Kombinasikan Science.Innovation.Network dengan Dua Arah Manajemen Korporasi 2014

JAKARTA – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Haryono dalam kesempatan memberikan arahan pada penyerahan Keputusan Menteri Pertanian tentang Penetapan Pejabat Pengelola Keuangan lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian tahun anggaran (TA.) 2014 menginstruksikan agar seluruh UK/UPT dapat kembali menjabarkan program untuk mencapai kinerja yang telah ditetapkan di dalam Renstra termasuk mendetilkannya menjadi indikator kinerja utama (IKU), Senin (2/1/2014).

“Lengkapi segera perangkat KPA untuk mendukung pelaksanaan kegiatan TA. 2014 dengan lebih awal,” ujar Dr. Haryono di Kantor Pusat Balitbangtan.

Selain itu tujuh perangkat Manajemen yang sudah disepakati untuk diterapkan pada pelaksanaan Program, SDM, Kerjasama, Sarana Prasarana, Keuangan,Mind Set dan Manajemen Konflik agar diperhatikan dalam penyusunan IKU.

Indikasi perencanaan yang kurang tepat terlihat dari banyaknya revisi, baik DIPA maupun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) di TA. 2013. Oleh karenanya, diharapkan dapat disempurnakan di TA. 2014. Konsolidasi revisi DIPA dan POK TA. 2014 akan dikoordinasikan oleh Sekretariat Badan dengan rambu-rambu yang sudah disusun sejak awal Januari 2014.

Hal lain yang Kepala Balitbangtan tekankan untuk pelaksanaan kegiatan di TA 2014 antara lain Lakukan kegiatan yang langsung ke lapang, artinya lakukan korporasi dengan arah pembangunan pedesaan. Kemudian, lakukan korporasi dengan arah pembangunan bioindustri. Keduanya menuntut SDMC yang kuat ke segala arah, sehingga program Balitbangtan lebih berdampak luas.

Science.Innovation.Networks dapat menjadi titik awal dan dilanjutkan dengan dua arah yaitu arah ke kanan yakni Corporation Enterprise for Agro Industry(Korporasi Hasil Penelitian untuk Agro Industri) dan arah ke kiri yaituCorporation Enterprise for Rural Development (Korporasi hasil-hasil penelitian, perekayasaan untuk pembangunan pedesaan).

Arahan teknis lain terkait penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan, agar dapat dilakukan efisiensi pada anggaran dan efektifitas kegiatan di TA. 2014 terutama dengan melakukan penghematan minimal 10% untuk perjalanan dinas, paket pertemuan di hotel dan belanja bahan seperti alat tulis kantor, fotokopi, dan lainnya termasuk langganan daya dan jasa.

(Sumber : Badan Litbang Pertanian)

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Pollings

Bagaimana penilaian anda tentang informasi yang disajikan dalam website ini ?

Sangat informatif - 65.4%
Informatif - 28.3%
Kurang informatif - 6.4%
The voting for this poll has ended on: 31 Dec 2016 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Contact Information

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistics Website

Today1250
Yesterday2742
Week12177
Month43539
All1815797
Online now
48

Copyright © 2015. Indonesian Center for Rice Research

Kombinasikan Science.Innovation.Network dengan Dua Arah Manajemen Korporasi 2014

JAKARTA – Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Dr. Haryono dalam kesempatan memberikan arahan pada penyerahan Keputusan Menteri Pertanian tentang Penetapan Pejabat Pengelola Keuangan lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian tahun anggaran (TA.) 2014 menginstruksikan agar seluruh UK/UPT dapat kembali menjabarkan program untuk mencapai kinerja yang telah ditetapkan di dalam Renstra termasuk mendetilkannya menjadi indikator kinerja utama (IKU), Senin (2/1/2014).

“Lengkapi segera perangkat KPA untuk mendukung pelaksanaan kegiatan TA. 2014 dengan lebih awal,” ujar Dr. Haryono di Kantor Pusat Balitbangtan.

Selain itu tujuh perangkat Manajemen yang sudah disepakati untuk diterapkan pada pelaksanaan Program, SDM, Kerjasama, Sarana Prasarana, Keuangan,Mind Set dan Manajemen Konflik agar diperhatikan dalam penyusunan IKU.

Indikasi perencanaan yang kurang tepat terlihat dari banyaknya revisi, baik DIPA maupun Petunjuk Operasional Kegiatan (POK) di TA. 2013. Oleh karenanya, diharapkan dapat disempurnakan di TA. 2014. Konsolidasi revisi DIPA dan POK TA. 2014 akan dikoordinasikan oleh Sekretariat Badan dengan rambu-rambu yang sudah disusun sejak awal Januari 2014.

Hal lain yang Kepala Balitbangtan tekankan untuk pelaksanaan kegiatan di TA 2014 antara lain Lakukan kegiatan yang langsung ke lapang, artinya lakukan korporasi dengan arah pembangunan pedesaan. Kemudian, lakukan korporasi dengan arah pembangunan bioindustri. Keduanya menuntut SDMC yang kuat ke segala arah, sehingga program Balitbangtan lebih berdampak luas.

Science.Innovation.Networks dapat menjadi titik awal dan dilanjutkan dengan dua arah yaitu arah ke kanan yakni Corporation Enterprise for Agro Industry(Korporasi Hasil Penelitian untuk Agro Industri) dan arah ke kiri yaituCorporation Enterprise for Rural Development (Korporasi hasil-hasil penelitian, perekayasaan untuk pembangunan pedesaan).

Arahan teknis lain terkait penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan, agar dapat dilakukan efisiensi pada anggaran dan efektifitas kegiatan di TA. 2014 terutama dengan melakukan penghematan minimal 10% untuk perjalanan dinas, paket pertemuan di hotel dan belanja bahan seperti alat tulis kantor, fotokopi, dan lainnya termasuk langganan daya dan jasa.

(Sumber : Badan Litbang Pertanian)

Contact Information

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Copyright © 2015. Indonesian Center for Rice Research