Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Delegasi Zanzibar Jajaki Kerjasama dengan Indonesia

Delegasi Zanzibar Jajaki Kerjasama dengan Indonesia

04.08.2019
Suharna
101
(Foto: BBPadi Media)
(Foto: BBPadi Media)

Delegasi Zanzibar Jajaki Kerjasama dengan Indonesia

04.08.2019
Suharna
101

Kunjungan delegasi Kementerian Pertanian, Sumber Daya Alam, Peternakan dan Perikanan Zanzibar, Tanzania ke Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan, Bogor, bertujuan untuk mengidentifikasi peluang kerjasama Pertanian, salah satunya teknologi budidaya padi dengan Indonesia.

Zanzibar merupakan negara semi-otonomi, bagian dari Tanzania, yang cukup terkenal sebagai penghasil rempah-rempah, seperti Kepulauan Maluku di Indonesia.

Rombongan delegasi terdiri dari 4 orang yang dipimpin oleh Kepala Lembaga Riset Pertanian, Dr. Suleiman Mohamed, tersebut diterima langsung oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan (Puslitbangtan) Haris Syahbuddin di Aula Utama Puslitbangtan, Bogor, Rabu (31/7/19).

Dalam sambutannya, Kepala Puslitbangtan menerangkan institusi Badan Litbang Pertanian, serta mandat Puslitbangtan dalam mengemban tugas penelitian dan pengembangan Tanaman Pangan. Dengan adanya persamaan bahan pangan pokok kedua negara yaitu beras, perwakilan BBPadi melalui Kepala Seksi Kerjasama Penelitian memperkenalkan institusi BBPadi beserta tugas dan fungsinya, hasil-hasil penelitian yang berpotensi untuk dikerjasamakan, dan juga mengundang delegasi Zanzibar tersebut untuk datang ke kampus BBPadi di Sukamandi, Subang, Jawa Barat.

Sementara itu, dua perwakilan dari negara Zanzibar masing-masing dari Ministry Of Agriculture, Natural Resources, Livestock And Fisheries memaparkan profil pertanian di negaranya, termasuk kelembagaan dan tantangan yang dihadapi dalam hal penelitian dan pengembangan Pertanian di Zanzibar.

Sesi diskusi mengidentifikasi permasalahan sekaligus peluang kerjasama, diantaranya peluang kerjasama pengembangan Varietas Unggul Padi toleran salin, mengingat Zanzibar memiliki lahan cukup luas yang terkena intrusi air laut. Zanzibar juga negara pengimpor beras dengan angka mencapai 80%, yang menunjukkan bahwa sudah saatnya kerjasama Penelitian dan teknologi budidaya tanaman padi harus segera dimulai.

Pertemuan sehari kedua negara diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan kedua pihak. Beberapa peluang kerja sama yang akan terjalin diantaranya pertukaran sumberdaya genetik varietas unggul, varietas padi tahan salin, exchange expert and expertise, capacity building dan exchange information.

Perwakilan Biro Kerjasama Luar Negeri Kementan yang hadir dalam pertemuan tersebut menyarankan jika kedua negara, yaitu  Zanzibar berkomitmen untuk melaksanakan kerjasama disarankan segera menyusun Draft Technical Agreement sebagai tindak lanjut untuk dapat menginisiasi kerja sama di antara kedua pihak termasuk menginformasikan contact point dari masing-masing pihak.

Beberapa perwakilan lembaga dari Puslitbang Tanaman Pangan, BBPadi, Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Direktorat Jendral Tanaman Pangan, Biro KLN Kementan, dan perwakilan dari Kementerian Luar Negeri turut hadir dalam pertemuan tersebut. (Shr/Hry)

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini368
Hari Kemarin693
Minggu ini6001
Bulan ini18084
Total Pengunjung2595901
Online saat ini
9

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi