Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Balitbangtan Kementerian Pertanian

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
Anda berada disini:Beranda»Info & Berita»Berita»BBPadi Terus Dorong Petani Lampung Timur Menanam Padi Gogo

BBPadi Terus Dorong Petani Lampung Timur Menanam Padi Gogo

02.03.2019
Suharna
421

BBPadi Terus Dorong Petani Lampung Timur Menanam Padi Gogo

02.03.2019
Suharna
421

Petani di Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur kini mulai tertarik menanam padi Gogo. Keinginan masyarakat/petani untuk terus menanam padi tersebut bermula dari kegiatan demfarm padi gogo yang dilaksanakan oleh Balai Besar Penelitian Tanaman Padi di empat desa yaitu Desa Sri Menanti, Sri Pendowo, Bandar Agung, dan Desa Sadar Sriwijaya.

Kepala Bidang Kerjasama dan Pendayagunaan Hasil Penelitian Dr. Suprihanto mengatakan, pada bulan November 2018 BB Padi bersama-sama dengan BPTP Lampung melaksanakan kegiatan tanam dan memberi bantuan benih padi gogo varietas Inpago 8, Inpago 10, Rindang 1 dan Rindang 2 sebanyak 1,8 ton (50an ha) dan komponen paket teknologi Largo Super.

Melihat potensi yang ada, lanjut Suprihanto, BB Padi berharap kedepannya petani Bandar Sribhawono dapat meraup keuntungan lebih besar dari menanam padi karena selama ini sebagian besar petani tidak pernah menanam padi.

“Melihat kondisi pertanaman padi gogo yang sangat bagus kami ingin terus mendorong agar kedepan petani selalu menanam padi sehingga produk hasil pertaniannya yang selama ini hanya mengandalkan dari jagung dan singkong bisa bertambah menghasilkan padi juga minimal untuk mencukupi kebutuhan di Kabupaten Lamtim. Kami siap mengawal dengan penerapan teknologi  baik pola tumpang sari maupun larikan gogo, ujar Suprihanto seusai melihat langsung keragaan beberapa varietas di beberapa Desa, di Bandar Sribhawono, bersama-sama dengan penyuluh BPTP Lampung (Ir. Kiswanto, MP dan Fauziah Yulia Adriyani, SP. M.Si), Jumat (1/3/2019).

Pertanaman padi yang saat ini masuk fase panen merupakan realisasi dari bimtek yang telah dilaksanakan pada tahun 2018.

“ini bukti bahwa hasil bimtek yang telah dilaksanakan bersama-sama dengan petani benar-benar membuahkan hasil dan petani terlihat sangat puas dengan hasil pertanamanya walaupun terlihat ada kendala serangan hama burung yang perlu diperhatikan atau dikendalikan,” ucap Suprihanto.

Lebih lanjut ia mengatakan, lahan padi tumpangsari disela tanaman jagung memiliki potensi  bagus dan 3 varietas Inpago 10, Rindang 1 dan Rindang 2 bisa berkembang dengan baik.

Sementara itu menurut penuturan salah seorang petani Edi Purwanto dari Desa Sriwijaya menuturkan "sudah hampir 15 tahun lebih saya ga pernah menanam padi dan baru kali ini saya menanam padi Inpago 10 dan termyata pertumbuhanya sangat bagus cuma serangan hama burungnya yang ga ketulungan, seandainya ga ada serangan burung saya yakin produksinya bisa mencapai 6 ton lebih per hektarnya", tuturnya

Diharapkan panen yang sebentar lagi dilaksanakan capaian produksinya bisa tinggi agar petani benar-benar bisa diuntungkan, sehingga Kabupaten Lampung Timur dapat menjadi pensuplay beras untuk wilayah diluar Lampung dan  harapan baru peningkatan produksi padi khususnya di Provinsi Lampung  dan Indonesia pada umumnya.(Shr)

Bagikan Konten

Hashtag

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini814
Hari Kemarin1752
Minggu ini6548
Bulan ini21874
Total Pengunjung2520743
Online saat ini
16

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi