Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Pembelajaran Nyata Bagi Anak-anak Untuk Mencintai Tanaman Padi Sejak Usia Dini

Pembelajaran Nyata Bagi Anak-anak Untuk Mencintai Tanaman Padi Sejak Usia Dini

01.10.2019
Suharna
137
Para siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu An-Naba, Ciasem, Subang praktek membuat pupuk kompos dari jerami (Foto: BBPadi Media)
Para siswa-siswi Sekolah Dasar Islam Terpadu An-Naba, Ciasem, Subang praktek membuat pupuk kompos dari jerami (Foto: BBPadi Media)

Pembelajaran Nyata Bagi Anak-anak Untuk Mencintai Tanaman Padi Sejak Usia Dini

01.10.2019
Suharna
137

Pemandangan dan suasana ceria tampak di kantor Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) pada hari Selasa (01/10/2019). Keramaian itu karena kehadiran 46 siswa yang ceria dan guru pendamping sekolah Dasar Islam Terpadu An-Naba, Ciasem, Kabupaten Subang.

SD IT ini memilih BB Padi sebagai lokasi kunjungannya karena sesuai dengan tema kelestarian lingkungan yang diusung oleh sekolah. Tujuannya untuk mengenalkan berbagai tanaman dan pertanian kepada anak didik sejak usia dini.

Dengan cara dan pemahamannya yang sederhana, ternyata anak-anak ini cukup antusias saat mengunjungi BBPadi sambil belajar mengenal tanaman padi, awal mula bibit ditanam sampai menjadi nasi yang siap dimakan. Selain itu anak-anak juga diajari cara membuat pupuk kompos, mulai dari mengumpulkan jerami di sawah sampai menutup jerami dengan terpal untuk menjaga kelembapan jerami dan tidak terkena paparan sinar matahari. “Kita senang sekali bisa mengumpulkan jerami dan naik cator,” kata salah satu siswa kelas 3 SDIT An-Naba, Oyin.

Setelah praktek membuat pupuk kompos dari jerami, Nurwulan Agustiani, M.Agr, Peneliti Agronomi mewakili Kepala BBPadi membagikan doorprize kepada anak-anak yang dapat menjawab beberapa pertanyaannya. “Apa kepanjangan dari BBPadi?” kata Nurwulan, sontak disambut riuh anak-anak yang mau menjawab. “Balai Besar Penelitian Tanaman Padi.” jawab Fahrizal lantang lalu bergegas mengambil hadiahnya.

Pada kesempatan tersebut Nurwulan juga menceritakan tentang khasiat beras merah Inpari 24 yang kaya akan vitamin. Anak- anak terlihat senang saat diberikan souvenir mini berisi bibit padi beras merah untuk di tanam di rumah atau pekarangan sekolahnya.

Perwakilan guru pembimbing dari SDIT An-Naba, Iwan mengaku senang murid-muridnya mengikuti kegiatan mengenal dunia pertanian di BBPadi. Menurutnya, banyak kegiatan yang bisa ditindaklanjuti di sekolah nanti. “Banyak ilmu (pertanian) yang bisa kami ambil dari sini sehingga bisa kami lakukan di sekolah maupun di rumah,” katanya.

Iwan menilai, kegiatan seperti ini menjadi pembelajaran nyata bagi anak-anak untuk mencintai tanaman. Selain itu anak-anak juga bisa menghargai proses bertani untuk mendapatkan makanan yang biasa dimakan sehari-hari.

Mengenalkan padi bisa bermanfaat dari gabah sampai sisa jeraminya. Jerami bermanfaat utk kembali ke lahan dalam bentuk pupuk kompos. Sedangkan jika dibakar justru akan mencemari lingkungan. Nah pengomposan jerami juga bisa diterapkan anak2 di lingkungan rumah utk mengelola sampah dengan lebih baik.

Adalah ide yang baik mengenalkan tanaman dan pertanian kepada anak sejak usia dini. Bagaimanapun juga sampai akhir hayat memang kita butuh pangan yang salah satunya diperoleh dari pertanian. Dengan memperkenalkan anak-anak kepada pertanian sejak dini akan menjadikan anak Indonesia mampu mengelola pertanian dan hasil tani lebih bernilai. Jadi, mari kita ikut mengenalkan anak-anak kita dengan tanaman dan pertanian. (Mty)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini275
Hari Kemarin1405
Minggu ini1680
Bulan ini26210
Total Pengunjung2698018
Online saat ini
13

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi