Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Transfer Ilmu Tentang Teknik Budidaya Padi kepada Petani Penyangga Beras di Kabupaten Sambas

Transfer Ilmu Tentang Teknik Budidaya Padi kepada Petani Penyangga Beras di Kabupaten Sambas

25.01.2019
BBPadi
792

Transfer Ilmu Tentang Teknik Budidaya Padi kepada Petani Penyangga Beras di Kabupaten Sambas

25.01.2019
BBPadi
792

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan kepada para petani terhadap inovasi teknologi utamanya komoditi padi diwilayah perbatasan, Balai Besar Penelitian Tanaman Padi bersama-sama Balai Penelitian Pertanian Lahan Rawa dan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian menyelenggarakan bimbingan teknis pengembangan budidaya padi wilayah perbatasan di Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, Jumat (25/1).

Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada petani agar bisa meningkatkan produktivitas padi di Desa Tebas Sungai yang memiliki lahan sawah seluas 5.001 ha. Desa ini merupakan daerah penyangga ekspor ke negara tetangga yang punya kontribusi produksi padi sebesar 13 %  berasal dari Desa Tebas.

Bimbingan teknis diikuti 60 peserta yang terdiri dari petani dari 4 kelompok tani di blok perbatasan dan penyuluh Desa Tebas Sungai.

Disampaikan oleh Kepala BPP Kecamatan Tebas, Suliati, S.PKP dalam sambutan pembukaanya mengatakan bahwa berkat adanya diseminasi melalui Bimtek yang dicanangkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian secara bertahap bisa menambah ilmu pengetahuan bagi para petani di wilayahnya.

"Perlahan tapi pasti sejak tahun 2014 kami merasakan perkembangan yang cukup signifikan setelah petani dikenalkan dengan teknologi hasil Litbang Pertanian" kata Suliati.

Dalam kesempatan yang sama Ia melaporkan bahwa temu lapang dan panen yang dihadiri bupati sehari sebelum pelaksanaan Bimtek ini sangat diapresiasi oleh Bupati Sambas.

"Pak Bupati sangat puas dengan dengan acara temu lapang dan panen yang telah dilaksanakan dan sesuai pesan beliau apapun ceritanya prosuksi hasil padi harus bisa semakin meningkat. Sekarang petani sudah mengenal rouging, varietas baru dan alsintan" tambahnya

Transfer Ilmu Tentang Teknik Budidaya Padi kepada Petani Penyangga Beras di Kabupaten Sambas

Materi dalam Bimtek meliputi pengelolaan lahan dan air yang disampaikan oleh Prof. Dr. Masganti selaku peneliti Balitra.

Masalah lahan di Sambas yang masuk tipe lahan topologi C adalah karbon organik atau C Organik rendah sehingga berpengaruh terhadap perkembangan mikroorganisme. Kondisi lahan seperti itu akan mempengaruhi terhadap produktivitas padi yang rendah sehingga perlu penanganan salah satunya dengan pemberian pupuk organik dibarengi dengan pengelolaan air yang benar agar lahan kecukupan air yang berkulitas.

Selain hal di atas masalah yang selalu dikeluhkan petani adalah masalah kekeringan sehingga perlu strategi percepatan tanam. Sesuai dengan kebiasaan petani setempat saat ini, mereka menanam padi bulan Maret sehingga resiko kekeringan sangat besar. Untuk mengatasi hal itu Prof menyarankan agar bulan Februari bisa mulai melakukan aktivitas tanam.

Pada sesi  berikutnya yang disampaikan oleh 2 narasumber (Dr. Dody Dwi Handoko dan Ir. A. Rifki) dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi adalah teknik budidaya, pengelolaan benih sumber, teknik pengendalian hama penyakit dan penanganan panen/pasca panen padi.

Rekomendasi waktu tanam dan pengelolaan lahan sampai siap tanam menjadi kunci sebelum melakukan aktivitas tanam. Varietas yang cocok untuk dikembangkan disesuaikan dengan preverensi masyarakat Kab Sambas. Pada beberapa musim terakhir petani Sambas sudah banyak yang menamam varietas unggul baru Inpari 6, Inpari 32, Inpari 42 GSR dan Inpari 43 GSR.

Sehingga pada tahap berikutnya memberi pembelajaran kepada para petani bisa menjadi penyedia benih mandiri agar selain memproduksi padi konsumsi, petani juga punya peluang bisnis sebagai penyedia benih. (Shr)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini199
Hari Kemarin1475
Minggu ini3280
Bulan ini13089
Online saat ini
5

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi