BBPadi

ICRR

Indonesian Center for Rice Research

IAARD - Ministry of Agriculture

 
bbpadi

Science

Innovation

Network

 
You are here:Beranda»Info & Berita»Berita»Bahas Senjang Hasil Padi, Dr. Patricio Grassini dari University of Nebraska, USA Seminar di BB Padi

Bahas Senjang Hasil Padi, Dr. Patricio Grassini dari University of Nebraska, USA Seminar di BB Padi

Monday, 17 February 2020
Written by BBPadi
554

Bahas Senjang Hasil Padi, Dr. Patricio Grassini dari University of Nebraska, USA Seminar di BB Padi

Monday, 17 February 2020
Written by BBPadi
554

Produksi padi di Indonsia khusunya disentra –sentra produksi masih sangat beragam, bahkan kesenjangannya (GAP) sangat tinggi jika diambil perbandingan antara produksi padi di petani dan produksi padi di lembaga-lembaga penelitian seperti halnya di Balai Besar Penelitian Tanaman Padi Sukamandi.

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) menggelar seminar peneliti tamu dengan topik mengangkat hasil penelitian tentang kesenjangan hasil produksi tanaman pangan di Indonesia, Senin (17/02/2020).

Kegiatan tersebut menghadirkan Dr. Patricio Grassini dari University of Nebraska Lincoln, USA sebagai pembicara. Acara yang diikuti sebanyak 50 peserta terdiri dari peneliti lingkup BB Padi, koordinator kebun percobaan lingkup BB Padi dan beberapa perwakilan dari BPTP Jakarta, BBPOPT Jatisari, BBP2TP, Puslitbangtan, dan perwakilan penyuluh itu dibuka resmi oleh Kepala BB Padi yang diwakili oleh Kepala Bidang Program dan Evaluasi, Dr. Yudhistira Nugraha.

Dalam sambutannya, Yudhistira menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dan kerjasamanya dalam kegiatan penelitian global yield gap atlas untuk Indonesia sejak 2016, sehingga diharapkan kedepannya bisa lebih ditingkatkan lagi dan juga selaras dengan program Kementerian Pertanian dalam hal upaya memperkecil gap produksi komoditas pangan khusunya padi baik antar lembaga penelitian padi dengan petani maupun gap produksi antar kawasan produksi.

Acara diawali dengan perkenalan singkat pemateri yang disampaikan oleh Nurwulan Agustiani, M.Agr. selaku moderator, serta gambaran program kerjasama yang telah dilakukan antara Badan Litbang Pertanian dengan University of Nebraska, Lincoln USA fokus pada kesenjangan hasil tanaman pangan (padi dan jagung) pada kurun waktu tiga tahun terakhir. Diskusi berjalan sangat interaktif. Dr. Patricio Grassini sebagai pemateri membawakan materi berjudul “Prognosis to Increase Cereal Production on Existing Cropland in Indonesia”. Indonesia sebagai Negara dengan populasi jumlah penduduk keempat terbesar sekaligus sebagai Negara produsen terbesar ketiga dan kedelapan untuk padi dan jagung, hingga saat ini masih berjuang untuk mencukupi kebutuhan pangan nasionalnya. Dari kacamata analisa kesenjangan hasil menggunakan pendekatan zona klimatologi untuk lahan produksi masing-masing komoditas yang dikembangkan oleh GYGA Project (www.yieldgap.org) maka dapat diketahui bahwa saat ini Indonesia masih mempunyai senjang hasil sebesar 37% dan 47% untuk komoditas padi di lahan sawah irigasi dan lahan sawah tadah hujan dibandingkan dengan potensial hasilnya. Sementara itu untuk komoditas jagung senjang hasil masih pada level 56% dari potensi hasilnya. Dengan hasil tersebut, scenario produksi tanaman pangan di masa yang akan datang untuk mencapai kebutuhan pangan nasional dapat diupayakan dengan program intensifikasi dengan target harapan lahan eksisting mampu mencapai hasil 80% dan 70% untuk masing-masing lahan irigasi dan lahan tadah hujan dari potensi hasilnya.  Jika scenario ini diterapkan maka Indonesia akan dapat menutup senjang hasil pada tahun 2035 dan menjadi kecukupan beras nasionalnya bahkan sangat terbuka peluang untuk pasar ekspor. (IH, NF)

Bagikan Konten

Kontak Informasi

  • Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang, Jawa Barat 41256
  • Phone (0260) 520157
  • Fax (0260) 521104
Map Direction BBPADI.
Scan menggunakan
QR Code Reader
 

Statistik Website

Hari ini1256
Hari Kemarin1717
Minggu ini4633
Bulan ini4633
Online saat ini
18

© 2008-2019. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi