Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Sekretaris Balitbangtan Ajak Kebun Percobaan Keluar dari Pola Lama dan Terapkan Inovasi Agar dicontoh Petani

Sekretaris Balitbangtan Ajak Kebun Percobaan Keluar dari Pola Lama dan Terapkan Inovasi Agar dicontoh Petani

05.07.2019
Suharna
276
Sekretaris Balitbangtan bersama KaBB Padi melihat keragaan pertanaman padi di Kebun Percobaan Kuningan. 04.07.2019 (Foto: BBPadi Media)
Sekretaris Balitbangtan bersama KaBB Padi melihat keragaan pertanaman padi di Kebun Percobaan Kuningan. 04.07.2019 (Foto: BBPadi Media)

Sekretaris Balitbangtan Ajak Kebun Percobaan Keluar dari Pola Lama dan Terapkan Inovasi Agar dicontoh Petani

05.07.2019
Suharna
276

Kementerian Pertanian memberikan perhatian terhadap optimalisasi fungsi Kebun Percobaan (KP) sekaligus sumber daya manusianya (SDM). Kebun Percobaan khusus yang berada di lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian  terdapat 120 kebun tersebar di seluruh Indonesia.

Akhir pekan ini, Tenaga Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian dan Sekretaris Badan Litbang Pertanian berturut-turut telah melakukan upaya optimalisasi tersebut melalui pembinaan langsung terhadap kinerja salah satu kebun percobaan yang bernaung dibawah unit kerja Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) Balitbangtan.

Empat kebun percobaan BB Padi yang ada di Muara Bogor, Sukamandi, Pusakanagara, dan Kuningan, masing-masing berada di lokasi yang sangat strategis. Pembinaan yang dilakukan tersebut di atas sekaligus merupakan evaluasi internal dan eksternal serta menjadi fokus utama.

Tenaga Ahli Menteri Bidang Infrastruktur Pertanian Prof. Budi Indra Setiawan saat berkunjung ke Kebun Percobaan Muara Bogor menghimbau agar semua fasilitas dari mulai bangunan gedung bersejarah tetap dipertahankan, saluran irigasi diperbaiki, serta perlunya segera penerapan Pertanian 4.0. Smart Internet of Thing.

”Infrastruktur saluran irigasi yang menghubungkan sumber air ke saluran tersier di KP harus segera diperbaiki agar tidak banyak yang bocor, buat pipanisasi agar debit air terpenuhi. Kebun percobaan harus bisa menjadi contoh bagi mayarakat di sekitar KP, oleh karena itu di era 4.0 ini, KP harus menjadi pionir” tegas Budi saat meninjau langsung kondisi saluran irigasi di KP Muara, Bogor, Kamis, (27/6/19).

Sementara itu, Sekertaris Badan Litbang Pertanian Dr. M. Prama Yufdi  dalam kunjunganya ke Kebun Percobaan Pusakanagara menegaskan bahwa padi sebagai komoditas strategis harus bisa keluar dari pola lama agar tidak tergilas dengan perkembangan ilmu dan teknologi dan mulai siap dengan inovasi yang bisa diterapkan pengguna.

“Permasalahan tanaman padi sangat beragam, mulai dari masalah areal dan banyak lagi, tugas Litbang adalah menghasilkan inovasi dalam bentuk varietas unggul dan paket teknologinya. Sebagai contoh, program Selamatkan Rawa Sejahteakan Petani (SERASI) yang telah dilaksanakan di Kalimantan Selatan adalah salah satu bukti tanggung jawab Litbang untuk menyiapkan paket teknologinya," kata Prama di Kebun Percobaan Pusakanagara, Kamis, (4/7/19).

Ia menambahkan, “permasalah Sumber Daya Manusia terjadi di setiap Unit Kerja/Unit Pelaksana Teknis, tetapi hal ini jangan dijadikan alasan untuk tidak berkarya atau melakukan sesuatu untuk bangsa dan negara. PR kita bagaimana mengatasi permasalahn SDM dengan dukungan teknologi-teknologi terkini yang tidak terlalu banyak menggunakan tenaga manusia. Perubahan suatu keharusan, kita tidak bisa bersikukuh dengan pola lama agar tidak tergilas. Baca strategi-strategi yang mudah diadop dan sudah banyak dipakai oleh generasi milenial," tambahnya.

Untuk memenuhi kebutuhan benih, saat ini Badan Litbang Pertanian sedang melakukan pemetaan terkait kebutuhan benih secara nasional sehingga program penggadaan benih terus dilakukan.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Dr. Priatna Sasmita dalam penjelasannya menyebutkan “kebun percobaan harus berfungsi sebagai show window Balai dan dapat melakukan berbagai terobosan termasuk kerjasama dengan berbagai pihak terkait agar dapat mengakselerasi implementasi teknologi dan inovasi oleh pengguna khususnya petani,” terang Priatna

Diakuinya dengan segala keterbatasan kondisi yang ada, KP ini masih mampu memperlihatkan karya-karya nyata. Misalnya, program perbenihan yang dicanangkan Menteri Pertanian banyak disokong dari kontribusi KP. Berbagai kegiatan seperti pengelolaan sumber daya genetik, fasilitasi penelitian dan diseminasi hasil penelitian, serta ekspose menjadi penting dalam menjalankan fungsi KP.

Di akhir kunjungannya di Kebun Percobaan Kuningan Prama bertekad akan terus mendorong meningkatkan kemampuan SDM  di setiap KP, dan akan melakukan pembenahan agar lebih modern. 

“Dukungan teknologi, infrastruktur sesuai kebutuhan menjadi prioritas dan kami akan terus meningkatkan tusi KP agar punya kontribusi nyata," pungkasnya (Shr)

 

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini501
Hari Kemarin1261
Minggu ini2976
Bulan ini18302
Total Pengunjung2517171
Online saat ini
10

© 2018. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi