Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»KAWISTA Cilacap, sebagai Ajang Edukasi dan Pengenalan Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Badan Litbang Pertanian

KAWISTA Cilacap, sebagai Ajang Edukasi dan Pengenalan Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Badan Litbang Pertanian

22.02.2021
BBPadi Media
386

KAWISTA Cilacap, sebagai Ajang Edukasi dan Pengenalan Varietas Unggul Baru (VUB) Padi Badan Litbang Pertanian

22.02.2021
BBPadi Media
386

Cilacap, Februari 2021 bertempat di Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap, Ketua Poluhdes (Pos Penyuluhan Desa), Kuswanto bersama Kepala Desa H. Bustanul Arifin, SH telah memprakarsai Program KAWISTA yaitu singkatan dari Kawasan Wisata Edukasi Pertanian Desa dengan melakukan penanaman padi percontohan dengan menggunakan varietas-varietas unggul baru padi (VUB) Badan Litbang Pertanian yaitu INPARI 46 GSR TDH, INPARI 47 WBC, INPARI 48 BLAS, INPARI DIGDAYA, PAMERA dan CISAAT.

Menurut Bustanul, tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengedukasi dan mengenalkan kepada para petani khususnya petani desa Mernek agar dapat memilih dan menggunakan varietas yang cocok dengan kondisi lingkungannya serta mempunyai ketahanan terhadap hama dan penyakit yang sering menyerang pertanaman. Masih menurut Bustanul, diharapkan dengan melihat secara langsung performa tanaman baik pada saat masa vegetatif, generatif maupun hasil panennya, petani dapat menentukan pilihan varietas yang disukainya. Lokasi Kawista ini juga telah dikunjungi oleh beberapa kelompok tani, petani, dinas pertanian serta KTNA Kuwarasan Kabupaten Kebumen, sehingga ini menjadi kebanggaan bagi warga di Desa Mernek, Kecamatan Maos, Kabupaten Cilacap.

Varietas yang ditanam di lokasi KAWISTA  adalah VUB hasil inovasi Badan Litbang Pertanian yang telah dan sedang didiseminasikan ke petani di seluruh Indonesia, namun belum banyak yang mengetahui keunggulan-keunggulan dari varietas-varietas tersebut. adapun hasil yang diperoleh masing-masing VUB adalah sebagai berikut untuk Inpari 46 GSR TDH 5,1 ton/ha, Inpari 47 WBC 6, 1 ton/ha, Inpari 48 Blas 6,2 ton/ha, Inpari Digdaya 5,4 ton/ha, Pamera 4,5 t/ha dan untuk Cisaat 4,6 ton/ha. Menurut Kuswanto hasil yang diperoleh ini sangat memuaskan dan mendapatkan respon yang positif dari petani. Masih menurut Kuswanto beberapa VUB yang dipakai ini khususnya varietas Inpari 46 GSR TDH dan Inpari 47 WBC mampu menekan perkembangan penyakit Hawar Daun Bakteri (HDB) sedangkan untuk Varietas Inpari 48 tahan Blas, Inpari Digdaya potensi hasil tinggi dan Pamera merupakan varietas padi berpigmen (beras merah). Kuswanto menambahkan pada musim selanjutnya, diharapkan KAWISTA bisa lebih berkembang dengan dukungan dari semua pihak agar edukasi petani semakin luas dan bermanfaat. (IH/US/DA)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1991
Hari Kemarin2632
Minggu ini12426
Bulan ini12426
Online saat ini
39

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi