BBPadi

ICRR

Indonesian Center for Rice Research

IAARD - Ministry of Agriculture

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
You are here:Beranda»UPSUS»Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai

Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai

Monday, 01 January 2018
Written by BBPADI
4818

Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai

Monday, 01 January 2018
Written by BBPADI
4818

Menterjemahkan Rencana Strategis Kementerian Pertanian 2015-2019, maka pada Pebruari 2015, ditetapkan suatu kegiatan yang bernama "Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung, dan Kedelai melalui Program Perbaikan Jaringan Irigasi dan Sarana Pendukungnya" atau yang lebih popular dengan sebutan Upsus Pajale.

Program ini bermuara pada pencapaian cita-cita swasembada pangan yang dimulai dari komoditi tanaman pangan, terutama beras sebagai hasil dari tanaman padi.

Permasalahan substansial dalam pencapaian swasembada pangan adalah (i) laju alih fungsi lahan pertanian, (ii) kondisi infrastruktur pertanian yang tidak memadai, (iii) kelangkaan tenaga kerja yang tidak diimbangi dengan penerapan mekanisasi pertanian, (iv) kesenjangan harga komoditas pangan, serta (v) lemahnya sistem usaha tani secara umum.

Hal ini mendorong Kementerian Pertanian untuk menggulirkan program yang dapat mempercepat peningkatan produksi melalui perbaikan sarana irigasi tersier, serta program pendukung lainnya seperti program ekstensifikasi dan intensifikasi pertanaman, serap gabah petani dan produk komoditi lainnya bekerjasama dengan Bulog, pemberian asuransi pertanian bekerjasama dengan Jasindo, serta bantuan rutin untuk alat mesin pertanian, benih dan pupuk.

Pada awal pelaksanaan program ini, padi masih menjadi komoditi dengan focus utama. Mulai 2016 fokus yang sama juga diberikan untuk peningkatan produksi komoditi jagung. Pada 2018, kedelai mulai mendapat fokus perhatian. Hal ini merupakan strategi Kementerian Pertanian untuk fokus menyelesaikan permasalahan satu per satu dengan tuntas.

Peran Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BBPADI)

Dalam mengawal pelaksanaan program ini, dibentuklah Kelompok Kerja (Pokja) yang beranggotakan seluruh unsur Kementerian Pertanian untuk menjadi penanggungjawab dalam melakukan supervisi lapangan di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota. Sejak digulirkan, sebagai salah satu unit kerja Kementerian Pertanian di bawah Badan Litbang Pertanian, BB Padi juga mendapatkan tugas untuk menjadi salah satu supervisor.

Pada periode tahun 2015, BB Padi ditugaskan menjadi penanggungjawab beberapa Kabupaten di Provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur.

Tahun 2016, BB Padi diberikan kepercayaan mengawal salah satu Provinsi produsen utama, yaitu Sumatera Utara.

Pada tahun 2017, tanggungjawab BB Padi dikurangi dengan menjadi penanggungjawab di 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Utara, yaitu Deli Serdang, Serdang Bedagai, Kota Medan, Humbang Hasundutan, Pak Pak Bharat, dan Samosir.

Model pengawalan yang dilakukan BB Padi adalah pendampingan lapangan serta koordinasi berbagai institusi terkait dalam mencapai sasaran tanam komoditi padi, jagung, dan kedelai. Dalam pendampingan lapang, Peneliti BB Padi mendampingi penyuluh dan petani dalam mengatasi permasalah budidaya melalui rapat Posko rutin, pembuatan plot demonstrasi VUB padi, serta dialog langsung dengan petani.

Koordinasi dilakukan dengan berbagai instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Penyuluh, TNI dan Polri, Bulog, BPS, Badan meteorologi setempat, dan Perusahaan produsen benih. Pendampingan koordinasi dilakukan melalui kehadiran di Posko rutin setiap bulan.

Sebagai penanggungjawab, tugas BB Padi adalah melaporkan secara rutin perkembangan luas tanam kepada Pusat Data dan Informasi Pertanian (Pusdatin). Data tersebut kemudian ditabulasi dan dilaporkan kepada Bapak Menteri Pertanian secara harian. Pelporan secara harian diperkenalkan sejak 2016, yang bertujuan untuk menjadi dasar pengambilan keputusan dan kebijakan secara cepat terkait komoditi pangan, terutama perdagangan dan program lanjutan.

Bagikan Konten

Tagged under

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini315
Hari Kemarin1405
Minggu ini1720
Bulan ini26250
Total Pengunjung2698058
Online saat ini
14

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi