Tipe Ketahanan Varietas

Ketahan varietas berdasar genetika, dapat dibagi dua yaitu tahan vertikal (vertical resistance) dan tahan horizontal (horizontal resistance) . 

Bila satu varietas lebih tahan terhadap beberapa ras penyakit daripada yang lainnya, maka ketahanan itu disebut vertikal atau  tegak lurus (perpendicular).  Ketahanan vertikal mengurangi inokulum awal yang effektif dari epidemik awal, sehingga akan menunda serangan penyakit.  Namun demikian penampilan varietas akan memberikan kecepatan laju infeksi seperti pada varietas rentan bila sudah terjadi infeksi awal. 

Di bidang hama yang dinamakan varietas tahan vertikal yaitu bila ada satu deretan varietas berbeda akan menunjukkan reaksi yang berbeda bila diinfestasi oleh biotipe hama yang berbeda.  Dengan perkataan lain bila sederetan varietas diinfestasi oleh biotipe yang sama, maka beberapa varietas akan bereaksi tahan dan yang lainnya bereaksi rentan.  Ketahan vertikal umumnya berada pada tingkat ketahanan tinggi dan dikendalikan oleh gen mayor atau oligogen yang sedikit stabil.

Bila tanaman inang sama efektifnya terhadap semua ras penyakit maka disebut ketahanan horizoltal atau lateral.  Daya kerja tanaman tahan horizontal akan menurunkan epidemik setelah terjadinya serangan.  Dalam bidang hama yang dinamakan tahan horizontal digambarkan sebagai situasi dimana sederetan varietas berbeda tidak menunjukkan perbedaan interaksi bila diinfestasi oleh biotipe serangga yang berbeda.  Varietas tahan horizontal dikendalikan oleh beberapa gen polygenik atau gen minor, masing-masing dengan sumbangan yang kecil terhadap ketahanan.  Ketahanan horizontal adalah moderat, tidak  menimbulkan tekanan yang tinggi terhadap serangga, sehingga penggunaan varietas tahan horizontal lebih stabil atau lestari.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini639
Hari kemarin2229
Minggu ini2868
Bulan ini19493
Jumlah Pengunjung1067840
Online sekarang
34

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Tipe Ketahanan Varietas

Ketahan varietas berdasar genetika, dapat dibagi dua yaitu tahan vertikal (vertical resistance) dan tahan horizontal (horizontal resistance) . 

Bila satu varietas lebih tahan terhadap beberapa ras penyakit daripada yang lainnya, maka ketahanan itu disebut vertikal atau  tegak lurus (perpendicular).  Ketahanan vertikal mengurangi inokulum awal yang effektif dari epidemik awal, sehingga akan menunda serangan penyakit.  Namun demikian penampilan varietas akan memberikan kecepatan laju infeksi seperti pada varietas rentan bila sudah terjadi infeksi awal. 

Di bidang hama yang dinamakan varietas tahan vertikal yaitu bila ada satu deretan varietas berbeda akan menunjukkan reaksi yang berbeda bila diinfestasi oleh biotipe hama yang berbeda.  Dengan perkataan lain bila sederetan varietas diinfestasi oleh biotipe yang sama, maka beberapa varietas akan bereaksi tahan dan yang lainnya bereaksi rentan.  Ketahan vertikal umumnya berada pada tingkat ketahanan tinggi dan dikendalikan oleh gen mayor atau oligogen yang sedikit stabil.

Bila tanaman inang sama efektifnya terhadap semua ras penyakit maka disebut ketahanan horizoltal atau lateral.  Daya kerja tanaman tahan horizontal akan menurunkan epidemik setelah terjadinya serangan.  Dalam bidang hama yang dinamakan tahan horizontal digambarkan sebagai situasi dimana sederetan varietas berbeda tidak menunjukkan perbedaan interaksi bila diinfestasi oleh biotipe serangga yang berbeda.  Varietas tahan horizontal dikendalikan oleh beberapa gen polygenik atau gen minor, masing-masing dengan sumbangan yang kecil terhadap ketahanan.  Ketahanan horizontal adalah moderat, tidak  menimbulkan tekanan yang tinggi terhadap serangga, sehingga penggunaan varietas tahan horizontal lebih stabil atau lestari.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi