Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Kemtan Buka Lahan Rawa Lebak seluas 45 Ribu Hektar di Wajo

Kemtan Buka Lahan Rawa Lebak seluas 45 Ribu Hektar di Wajo

08.03.2019
BBPadi
284

Kemtan Buka Lahan Rawa Lebak seluas 45 Ribu Hektar di Wajo

08.03.2019
BBPadi
284

Kementerian Pertanian (Kementan)  menggelar launcing optimalisasi lahan rawa lebak di Kelurahan Attakae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo.

Pada tahap awal ini,  pemerintah mencanangkan program tersebut di 5 Kabupaten di Sulawesi Selatan antara lain Wajo, Sidrap, Bone, Soppeng dan Pinrang dengan jumlah anggaran sebesar Rp 180 M dari anggaran  APBN 2019 dan untuk Sulawesi Selatan  sendiri mendapat  bantuan senilai Rp 640 M.

Disisi lain ada juga bantuan benih  padi, Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih, dan Kelapa. Sedangkan bantuan ternak yang diberikan berupa Ayam dan Kambing.

"Bantuan ternak dialokasikan sebagai bagian dari program Petani Milenial dan Bekerja. Selanjutnya Kementan juga memberikan paket bantuan KRPL (Kawasan Pangan Rumah Lestari) dan
PUPM (Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat)," kata Amran.

"Ini semua adalah upaya kita menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia," ujar Mentan Amran di hadapan 15.000 peserta yang hadir dilokasi rawa Kabupaten Wajo, Rabu (6/3).

Amran menjelaskan, untuk mendukung optimalisasi ini,  beberapa dikabupaten di Sulsel diberi bantuan Exapator dan puluhan unit traktor. Alsintan ini yang nantinya akan digunakan para petani untuk menggenjot jumlah produksi.

"Zaman dulu tidak bisa mengambil bantuan langsung di Kementerian Pertanian. Tapi, saya menghadap Bapak Presiden, dan mengatakan pada beliau bahwa santri ini masa depan kita. Sejak saat itu Presiden langsung putuskan untuk berikan apa yang ada," katanya.

Amran menegaskan, program SERASI adalah program daya gedor pemerintah dalam menambah jumlah produksi karena ada potensi besar yang bisa dimanfaatkan dari sebuah lahan yang masih tidur.

"Ini memang lahan tidur, totalnya ada kurang lebih 45 ribu hektar yang kita bangunkan di sulawesi. Jadi, nantinya, lahan yang produksinya 0 kita jadikan 3 kali lipat dan ini harus kita mulai dari sekarang," katanya.

Amran mengaku optimis dengan program ini karena semua mesin dan alat yang digunakan terbukti mampu berjalan dengan baik. Apalagi, banyak petani juga ikut senang karena secara tidak langsung bisa menambah pemasukan.

"Kelihatanya teknologi yang kita gunakan untuk rawa sudh berhasil. kita juga libatkan milenial untuk lahan rawa ini. Dan ingat, tidak boleh lagi ada seremoni ini dan itu. Semua harus nyata bahwa bantuan ini adalah bantuan langsung," katanya.

Disisi lain, Amran juga mengajak semua generasi muda, utamanya para santri di Provinsi Sulawesi untuk terlibat secara langsung dalam meningkatkan produksi pangan Indonesia. Ajakan itu ditandai dengan pemberian ribuan ekor ayam dan kambing.

Kemtan Buka Lahan Rawa Lebak seluas 45 Ribu Hektar di Wajo

"Kami akan bagiakan 1 juta ekor ayam untuk seluruh indonesia. Ribuan kambing, benih dan bibit-bibit lain," katanya.

Bupati Wajo Amran Mahmud mengapresiasi langkah Kementerian Pertanian dalam mengoptimalisasi lahan rawa lebak menjadi lahan pertanian produktif. Menurut dia, langkah itu sangat tepat karena sudah sesuai dengan program pemerintah pusat dan daerah.

"Kami mengucapkan terimaksih kepada bapak menteri yang telah memilih wajo sebagai kegiatan optimalisasi lahan rawa menuju lumbung pangan dunia. Soal produksi memang harus jadi prioritas bersama, dan ini sejalan dengan program pemerintah daerah," tukasnya.

Adapun Kegiatan Optimalisasi lahan rawa di Kabupaten Wajo ini dihadiri oleh ribuan santri dan para petani setempat. Selain itu, turut hadir juga Bupati Wajo dan pejabat lain di Provinsi Sulawesi.

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini59
Hari Kemarin1067
Minggu ini4187
Bulan ini22612
Total Pengunjung2600429
Online saat ini
3

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi