Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Melalui Bimtek, Petani Milenial Kubu Raya dikenalkan Inovasi Perbenihan dan Budidaya Padi

Melalui Bimtek, Petani Milenial Kubu Raya dikenalkan Inovasi Perbenihan dan Budidaya Padi

08.11.2019
BBPadi Media
177

Melalui Bimtek, Petani Milenial Kubu Raya dikenalkan Inovasi Perbenihan dan Budidaya Padi

08.11.2019
BBPadi Media
177

Dalam rangka tindak lanjut gerakan petani milenial yang di-launching Kementerian Pertanian (Kementan), Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) bekerjasama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kalimantan Barat menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi Teknologi Perbenihan dan Budidaya Padi untuk Petani Milenial yang bertempat di Alsin Center Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Kalimantan Barat, Kamis (07/11/2019).

Kepala BPTP Propinsi Kalbar yang diwakili oleh Kepala Seksi KsPP BPTP Kalbar, Agus Subekti, SP., MP., menyampaikan bahwa Kubu Raya merupakan salah satu sentra produksi padi dengan kebutuhan beras sekitar 100 ribu ton yang ditingkatkan menjadi 116 ribu ton pada tahun 2020. Stunting  merupakan salah satu permasalahan utama yang dihadapi di wilayah Kubu Raya saat ini. Inpari IR Nutri Zinc, varietas padi inbrida rakitan BB Padi adalah inovasi untuk mengatasi kekurangan gizi zinc. Kabupaten Kubu Raya tertarik untuk mengembangkan perbenihan varietas Inpari IR Nutri Zinc, diharapkan pada tahun 2020 dapat terwujud, dan kedepannya mampu memenuhi kebutuhan benih varietas tersebut secara mandiri.

Kepala BB Padi yang diwakili oleh Kepala Bidang KsPHP, Dr. Suprihanto mengatakan “Masa depan pertanian Indonesia ada di tangan generasi muda, oleh karena itu generasi milenial yang bergerak di bidang pertanian harus mulai lebih menempa diri untuk berpikir komprehensif, bukan subsisten”. Lebih lanjut Suprihanto menegaskan agar “Generasi Petani Milenial yang hadir hari ini dapat mengikuti rangkaian acara bimtek hingga selesai, karena materi bimtek telah disesuaikan untuk menjawab permasalahan di Kubu Raya, yaitu bagaimana memproduksi benih padi di wilayah endemik penyakit blas dan hama walang sangit", ujar Suprihanto menutup sambutannya.

Senada dengan BB Padi, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Propinsi Kalimantan Barat, yang diwakili oleh Koordinator Penyuluh Dinas Pertanian, Rusida, S.TP menyatakan bahwa, petani milenial harus selalu belajar demi kemajuan pertanian.

“Petani milenial merupakan ujung tombak pertanian Indonesia kedepan, untuk itu petani milenial diharapkan dapat mengaplikasikan teknologi pertanian yang ada dalam usaha taninya agar lebih efisien dan efektif", ujar Rusida.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga beberapa inovasi teknologi budidaya padi yang telah dihasilkan Balitbangtan salah satunya Teknologi Budidaya Jajar Legowo Super, yang disampaikan oleh Ir. Idrus Hasmi, selanjutnya materi Pengendalian Hama dan Penyakit Terpadu oleh Dr. Suprihanto, serta Produksi dan Sertifikasi Benih Padi Inbrida oleh Aida F. V. Yuningsih, SP.

Setelah mengikuti Bimtek, petani milenial ini diharapakan lebih cepat mengadopsi teknologi pertanian padi: pengelolaan tanaman spesifik lokasi, dan produksi benih mandiri maupun bersertifikat, yang dapat dikombinasikan dengan penggunaan mekanisasi pertanian.

Petani milenial antusias menyimak materi bimtek, terbukti dengan banyaknya pertanyaan pada sesi diskusi. Ketertarikan petani milenial Kubu Raya pada model budidaya jarwo super untuk perbenihan, rupanya bak gayung bersambut karena ketersediaan benih sumber VUB mencukupi, terutama varietas baru Inpari IR Nutri Zinc yang saat ini menjadi fokus Kubu Raya untuk dikembangkan pada tahun 2020. Selain itu, keuntungan finansial bisnis benih rupanya juga mampu menggugah minat petani milenial Kalbar untuk lebih giat berusaha di sektor pertanian. Akhirnya, pekik membahana segenap peserta bimtek menutup aktivitas hari itu dengan lantang “Kubu Raya Semakin Menanjak".

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini833
Hari Kemarin1089
Minggu ini8997
Bulan ini18806
Online saat ini
14

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi