun ini memperbanyak produksi benih padi berbagai varietas kurang lebih ada 70 varietas dengan berbagai kelas benih (BS, FS, SS). Bagi produsen benih dan petani yang berminat untuk membeli benih terbaru silahkan bisa menghubungi UPBS BB Padi dan mudah-mudahan bisa diterima pengguna maupun pasar, tegasnya. (Shr/AR)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1268
Hari Kemarin1602
Minggu ini4408
Bulan ini12444
Online saat ini
15

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi