VUB Tahan Tungro: Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang

 

Varietas unggul merupakan salah satu komponen budi daya yang berperan penting dalam peningkatan produksi beras nasional. Varietas unggul baru (VUB) juga dirakit untuk tujuan tertentu seperti VUB padi tahan hama dan penyakit tertentu.

Penggunaan varietas tahan terbukti memiliki peran yang dominan terhadap pengendalian hama dan penyakit tanaman. Status serangan penyakit tungro dewasa ini memang tidak separah dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun lalu, dimana berdampak terhadap terganggunya ketahanan pangan suatu wilayah, bahkan menyebabkan gagal panen di beberapa daerah.

Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) melalui Lolittungro dan BB Padi telah melepas VUB dengan nama “Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang” sebagai VUB padi tahan tungro terbaru.

Sebelumnya Balitbangtan memiliki varietas padi tahan tungro seperti Inpari 9 Elo, Inpari 8, dan Inpari 7 Lanrang, serta beberapa varietas tahan tungro yang dikenal di Indonesia seperti Tukad Petanu, Tukad Balian, Tukad Unda, Bondoyudo dan Kalimas.

VUB Inpari 36 Lanrang dengan nama galur IR73434-80-2-3-2 merupakan galur tahan tungro hasil introduksi dari IRRI pada tahun 2002 melalui program INGER, turunan hasil persilangan antara IR58773-35-3-1-2 dan IR65475-62-3-1-3-1-3-1. Inpari 36 Lanrang ini termasuk padi golongan cere, mempunyai potensi hasil 10,0 t/ha GKG dengan rata-rata hasil ± 6,7 t/ha GKG dan bertekstur nasi pulen. VUB ini cocok ditanam di ekosistem sawah irigasi sampai ketinggian < 600 m dpl.

VUB Inpari 37 Lanrang merupakan galur dengan kode BPT146C-49-2-2-1-*B, memiliki riwayat yang cukup panjang.  Galur ini merupakan turunan dari hasil silang ganda antara CT9162-12-10-1 dan Seratus Hari T36 dan Memberamo dan Cibodas kemudian disilang puncak dengan galur UR66160-121-4-5-3. Inpari 37 Lanrang ini juga termasuk golongan cere, mempunyai potensi hasil 9,1 t/ha GKG dengan rata-rata hasil ± 6,3 t/ha GKG dan bertekstur nasi pulen. VUB ini cocok ditanam di ekosistem sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian < 600 m dpl.

VUB Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang ini memiliki umur tanaman ± 114 hari setelah sebar. Selain memiliki ketahanan terhadap penyakit tungro, VUB ini juga memiliki ketahanan terhadap penyakit blas.

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh &quot;Padi tumbuh subur dilahan suboptimal&quot;

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini292
Hari kemarin2036
Minggu ini12073
Bulan ini44892
Jumlah Pengunjung962885
Online sekarang
22

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

VUB Tahan Tungro: Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang

 

Varietas unggul merupakan salah satu komponen budi daya yang berperan penting dalam peningkatan produksi beras nasional. Varietas unggul baru (VUB) juga dirakit untuk tujuan tertentu seperti VUB padi tahan hama dan penyakit tertentu.

Penggunaan varietas tahan terbukti memiliki peran yang dominan terhadap pengendalian hama dan penyakit tanaman. Status serangan penyakit tungro dewasa ini memang tidak separah dibandingkan dengan kondisi beberapa tahun lalu, dimana berdampak terhadap terganggunya ketahanan pangan suatu wilayah, bahkan menyebabkan gagal panen di beberapa daerah.

Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) melalui Lolittungro dan BB Padi telah melepas VUB dengan nama “Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang” sebagai VUB padi tahan tungro terbaru.

Sebelumnya Balitbangtan memiliki varietas padi tahan tungro seperti Inpari 9 Elo, Inpari 8, dan Inpari 7 Lanrang, serta beberapa varietas tahan tungro yang dikenal di Indonesia seperti Tukad Petanu, Tukad Balian, Tukad Unda, Bondoyudo dan Kalimas.

VUB Inpari 36 Lanrang dengan nama galur IR73434-80-2-3-2 merupakan galur tahan tungro hasil introduksi dari IRRI pada tahun 2002 melalui program INGER, turunan hasil persilangan antara IR58773-35-3-1-2 dan IR65475-62-3-1-3-1-3-1. Inpari 36 Lanrang ini termasuk padi golongan cere, mempunyai potensi hasil 10,0 t/ha GKG dengan rata-rata hasil ± 6,7 t/ha GKG dan bertekstur nasi pulen. VUB ini cocok ditanam di ekosistem sawah irigasi sampai ketinggian < 600 m dpl.

VUB Inpari 37 Lanrang merupakan galur dengan kode BPT146C-49-2-2-1-*B, memiliki riwayat yang cukup panjang.  Galur ini merupakan turunan dari hasil silang ganda antara CT9162-12-10-1 dan Seratus Hari T36 dan Memberamo dan Cibodas kemudian disilang puncak dengan galur UR66160-121-4-5-3. Inpari 37 Lanrang ini juga termasuk golongan cere, mempunyai potensi hasil 9,1 t/ha GKG dengan rata-rata hasil ± 6,3 t/ha GKG dan bertekstur nasi pulen. VUB ini cocok ditanam di ekosistem sawah irigasi dataran rendah sampai ketinggian < 600 m dpl.

VUB Inpari 36 Lanrang dan Inpari 37 Lanrang ini memiliki umur tanaman ± 114 hari setelah sebar. Selain memiliki ketahanan terhadap penyakit tungro, VUB ini juga memiliki ketahanan terhadap penyakit blas.

Sumber: Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan

Galeri Video

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi