Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Panen Perdana dan Tanam ke II di Kabupaten Merauke

Panen Perdana dan Tanam ke II di Kabupaten Merauke

26.05.2016
BBPadi
2645

Panen Perdana dan Tanam ke II di Kabupaten Merauke

26.05.2016
BBPadi
2645

Sejak kedatangan Presiden RI tanggal 10 Mei 2015, Kabupaten Merauke dicanangkan sebagai lumbung pangan nasional khususnya tanaman padi. Implementasi pencanangan pangan tersebut melalui Kementrian Pertanian diprogramkan cetak sawah seluas 10.000 ha, berdasarkan kondisi lapangan akhirnya direvisi menjadi 3.600 hektar dan terealisasi per tanggal 31 Desember 2015 tercapai seluas 2.115 hektar (penambahan luas baku lahan sawah). Cetak sawah baru tahun 2015 tersebar pada 3 (tiga) distrik yakni Semangga, tanah Miring dan Malind yang tersebar di 9 (sembilan) kampung yakni: YabaMaru, Sermayam Indah, Ngutibob, WaninggapSay, Sarsang, Soa-Senayu, Marga Mulya, Padang Raharja dan Suka Maju.

Lahan cetak sawah baru tersebut dalam hal status kawasan kehutanan berada pada Areal Penggunan Lain (APL) dan status kepemilikan lahan merupakan milik petani dan tanah hak ulayat, sedangkan pengelolaan sawah baru dilakukan oleh petani di masing-masing kampung yang diatur oleh kepala kampung, ketua gapoktan, ketua kelompok tani, PPL dan pemilik tanah. Program cetak sawah baru juga didukung dengan pemberian bantuan sarana produksi berupa dolomid, benih padi, pupuk npk, urea, terpal/karung dan pestisida.

Bantuan lain dari Kementerian Pertanian berupa alat mesin pertanian yang dibagikan untuk lokasi cetak sawah baru dan sekitarnya berupa traktor roda dua (143 unit), traktor roda empat (55 unit), combine harvester (22 unit), mini combine harvester (200 unit), ricetransplanter (56 unit) dan pompa air 4 inch (21 unit). Berdasarkan SK Bupati penetapan sasaran luas tanam, panen dan produksi padi musim tanam 2015/2016 adalah 27.100 hektar, dengan asumsi tidak terjadi anomali iklim yang ekstrim. Pada bulan Januari – Februari 2016 elnino kuat dan bulan Maret-April 2016 terjadi elnino sedang.

Hal ini telah mempengaruhi pelaksanaan musim tanam 2015/2016, sehingga capaian sasaran luas tanam sampai dengan 31 Maret 2016 sebesar 24.962,25 hektar. Disamping itu juga mengalami kekeringan seluas 600 hektar. Sebagai tambahan informasi bahwa capaian luas tanam dimaksud sudah termasuk hasil cetak sawah baru. Namun demikian, dengan kondisi anomali iklim tersebut patutlah disyukuri bahwa padi dilahan seluas 24.000 hektar lebih masih dapat dipanen.

Khusus pada lahan cetak sawah baru, berdasarkan hasil perhitungan riil panen perdana petani diperoleh rata-rata produksi 5 ton GKP per-hektar dan dua kali tanam setahun (IP=2) hal ini memberikan harapan yang prospektif terkait dengan dukungannya dalam menjadikan Merauke sebagai lumbung pangan (padi khususnya) nasional dimasa depan.  Jika keseluruhan lokasi cetak sawah baru didukung dengan sarana irigasi Penh, maka pemerintah pusat tidak ragu-ragu memberikan program cetak sawah ditahun 2016, dalam pertengahan bulan Mei 2016 setelah terjadi pertemuan antara bupati Merauke dan Menteri Pertanian di Jakarta yang semula 2.000 ha program cetak sawah dikabupaten Merauke ditingkatkan menjadi 20.000 hektar.

Tentunya dukungan semua pihak sangat diperlukan dalam merealisasikan target tersebut demi mewujudkan tujuan mulia yaitu Ketahanan Pangan Nasional. Terkait dengan penambahan areal cetak sawah baru di Kabupaten Merauke, maka pada acara panen perdana dan tanam kedua pada lahan cetak sawah baru tahun 2015 juga akan dilakukan groundbreakingsebagai tanda dimulainya cetak sah baru tambahan 2016. Sebelumnya akan dilakukan pemberian bantuan secara simbolis dari Kementrian Pertanian yang berupa benih sumber varietas unggul baru padi (INPARI 30 CIHERANG SUB 1, INPARI 32 HDB, dan INPARI 33) kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikulotura (TPH) Kabupaten Merauke.

Sedangkan Dinas TPH Kabupaten Merauke akan memberikan bantuan berupa benih sebar (INPARI 13, 14, 21, Cigeulis dan Ciherang) sebanyak 487 ton kepada petani untuk ditanam pada luasan 19.500 ha untuk program intensifikasi dan ekstensifikasi tahun 2016.

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini633
Hari Kemarin1303
Minggu ini5956
Bulan ini31974
Total Pengunjung2402695
Online saat ini
9

© 2018. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi