Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»Cilacap Sukses Panen Padi 10 Ton/Hektar

Cilacap Sukses Panen Padi 10 Ton/Hektar

04.11.2014
BBPadi
11578

Cilacap Sukses Panen Padi 10 Ton/Hektar

04.11.2014
BBPadi
11578

Wakil Menteri Pertanian, Dr. Rusman Heriawan mengapresiasi kinerja para petani di Kabupaten Cilacap, khususnya di   Desa Bojong, Kecamatan Kawunganten terkait dengan keberhasilan program Gerakan Tanam Serentak 1000 Hektar di Kawasan Ini.

Hari ini, saya sangat berbahagia, paling tidak bisa ikut memanen padi bersama Gubernur dan Bupati. Harus jujur kita mengatakan bahwa ini salah satu program penanaman padi yang sangat berhasil, katanya.

Sebagaimana diketahui, pada program Tanam Serentak ini, petani di Cilacap mampu memanen padi inpari hingga 10 – 11 ton per hektar. Hasil ini lebih tinggi dari rata – rata panen padi nasional yang hanya sebanya 5 ton/ hektar.  Apalagi kalai dilihat Kabupaten Cilacap memiliki lahan paling luas di Jawa Tengah yakni sekitar 63.000 hektar lebih. Jadi, kita sayang sekali dengan Cilacap karena turut berkontribusi dalam produksi beras, katanya.

Terkait dengan itu, pemerintah berupaya untuk menjadikan Cilacap sebagai sebagai kawasan percontohan dalam hal manajemen pertanian. Ini (Desa Bojong, red.) bersama Kabupaten Grobogan (Jateng) akan dijadikan percontohan manajemen karena modalnya sudah ada, gerakan tanam serentak, panen serentak. Nanti akan dikemas dalam manajemen yang sama, farming. Jadi, nantinya jika perlu bibit bisa bersama-sama, panen bersama-sama sehingga dalam penanganan persoalan seperti hama dapat dilakukan bersama-sama, katanya.

Wamentan menjelaskan hingga saat ini Jawa Tengah memiliki kontribusi luar biasa dalam memenuhi target-target produksi pertanian secara nasional. Bahkan produksi padinya paling tinggi karena hampir mendekati 9 persen, padahal nasional hanya 5 persen.

Ini konsisten dilakukan dalam lima tahun terakhir. Saya atas nama Kementerian Pertanian menyampaikan terima kasih kepada Jawa Tengah, katanya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo mengatakan bahwa kawasan Cilacap sangat cocok ditanami padi jenis inpari sehingga hasil padinya maksimal dimana dari hasil ubinan, dalam satu hektar mampu menghasilkan 10 – 11 ton padi. Kepada para petani di Cilacap mari kita manfaatkan lahan ini dengan sebaik – baiknya dengan menanam padi jenis inpari untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga, katanya.

Sumber Berita : Sekretariat Jenderal

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini336
Hari Kemarin1405
Minggu ini1741
Bulan ini26271
Total Pengunjung2698079
Online saat ini
17

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi