Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Menjaga Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19

Menjaga Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19

17.05.2020
BBPadi Media
1252

Menjaga Karyawan di Tengah Pandemi Covid-19

17.05.2020
BBPadi Media
1252

Menyikapi perkembangan Pandemi Covid-19, sekaligus sebagai tindak lanjut arahan Presiden, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Subang, Manajemen Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) sejak dua bulan yang lalu tepatnya 15 Maret 2020, telah mengeluarkan maklumat yang berisi antara lain untuk: (1) melakukan pembatasan kunjungan dari dan keluar BB Padi; (2) mengurangi berkumpulnya masa dengan cara menutup akses masuk ke Komplek BB Padi; (3) menghentikan aktivitas pedagang kaki lima di komplek BB Padi dan aktivitas yang tidak berkaitan dengan tupoksi BB Padi; (4) menerapkan SOP pemeriksaan terhadap tamu resmi BB Padi; (5) menjaga jarak 1-2 m (social distancing) dengan sesama dalam komunikasi dan memakai masker untuk pegawai di luar rumah.

Adanya instruksi tersebut, diambil BB Padi sebagai langkah tanggap dalam merespon dengan cepat mengingat mobilitas pegawai BB Padi sangat tinggi dalam melaksanakan tugasnya. Perlu diketahui bersama bahwa tusi BB Padi selain merakit teknologi padi juga memastikan teknologi digunakan oleh petani di seluruh Indonesia.

Langkah awal BB Padi mengeluarkan maklumat sebagai himbauan sekaligus langkah edukasi kepada masyarakat tentang upaya menghindari penyebaran Covid-19 yang diinisiasi Kepala BB Padi Dr. Priatna Sasmita di tengah-tengah kesibukannya melaksanakan Tugas dan Fungsi Balai.

Sebagai bentuk konkrit dari komitmen maklumat ini, Plt Kabag TU BB Padi Dr. Yudhistira dibantu pejabat eselon lainya dan beberapa staf telah melakukan upaya-upaya nyata yakni dengan melakukan gerakan penyemprotan disinfektan di ruang-ruang kerja, pembagian masker kepada pegawai dan petani serta kampanye gerakan kebersihan seperti cuci tangan, selalu menjaga jarak dengan lawan bicara dan bekerja dari rumah.

Satu per satu ruangan disemprot disinfektan secara berkala setiap seminggu sekali dengan mengerahkan petugas dari BNPB Kabupaten Subang. Mungkin ini yang pertama kali dilakukan dan bukti kesigapan BB Padi dalam menghadapi pandemi Covid-19. Tidak berhenti disitu, selama masa pandemi, BB Padi melakukan upaya penganggaran biaya penanganan dan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang dan Puskesmas Kecamatan untuk selalu memantau dan melakukan Rapid Tes kepada karyawan/i serta keluarga.

Tercatat hingga 13 Mei 2020 bahwa BB Padi telah melakukan Rapid Test terhadap 224 Pegawai Lingkup BB Padi, beberapa orang diantaranya diketahui positif (reaktif). Aksi pencegahan yang rutin dilakukan semata-mata untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan terkait penyebaran virus. Tidak henti-hentinya sosialisasi kepada masyarakat atau petani mitra dari luar yang bekerja sebagai tenaga harian di BB Padi ini.

Sejak diketahui hasil Rapid Test menunjukkan ada pegawai yang dinyatakan reaktif Covid-19, langkah pencegahan pun tidak kendor dan terus dilakukan baik melakukan uji lanjut SWAB/PCR maupun isolasi terhadap pasien positif. Isolasi mandiri bagi pegawai yang terpapar virus Covid langsung ditangani oleh Dinas Kesehatan bersama Satuan Gugus Tugas Covid-19, dan Alhamdulillah semuanya terpantau.

Gerak cepat tanpa panik menjadi kunci petugas dan para pegawai dalam menghadapi pandemi ini. Marakanya pemberitaan BB Padi menjadi zona merah dari adanya pegawai yang terjangkit virus Covid-19 menjadi fokus perbincangan masyarakat dan media saat ini. Reaksi publik dalam menelaah informasi yg diterima sangat beragam dan semua info yang diterima diterjemahkan sesuai versi publik.

Sah-sah saja publik menilai seperti apa namun jika kita kaji lebih jauh zona itu muncul karena ada hukum sebab akibat. Bayangkan jika kita tidak berbuat sesuatu dalam melakukan gerakan pencegahan mungkin zona ini tidak terdeteksi sejak dini. Bisakah wilayah lain meniru untuk melakukan hal yang sama seperti yang BB Padi Lakukan?

Mari cegah dan deteksi sedini mungkin melalui kesadaran masing-masing individu. Semoga zona merah segera memudar menjadi zona hijau layaknya hamparan tanaman padi di BB Padi. Kuncinya tidak usah panik, terus lawan corona dengan cara jaga imun dan iman. (Shr/PS)

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1267
Hari Kemarin1717
Minggu ini4644
Bulan ini4644
Online saat ini
16

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi