Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Presiden RI Joko Widodo: "Saya Kesini Bukan untuk Panen tapi untuk Memastikan Produksi"

Presiden RI Joko Widodo: "Saya Kesini Bukan untuk Panen tapi untuk Memastikan Produksi"

05.10.2015
BBPadi
5297

Presiden RI Joko Widodo: "Saya Kesini Bukan untuk Panen tapi untuk Memastikan Produksi"

05.10.2015
BBPadi
5297

 SOLO -Setelah Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) bersama tim dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) dan BPTP Jateng melakukan monitoring dan verifikasi hasil panen ubinan dan riil pada demfarm Three in One di Desa Sonorejo, Kec.Sukoharjo, Solo, akhir bulan September lalu (26/09/), akhirnya berlanjut panen demfarm padi model budidaya Three in One yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo pada hari Minggu (3/10/).

Kehadiran Presiden di lokasi demfarm ini untuk memastikan bahwa produksinya ada peningkatan. Joko Widodo bersama Menteri Pertanian turun langsung ke pertanaman padi varietas Inpari Sidenuk dan varietas Way Apo Buru. Dalam sambutanya yang berlangsung singkat Jokowi mengatakan bahwa "Saya tegaskan, saya kesini bukan untuk panen raya. Yang panen itu ya petaninya, bukan saya.

Tapi saya memastikan produksi meningkat karena varietasnya dan yang satunya karena pemakaian antara lain mikrobia dalam aplikasi Beka dan Pomi," ujar Jokowi saat meninjau pertanaman padi. Metode 3 in1 merupakan perpaduan BeKa (Dekomposer), Hazton, dan Pomi.

Teknologi Hazton adalah metode tanam padi dengan bibit padat (20-30) bibit per lubang tanam. Metode Hazton yang menggunakan benih tua yang berumur 25-35 hari, dengan penanaman 20-30 rumpun per lubang tanam dan Pomi yang merupakan perlakuan pupuk hayati yang dilakukan oleh PT Indo Acidatama Tbk. Kunjungan kerja Jokowi ke Karawang dilakukan pada Minggu (27/9) lalu.

Saat itu dia melihat hasil dari varietas padi jenis baru. Jokowi kemudian mengatakan dirinya meminta Menteri Pertanian Amran Sulaiman untuk mengembangkan lagi pola penanaman dengan pupuk mikrobia BeKa dan Pomi serta varietas IPB. Menurut Jokowi tak perlu banyak-banyak dahulu, tetapi menunjukkan peningkatan signifikan. "Mungkin tak usah jutaan (ton) dulu lah, seratus ribu (ton) tapi benar kelihatan baru juta-juta. Kita enggak juga ingin tergesa-gesa, tapi memastikan produksi meningkat. (Harna/PS/SM)

 

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini70
Hari Kemarin1547
Minggu ini3022
Bulan ini27552
Total Pengunjung2699360
Online saat ini
2

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi