Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Mentan: Tanpa Teknologi Kita Tidak Bisa Bersaing

Mentan: Tanpa Teknologi Kita Tidak Bisa Bersaing

31.10.2015
BBPadi
2242

Mentan: Tanpa Teknologi Kita Tidak Bisa Bersaing

31.10.2015
BBPadi
2242

BOGOR - Dalam situasi global saat ini, mewujudkan kedaulatan pangan melalui pencapaian swasembada pangan secara berkelanjutan merupakan suatu keharusan bagi bangsa Indonesia sebagai negara tropis yang mempunyai sumberdaya alam melimpah. Terkait hal itu, Menteri Pertanian Dr. Amran Sulaiman dalam Rapat Kerja Balitbangtan di Bogor (30/10/2015) menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian selama satu tahun ini telah melakukan upaya dan kerja keras untuk mewujudkan target tersebut.

Terbukti dari angka ramalan produksi padi tahun 2015 tertinggi dalam 10 tahun terakhir, yaitu diperkirakan mencapai sebesar 75,55 juta ton GKG atau mengalami kenaikan 6,64 persen dibandingkan tahun 2014. Selain itu, Mentan menyebutkan bahwa selama satu tahun pemerintahan Kabinet, tidak ada import beras yang dilakukan dan posisi stok pangan di Bulog juga sama dengan tahun lalu. Bahkan saat ini telah dilakukan ekspor beras organik ke Eropa.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan mengapresiasi para peneliti dan perekayasa yang telah menghasilkan berbagai inovasi teknologi yang disebut mampu merubah sektor pertanian di Indonesia. “Tanpa teknologi pasti kita tidak bisa bersaing, dan masyarakat kita tidak mungkin bisa sejahtera” ujar Mentan.

Mentan juga mengajak para peneliti untuk bersama-sama secara hand in hand turun ke lapangan dengan sinergi yang kuat, karena tanpa sinergi Kementerian Pertanian tidak akan bisa berbuat banyak untuk negara. Sinergi juga dirasakan dari sisi kebijakan, dimana dalam setahun jalannya pemerintahan, Mentan telah banyak membuat regulasi baru ataupun deregulasi dari yang sudah ada. Hal ini mampu membuat masyarakat saat ini telah bisa menikmati alsintan dari pemerintah sebanyak 62.000 unit, naik 2000% dari tahun lalu, demikian juga dengan insfrastruktur pertanian lain.

Mentan kembali mengingatkan bahwa kedepan swasembada akan dapat diraih dengan dukungan mekanisasi pertanian modern, sebagai contoh jika mengolah tanah menggunakan mesin dapat menghemat biaya sebesar 40%, penggunaan rice transplanter dapat menghemat biaya 50% serta combine harvester dapat menyusutkan losses hasil panen dari 10,2% menjadi 2%. "selisih 8% sama dengan 5 juta ton, hanya dengan menerapkan combine harvester diseluruh Indonesia, itu sudah swasembada” tambah Mentan.

 

Sumber: Balitbangtan

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini10
Hari Kemarin1619
Minggu ini3258
Bulan ini37663
Total Pengunjung2709471
Online saat ini
5

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi