Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Di Lokasi Demfarm Program SERASI, Petani Batola Dibekali Pengetahuan Sebagai Pengamat OPT

Di Lokasi Demfarm Program SERASI, Petani Batola Dibekali Pengetahuan Sebagai Pengamat OPT

27.07.2019
Suharna
485
(Foto: BBPadi Media)
(Foto: BBPadi Media)

Di Lokasi Demfarm Program SERASI, Petani Batola Dibekali Pengetahuan Sebagai Pengamat OPT

27.07.2019
Suharna
485

Untuk mencapai ketahanan pangan dan menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, Kementerian Pertanian (Kementan) serius memanfaatkan lahan rawa melalui optimalisasi lahan rawa dan pasang surut dengan program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) sebagai penghasil inovasi menurunkan tim besar dari unit pelaksana teknis dibawahnya, dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi, Balai Penelitian Tanaman Lahan Rawa, Balai Besar Mekanisasi Pertanian, Balai Besar Pasca Panen, PSEKP, Balitnak, Puslitbanghorti, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Kalimantan Selatan, dikoordinatori oleh Balai Besar Sumber Daya Lahan Pertanian, bersama-sama terjun kelapangan dalam rangka pelaksanaan demfarm dilahan seluas 100 hektar di Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Koala, Kalimantan Selatan.

Input teknologi pelaksanan demfarm seluas 100 ha ini tidak lepas dari inovasi-inovasi unggulan Balitbangtan yakni penggunaan varietas unggul baru Inpara, rekomendasi pengelolaan lahan dan air, rekomendasi pengelolaan hara spesifik lokasi, mekanisasi pertanian pra dan pasca panen, pengendalian hama penyakit terpadu, termasuk di dalamnya ecological engineering,

Berbagai inovasi teknologi diatas disatukan sebagai paket teknologi budidaya yang diterapkan, yaitu paket budidaya Rawa Intensif Super dan Aktual (RAISA). Nurwulan Agustiani selaku koordinator tim budidaya optimis paket teknologi RAISA cocok diterapkan di lahan rawa.

‘Tahun 2018 RAISA sukses di Tungkal Ilir, Sumatera Selatan, dan tahun ini kami ujicoba untuk diterapkan di lahan rawa di Areal 100 ha. Sesuai pengamatan kami bersama-sama tim yang lain, Saya kira sangat tepat RAISA diterapkan di lahan rawa di Batola” , terang Wulan.

Salah satu ujung keberhasilan Demfarm #SERASI adalah monitoring perkembangan dan pengendalian hama penyakit secara intensif. Tim Budidaya Padi dari Balai Besar Penelitian Tanaman Padi bersama Petugas Pengamat OPT, dan Penyuluh setempat membentuk tim petani pengamat OPT yang terdiri dari 8 orang. Tim ini dilatih cara monitoring hama dan penyakit secara bertahap. Pada hari Jumat, 26 Juli 2019, pelatihan pertama telah dilakukan. Pelatihan yang akan diterapkan berupa praktek langsung di lahan, agar petani lebih mudah mengerti dan mengingat. Praktek lapang pertama, fokus pada pengendalian tikus melalui pemasangan Linear Trap Barrier System (LTBS), pelatihan penggunaan emposan, pencarian lubang aktif tikus, dan pemanfaatan light trap sebagai alat monitor populasi hama. Selanjutnya akan dilakukan pembekalan secara bertahap terhadap hama dan penyakit utama yang berkembang di lokasi demfarm Jejangkit.

Reni Sulistyawati, SP (BPTPH Banjarbaru) selaku petugas pengamat OPT menyambut baik dan menyatakan kesiapannya dalam mengawal dan mendampingi petani dalam pengamat OPT di lapangan.

Dalam keteranganya, Reni berharap hama-hama tertentu yang selalu menyerang dilokasi demfarm perlu diwaspadai.

“selain hama tikus, perlu diwaspadai juga serangan penyakit blast dan tungro yang sering menyerang diwilayah ini”, harap Reni.

Pendalaman materi melalui pelatihan akan terus dilakukan dan pertemuan selanjutnya akan dilakukan pelatihan dan praktek monitoring populasi hama berupa ayun jaring.

Tanaman refugia seperti kenikir dan palawija juga sedang disiapkan pembibitannya sebagai salah satu upaya peningkatan populasi musuh alami melalui ecological engineering. Zainal, salah satu petani pengamat OPT mengatakan dia dan teman-temannya sangat antusias bergabung dalam tim petani pengamat OPT karena selain mengamankan pertanaman padi mereka di Demfarm, dia dan teman-temannya akan banyak mendapat ilmu baru bagaimana mengenali gejala, memonitor, dan mengendalikan hama penyakit.(NA/IAR)

Editor: Suharna

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini472
Hari Kemarin1606
Minggu ini2078
Bulan ini11887
Online saat ini
15

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi