Pengendalian Tungro, Gunakan Varietas Tahan

Tungro merupakan salah satu penyakit utama tanaman padi terpenting di negara-negara Asia tropik, termasuk Indonesia dan merupakan salah satu kendala untuk mencapai stabilitas hasil padi. 

Tingkat keparahan dan kehilangan hasil akibat penyakit tungro tersebut bervariasi tergantung pada beberapa faktor, diantaranya adalah fase tanaman saat terjadinya infeksi, titik infeksi pada tanaman, musim tanam, serta jenis varietas. Semakin muda tanaman terinfeksi, semakin besar prosentase kehilangan hasil yang ditimbulkan.  Apabila serangan penyakit tungro dimulai pada umur vegetatif (1-4 mst) dan jenis varietas yang peka dapat menyebabkan tanaman puso sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar, dan perlu dikendalikan secara efektif dan efisien.

Penyakit tungro disebabkan oleh infeksi kompleks dua virus, Rice tungro bacilliform virus (RTBV) dan Rice tungro spherical virus yang ditularkan oleh wereng hijau, terutama Nephotettix virescens Distant (RTSV).  Gejala penyakit tungro pada daun, khususnya daun yang muda yang terinfeksi virus tungro menunjukkan belang dan klorosis antar tulang daun.  Tipe gejala tungro tersebut disebabkan oleh RTBV, tetapi RTBV hanya dapat ditularkan jika terdapat RTSV.  RTBV menginduksi gejala menguning sampai memerahnya daun, serta pengkerdilan, sedangkan RTSV berperan dalam penularan kedua macam virus melalui wereng hijau.

Penggunaan varietas tahan seperti varietas Inpari 7, Inpari 8, Inpari 9, dan Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang merupakan komponen yang sangat penting dalam pengendalian tungro, tetapi cara pengendalian ini temyata menghadapi masalah oleh munculnya strain virus baru yang virulen.  Oleh karena itu, pengujian ketahanan varietas perlu didasarkan pada tingkat virulensi virus.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini2539
Hari kemarin2598
Minggu ini5137
Bulan ini47844
Jumlah Pengunjung1457034
Online sekarang
36

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Pengendalian Tungro, Gunakan Varietas Tahan

Tungro merupakan salah satu penyakit utama tanaman padi terpenting di negara-negara Asia tropik, termasuk Indonesia dan merupakan salah satu kendala untuk mencapai stabilitas hasil padi. 

Tingkat keparahan dan kehilangan hasil akibat penyakit tungro tersebut bervariasi tergantung pada beberapa faktor, diantaranya adalah fase tanaman saat terjadinya infeksi, titik infeksi pada tanaman, musim tanam, serta jenis varietas. Semakin muda tanaman terinfeksi, semakin besar prosentase kehilangan hasil yang ditimbulkan.  Apabila serangan penyakit tungro dimulai pada umur vegetatif (1-4 mst) dan jenis varietas yang peka dapat menyebabkan tanaman puso sehingga menimbulkan kerugian yang cukup besar, dan perlu dikendalikan secara efektif dan efisien.

Penyakit tungro disebabkan oleh infeksi kompleks dua virus, Rice tungro bacilliform virus (RTBV) dan Rice tungro spherical virus yang ditularkan oleh wereng hijau, terutama Nephotettix virescens Distant (RTSV).  Gejala penyakit tungro pada daun, khususnya daun yang muda yang terinfeksi virus tungro menunjukkan belang dan klorosis antar tulang daun.  Tipe gejala tungro tersebut disebabkan oleh RTBV, tetapi RTBV hanya dapat ditularkan jika terdapat RTSV.  RTBV menginduksi gejala menguning sampai memerahnya daun, serta pengkerdilan, sedangkan RTSV berperan dalam penularan kedua macam virus melalui wereng hijau.

Penggunaan varietas tahan seperti varietas Inpari 7, Inpari 8, Inpari 9, dan Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang merupakan komponen yang sangat penting dalam pengendalian tungro, tetapi cara pengendalian ini temyata menghadapi masalah oleh munculnya strain virus baru yang virulen.  Oleh karena itu, pengujian ketahanan varietas perlu didasarkan pada tingkat virulensi virus.

Berita Terbaru

Bimbingan Teknis di Taman Teknologi Pertanian Sedong

Info Aktual | 11-05-2018 | Hits:190

Bimbingan Teknis di Taman Teknologi Pertanian Sedong

PADI INPARA BERJAYA DI RAWA

Info Aktual | 27-04-2018 | Hits:695

PADI INPARA BERJAYA DI RAWA

Beras Ramping Lebih Disukai Pasar

Info Aktual | 12-04-2018 | Hits:473

Beras Ramping Lebih Disukai Pasar

Sensor Tanah Proximal: Uji Tanah Cepat, Tepat, dan Murah

Info Teknologi | 11-04-2018 | Hits:823

Sensor Tanah Proximal: Uji Tanah Cepat, Tepat, dan Murah

Sekam Padi, Dari Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Info Teknologi | 02-04-2018 | Hits:676

Sekam Padi, Dari Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Mengenal Padi Sejak Usia Dini

Berita Utama | 15-03-2018 | Hits:806

Mengenal Padi Sejak Usia Dini

Launching Inovasi Baru Lahan Kering

Berita Utama | 13-02-2018 | Hits:1429

Launching Inovasi Baru Lahan Kering

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Info Aktual | 01-02-2018 | Hits:3839

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi