Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Kementan Serahkan Bantuan Benih Padi Unggul Kepada Petani Indramayu

Kementan Serahkan Bantuan Benih Padi Unggul Kepada Petani Indramayu

24.03.2019
Suharna
584
Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan benin padi kepada petani Indramayu. 23/03/2019 (Foto: BBPadi Media)
Kepala Badan Litbang Pertanian, Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si secara simbolis menyerahkan bantuan benin padi kepada petani Indramayu. 23/03/2019 (Foto: BBPadi Media)

Kementan Serahkan Bantuan Benih Padi Unggul Kepada Petani Indramayu

24.03.2019
Suharna
584

Dalam acara kunjungan kerja Menteri Pertanian di Pondok Pesantren As-Salafiyah, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kementerian Pertanian menggelontorkan bantuan berbagai jenis bibit unggul dan alat mesin pertanian senilai Rp 44 miliar, kepada petani Indramayu, Sabtu (23/3).

Bantuan tersebut meliputi benih padi unggul kelas benih sebar (SS) varietas Inpari 32, Inpari 33, Situ Bagendit dengan jumlah total 10 ton. Selain bibit padi Kementan juga menyerahkan bibit kelapa, domba, traktor roda dua, ayam KSTM, power tresher, benih buah mangga, benih cabai, benih jagung manis, benih kangkung serta pupuk.

Menteri Pertanian yang diwakili oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Momon Rusmono yang dalam acara kunjungan bertajuk ‎"Apresiasi dan Singkronisasi Program Kementerian Pertanian 2019" menyampaikan bahwa untuk mewujudkan kedaulatan pangan, dan visi besar Indonesia sebagai lumbung pangan dunia 2045, Kementan akan terus mendorong kerja sama dengan pemerintah daerah, para petani serta penyuluh, terutama di Indramayu.

Kementan Serahkan Bantuan Benih Padi Unggul Kepada Petani Indramayu

Perlu diketahui bahwa produksi padi di Kabupaten Indramayu pada tahun 2018 mengalami peningkatan dari 1,7 ton  menjadi  1,8 juta ton.

Momon juga menyampaikan pentingnya peningkatan kesejahteraan petani, dan penurunan kemiskinan, terutama masyarakat desa. Karena itu, Kementan membuat program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja).

"Tidak ada artinya kedaulatan pangan, tanpa dibarengi untuk meningkatkan kesejahteraan petani," ujar Momon dihadapan 5.000 peserta yang hadir.

Senada dengan Momon, Anggota Komisi IV DPR RI, Ono Surono dalam sambuatannya juga menekankan pentingnya meningkatkan ketahanan pangan dengan memperhatikan kesejahteraan petani. Ia mengapresiasi kinerja pemerintah terutama dalam membantu petani baik dari segi infrastruktur seperti rehabilitasi irigasi dan embung, alsintan, hingga kartu tani untuk akses bantuan, subsidi, dan permodalan yang mudah dan tepat sasaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Indramayu, Jajang Sudrajat, mewakili Bupati Indramayu, Supendi menyampaikan, pihaknya siap merealisasikan target nasional yang sudah disepakati, terutama untuk padi.

"Indramayu sudah berhasil mencapai produksi 1,8 juta ton dan kami optimis pada tahun-tahun mendatang bisa melebihi capaian tersebut," kata Jajang.

Sebagai informasi dari luas wilayah Kabupaten Indramayu sebesar 209.936 hektare, atau sekitar sekitar 82,63% adalah lahan pertanian. Untuk lahan sawah sejumlah 116.245 hektare atau sekitar 55,77% dari total luas wilayah Kabupaten Indramayu.(Shr)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini77
Hari Kemarin1067
Minggu ini4205
Bulan ini22630
Total Pengunjung2600447
Online saat ini
1

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi