Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Panen Padi Unggul Seluas 25 Hektar di Belitung

Panen Padi Unggul Seluas 25 Hektar di Belitung

12.03.2019
Suharna
674
Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) Dr. Priatna Sasmita, panen menggunakan combine harvester di lokasi demfarm, Senin (11/3) Foto: BBPadi Media
Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPadi) Dr. Priatna Sasmita, panen menggunakan combine harvester di lokasi demfarm, Senin (11/3) Foto: BBPadi Media

Panen Padi Unggul Seluas 25 Hektar di Belitung

12.03.2019
Suharna
674

Sinergi untuk terus meningkatkan produksi pangan khususnya padi di Kepulauan Bangka Belitung terus dilakukan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dalam hal ini Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bangka Belitung, Dinas teknis terkait beserta Pemerintah Daerah Kabupaten maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Beberapa terobosan strategi yang telah ditempuh selama ini meliputi peningkatan luas tambah tanam dan percepatan tanam yang diharapkan bisa meningkatkan Indeks Pertanaman (IP). Peningkatan luas tanam yang terus dilakukan selama ini adalah dengan perluasan tanam padi di lahan cetak sawah baru maupun optimalisasi dengan penggunaan varietas unggul baru umur genjah. Selain hal diatas, peningkatan produksi dibarengi dengan memasukkan inovasi teknologi dan penggunaan varietas unggul baru spesifik dengan pengelolaan budidaya yang optimal sebagai kunci peningkatannya.

Hingga bulan Maret 2019, Badan Litbang Pertanian melalui BBPadi telah mewujudkan program-program diatas di beberapa daerah di Bangka Belitung. Salah satu yang masih berlangsung adalah pelaksaan Demfarm Inovasi Perbenihan seluas 25 hektar di Desa Perpat, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung yang memasuki masa panen.

Panen Padi Unggul Seluas 25 Hektar di Belitung

Sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan pelaksanaan program tersebut, BBPadi bekerjasama dengan BPTP Babel dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten menyelenggarakan panen dan temu lapang dengan petani Kecamatan Membalong. Acara dihadiri Kepala Kepala BBPadi, Kasi KSPP BPTP Babel, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Peneliti BBPadi, Danramil, Kapolsek, penyuluh dan petani, Senin (11/3).

Dr. Priatna Sasmita selaku Kepala BBPadi saat acara temu lapang dan panen menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terlibat dan menyambut baik pelaksanaan temu lapang dan panen yang dihadiri kurang lebih 60 petani peserta. Dalam sambutanya, Ia berpesan agar sinergitas untuk mewujudkan swasembda pangan di Provinisi Babel bisa terus ditingkatkan.

“Melalui program Upaya Khusus (UPSUS) Pajale, kita harus terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan khususnya pemenuhan kebutuhan beras, mengingat tingginya konsumsi perkapita yang semakin besar dan adanya perubahan alih fungsi lahan. Untuk mencapai hasil yang maksimal strateginya adalah melalui peningkatan luas tambah tanam, percepatan tanam/peningkatan indeks pertanaman dari IP 0,5 menjadi 1 dan seterusnya”, kata Priatna

Terkait dengan perbenihan Ia menambahkan, “Belajar dari pengalaman, masalah perbenihan segera dituntaskan, caranya bagaimana? Selain dengan inovasi, petani juga bisa memenuhi kebutuhan benih sendiri dengan cara memilih varietas cocok yang bisa beradaptasi baik di wilayahnya untuk dijadikan benih. Syaratnya pilih benih yang seragam dan sehat”, tambahnya.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten, Ir. Destika Efendi, MM, dalam sambutannya juga melaporkan bahwa hasil panen padi beberapa varietas unggul di lokasi demfarm sangat bervariatif. Perbedaan hasil tersebut disampaikan karena beberapa faktor, yaitu petani belum melakukan paket teknologi secara maksimal, varietas yang adaptif, dan faktor lingkungan.

Panen Padi Unggul Seluas 25 Hektar di Belitung

“Berdasarkan hasil ubinan varietas unggul Inpari 42 GSR dan Inpari 43 GSR hasilnya lebih unggul/tinggi dibanding varietas lain yang ditanam yaitu berkisar 5-6 ton/ha atau ada peningkatan 2-3 ton/ha dibanding cara existing petani" ungkap Kepala Dinas

Temu lapang dan panen dengan tema inovasi perbenihan juga diisi dengan pemaparan pengenalan varietas unggul baru dan pengendalian hama penyakit oleh peneliti BBPadi.

Petani peserta menyambut cukup antusias acara temu lapang yang berlangsung sehari tersebut. Dalam acara diskusi salah seorang petani yang bernama Kasto mengungkapkan pengalamanya selama satu musim dia tanam padi.

“Adanya demfarm terbukti hasil panen kami meningkat tiga kali lipat, ini fakta, jelasnya, walaupun tidak semua petani mengalami kenaikan yang sama, mengapa tidak sama? Karena petani tidak semuanya mengaplikasikan anjuran teknologi dari petugas. Melihat fakta seperti ini kami siap membuka lahan yang masih tidur untuk ditanami padi dan siap mengembangkan benih”, jelas Kasto. (Shr)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini784
Hari Kemarin943
Minggu ini7314
Bulan ini22698
Total Pengunjung2631701
Online saat ini
7

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi