Pergiliran Varietas Merupakan Salah Satu Cara Pengendalian Penyakit Blas

Penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea merupakan penyakit padi di Indonesia terutama pada padi gogo. Penyakit ini perlu diwaspadai juga karena banyak dijumpai penyakit blas menyerang padi sawah irigasi. Kewaspadaan terhadap perkembangan penyakit blas di lahan sawah perlu ditingkatkan karena produksi beras di Indonesia dihasilkan dari padi sawah. Penyakit blas dapat menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan mulai dari pesemaian sampai menjelang panen.  Pada pesemaian dan fase vegetatif umumnya menyerang bagian daun disebut blas daun (leaf blast), pada fase generatif umumnya menyerang bagian leher malai sehingga disebut blas leher (neck blast).  Varietas yang rentan dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan penyakit blas dapat menyebabkan gagal panen atau puso.  

Patogen P. grisea sangat cepat berkembang dan mengalami perubahan virulensi membentuk ras baru.  Ras-ras baru akan segera terbentuk  jika populasi tanaman berubah atau sifat ketahanan tanaman berubah dalam beberapa musim tanam.  Perkembangan  dan perubahan populasi ras P. grisea  yang sangat cepat menjadi kendala dalam mengendalikan penyakit blas dengan varietas tahan. Hal ini karena  ras baru mampu mematahkan ketahanan varietas secara cepat sehingga varietas unggul tahan blas akan berubah menjadi rentan setelah ditanam secara luas selama 2-3 musim tanam berturut-turut.

Salah satu cara pengendalian  penyakit blas adalah dengan rotasi gen atau pergiliran varietas yang mempunyai  ketahanan blas dengan gen yang berbeda. Pergiliran varietas tersebut harus disesuaikan dengan sebaran ras P. grisea yang dominan di suatu wilayah, sehingga pemantauan sebaran ras P. grisea  yang dominan di suatu wilayah endemik blas secara kontinyu sangat diperlukan. Dengan diketahuinya sebaran ras P. grisea  yang dominan di suatu wilayah endemik blas maka pengendalian penyakit blas dengan penggunaan varietas tahan yang sesuai dengan keberadaan  ras  P. grisea di wilayah tersebut mempunyai peluang keberhasilan tinggi.  Informasi sebaran ras P. grisea sangat diperlukan untuk memprediksi kesesuaian varietas yang akan ditanam (spesifik lokasi). Dominasi ras P. grisea di suatu wilayah dengan wilayah lain yang berbeda memungkinkan varietas padi di suatu wilayah tahan tetapi rentan di wilayah lain.  Informasi tentang komposisi dan sebaran ras yang dominan menyerang padi sawah juga sangat bermanfaat  bagi para pemulia dalam merakit varietas padi sawah yang tahan blas.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini952
Hari kemarin1625
Minggu ini13371
Bulan ini29996
Jumlah Pengunjung1078343
Online sekarang
26

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Pergiliran Varietas Merupakan Salah Satu Cara Pengendalian Penyakit Blas

Penyakit blas yang disebabkan oleh jamur Pyricularia grisea merupakan penyakit padi di Indonesia terutama pada padi gogo. Penyakit ini perlu diwaspadai juga karena banyak dijumpai penyakit blas menyerang padi sawah irigasi. Kewaspadaan terhadap perkembangan penyakit blas di lahan sawah perlu ditingkatkan karena produksi beras di Indonesia dihasilkan dari padi sawah. Penyakit blas dapat menyerang tanaman padi pada semua fase pertumbuhan mulai dari pesemaian sampai menjelang panen.  Pada pesemaian dan fase vegetatif umumnya menyerang bagian daun disebut blas daun (leaf blast), pada fase generatif umumnya menyerang bagian leher malai sehingga disebut blas leher (neck blast).  Varietas yang rentan dan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan penyakit blas dapat menyebabkan gagal panen atau puso.  

Patogen P. grisea sangat cepat berkembang dan mengalami perubahan virulensi membentuk ras baru.  Ras-ras baru akan segera terbentuk  jika populasi tanaman berubah atau sifat ketahanan tanaman berubah dalam beberapa musim tanam.  Perkembangan  dan perubahan populasi ras P. grisea  yang sangat cepat menjadi kendala dalam mengendalikan penyakit blas dengan varietas tahan. Hal ini karena  ras baru mampu mematahkan ketahanan varietas secara cepat sehingga varietas unggul tahan blas akan berubah menjadi rentan setelah ditanam secara luas selama 2-3 musim tanam berturut-turut.

Salah satu cara pengendalian  penyakit blas adalah dengan rotasi gen atau pergiliran varietas yang mempunyai  ketahanan blas dengan gen yang berbeda. Pergiliran varietas tersebut harus disesuaikan dengan sebaran ras P. grisea yang dominan di suatu wilayah, sehingga pemantauan sebaran ras P. grisea  yang dominan di suatu wilayah endemik blas secara kontinyu sangat diperlukan. Dengan diketahuinya sebaran ras P. grisea  yang dominan di suatu wilayah endemik blas maka pengendalian penyakit blas dengan penggunaan varietas tahan yang sesuai dengan keberadaan  ras  P. grisea di wilayah tersebut mempunyai peluang keberhasilan tinggi.  Informasi sebaran ras P. grisea sangat diperlukan untuk memprediksi kesesuaian varietas yang akan ditanam (spesifik lokasi). Dominasi ras P. grisea di suatu wilayah dengan wilayah lain yang berbeda memungkinkan varietas padi di suatu wilayah tahan tetapi rentan di wilayah lain.  Informasi tentang komposisi dan sebaran ras yang dominan menyerang padi sawah juga sangat bermanfaat  bagi para pemulia dalam merakit varietas padi sawah yang tahan blas.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi