Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Temu Lapang Dan Panen Benih FS Inpari Ir Nutri Zinc

Temu Lapang Dan Panen Benih FS Inpari Ir Nutri Zinc

05.10.2019
Untung S
223

Temu Lapang Dan Panen Benih FS Inpari Ir Nutri Zinc

05.10.2019
Untung S
223

Unsur Zn sangat bermanfaat, antara lain merupakan penyusun 300 enzim untuk berbagai funsi fisiologis tubuh.   Kekurangan unsur Zn pada tubuh manusia menimbulkan kerugian yang fatal, antara lain kurangnya produktivitas, kurangnya daya tahan tubuh, lebih rentan terhadap terjangkitnya penyakit tidak menulas, bahkan berpengaruh terhadap kesehatan mata, kulit, kuku dan rambut.  Kekurangan Zn dapat menguransi kemampuan kognitif dan motorik dan pada kondisi berat pada anak-anak dapan menimbulkan kekerdilan atau gangguan perumbuhan yang dikenal dengan stunting.  Hal ini mendasari pemikiran untuk menggunakan nasi sebagai salah satu alat untuk mengatasi kekurangan unsur Zn tersebut.  Kerugianakibat kekurangan unsur Zn ini jika diuangkan bahkan dapat mencapai 2 – 3 % dari PDB suatu negara, atau untuk Indonesia sekitar 390 triliun per tahun.

Defisiensi unsur Zn banyak terjadi di negara-negara dengan nasi sebagai makanan pokoknya.  Hal ini melandasi pemikiran untuk menggunakan nasi justru sebagai alat untuk mengatasi kekurangan gisi Zn di daerah-daerah dengan prevalensi kekurangan gizi Zn yang tinggi, selain tetap merupakan makanan sehat untuk seluruh konsumen nasi pada umumnya.  Badan Litbang Pertanian melalui kolaborasi dengan IRRI (International Rice Research Institute) dan Harvest Plus Project telah melapas varietas padi dengan nama Inpari IR Nutri ZInv yang memiliki keunggulan kandungan Zn yang tinggi yaitu dapat mencapai 34,5 ppm dengan rata-rata pada pengujian di 16 lokasi sebesar 29,54 ppm.  Angka ini adalah rata-rata 6 ppm, atau sekitar 25%, lebih tinggi daripada varietas popular yang ada.  Selain kandungan Zn nya yang tinggi, Inpari IR Nutri Zinc memiliki sifat hasil tinggi (potensi 9,8 t/ha), umur genjah (115 hari setelah semai), agak tahan wereng batang coklat biotipe 1 dan 2, agak tahan hawar daun bakteri starain III, agak tahan tungro isolat Garut dan Purwakarta, serta tahan blas strain 033, 073, dan 133.  Rasa nasinya tergolong pulen dengan bentuk ramping dan pengapuran yang rendah.  Tanamannya memiliki bentuk yang relatif tegak dengan posisi malai di tengah daun bendera, sehingga lebih terlindung dari serangan burung.  Dengan sifat-sifat tersebut, diharapkan varietas Inpari IR Nutri Zinc ini dapat diterima oleh petani, konsumen, dan juga pedagang, serta pada gilirannya dapat berperan untuk mengurangi stunting dan prevalensi kekurangan gizi Zn di Indonesia dan menjadi bahan makanan dengan keunggulan gizi Zn yang tinggi untuk masyarakat Indonesia pada umumnya.

Teknologi berupa varietas unggul dapat dimanfaatkan melalui benih yang ditanam petani dan selanjutnya dipanen hingga sampai ke meja konsumen.  Oleh karena itu, penyediaan benih menjadi perhatian besar Badan Litbang Pertanian  dan Harvest Plus Project.  Dalam upaya penderasn teknologi varietas Inpari IR Nutri Zinc tersebut, telah diproduksi benih FS varietas tersebut seluas 1 ha di Desa Kertawaluya, KEcamatan Tirta Mulya, Kabupaten Karawang.   Pada saat menjelang panen benih tersebut, diadakanlah temu lapang dengan mengundang petani, penangkar benih, pengusaha penggilingan, serta pedagang beras di seputar kecamatan lokasi produksi benih tersebut.  Turut hadir dalam acara tersebut adalah Kepala BPSB Propinsi Jawa Barat dan Koordinator Satuan Pelaksana BPSB Karawang beserta jajarannya, Kepala BPTP Jawa Barat yang diwakili oleh Ketua Kelji Budidaya beserta jajarannya, serta Koordinator Penyuluh Kecamatan Tirta Mulya beserta jajarannya, PT Pertani, Kepala Desa Kertawaluya, Ketua Gapoktan, perangkat desa, dan pihak lain yang berminat.  Acara dibuka oleh Kepala BB Padi yang diwakili oleh Kabid KSPHP BB Padi, Dr. Suprihanto, dengan moderator Ketua Kelti Pemuliaan, Perbenihan, dan Plasma Nutfah BB Padi, Dr. Aris Hairmansis.

Dalam acara temu lapang tersebut  peserta terlebih dahulu dipersilakan untuk melihat dan mengamati pertanaman Inapari IR Nutri Zinc yang tengah dipanen serta berdiskusi singkat mengenai pertanaman Inpari IR Nutri Zinc tersebut.  Selanjutnya, Dr. Untung Susanto, salah satu pemulia Inpari IR Nutri Zinc tersebut dari BB Padi memaparkan perihal latar belakang dan karakteristik varietas Inpari IR Nutri Zinc tersebut, dilanjutkan dengan diskusi panjang lebar mengenai sifat-sifat varietas tersebut, serta pengembangannya lebih lanjut.   Benih FS yang dipanen saat ini selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung proram pemerintah untuk menanam varietas biofortifikasi untuk mengatasi permasalahan stunting di Indonesia, serta tetap sangat terbuka bagi para penangkar benih, BPTP, atau pemerintah daerah dari seluruh Indonesia untuk mengembangkannya lebih lanjut.   Benih tersebut diharapkan telah tersedia menjelang musim tanam MH 2019/2020 ini.  Pemesanan benih dapat dilakukan dalam koordinasi dengan Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi).  (Untung S)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini315
Hari Kemarin1405
Minggu ini1720
Bulan ini26250
Total Pengunjung2698058
Online saat ini
14

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi