Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Realitas Serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC) di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang

Realitas Serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC) di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang

17.07.2017
BBPadi
2815

Realitas Serangan Hama Wereng Batang Coklat (WBC) di Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang

17.07.2017
BBPadi
2815

Kabupaten Subang merupakan sentra produksi padi di Jawa Barat. Kabupaten ini mempunyai luas baku sawah sebesar 84. 570 ha. yang tersebar di 30 kecamatan. Areal sawah terluas berada di Kecamatan Ciasem, Patokbeusi, dan Blanakan, sedangkan Cipunagara luas baku sawahnya 4.989 ha (BPS, 2016). Pertanaman padi sawah pada periode April  sampai bulan Juni 2017 mencapai 49.404 ha. Pada musim tanam bulan April-Juni 2017 luas serangan WBC dan kerdil rumput berturut turut adalah 959 ha (1.93%) dan 1,421 ha (2,80%)

Terjadinya serangan hama WBC dan kerdil rumput di Kabupaten Subang terus dilakukan pengendalian dengan prinsip “Stop Spot”. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian adalah :

  1. Gerakkan Pengendalian hama wereng di beberapa tempat dengan melibatkan seluruh stakeholder yg ada setiap hari dgn giliran antar kecamatan Se-Kab Subang,
  2. Melakukan upaya pendataan serangan wereng di beberapa wilayah yg dimungkinkan terjadinya penambahan,
  3. Penyebarluasan leaflet SOP "Pengendalian Wereng Batang Coklat & Kerdil Rumput" baik kepada petugas maupun petani,
  4. Melakukan penyuluhan dan pelatihan kpd petugas dan gapoktan tentang pengendalian WBC di sentra produksi yg serangan luas yaitu di Kab Karawang (Kamis, 13/7/17) dan di Kab Subang (Rabu, 19/7/2017) dengan peserta masing masing 100 orang.

Serangan hama WBC (Wereng Batang Coklat) di Kec. Cipunagara dimulai pada 3 musim tanam terakhir.  Kondisi pertanaman ada yang terserang WBC dan kerdil rumput yang tersebar di beberapa desa antara lain desa Tanjung, Cipunagara, Parigi Mulya, Kosambi, dan Simoang, Adapun tingkat serangan WBC dan Kerdil Rumput di Kecamatan Cipunagara periode Arpfil-Juni 2017 menunjukkan bahwa serangan hama WBC dan Kerdil Rumput di Kecamatan Cipunagara seluas 585 ha dari luas tanam 6.537 ha (8,9%) dengan tingkat serangan yang berbeda beda

Berdasarkan Kondisi serangan WBC yang terjadi di beberapa desa di kecamatan Cipunagara tidak berarti sama utk kondisi di kecamatan lain di Kab. Subang. Hasil pantauan lapang  di kecamatan sebelahnya yaitu di Kec. Compreng, pertanaman padinya masih cukup bagus  Apalagi di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Subang, sehingga tidak dibuat generalisir kondisi di Kecamatan Cipunagara utk kondisi di Kabupaten Subang, terlebih lagi kondisi Nasional.

Penyebab parahnya tingkat serangan WBC di Kec. Cipunagara adalah : 1. Pertanaman tidak serempak, 2. Kurang terkendalinya serangan WBC pada musim hujan 2016/2017 sehingga berakibat munculnya penyakit kerdil rumput di musim MK (Musim Kemarau) ini, 3. Hampir 50% areal pertanaman padi pada MH 2016/2017 di Cipunagara ditanami padi ketan varietas Grendel yang sangat peka terhadap WBC dan menjadi inang bagi hama wereng coklat

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini671
Hari Kemarin1303
Minggu ini5994
Bulan ini32012
Total Pengunjung2402733
Online saat ini
6

© 2018. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi