Antisipasi kemunculan strain hama dan atau patotipe penyakit baru

Rendahnya nilai guna dan umur edar suatu varietas unggul sering berkaitan dengan terjadinya deteriorasi keunggulan ketahanan dan atau toleransi varietas terhadap hama dan penyakit. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya dinamika genetik hama atau penyakit tanaman untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Antisipasi terhadap peluang munculnya hal tersebut perlu dilakukan dengan membentuk populasi baru bahan pemuliaan yang berlatar belakang genetik luas, disertai dengan pengembangan metode pengendalian hama dan penyakit yang lebih efisien.

Untuk maksud di atas ketersediaan plasma nutfah unggul mutlak diperlukan. Oleh sebab itu, upaya peningkatan kegiatan eksplorasi, konservasi, dan karakterisasi plasma nutfah untuk memperoleh aksesi yang tahan/ toleran terhadap berbagai kendala biotik dan abiotik perlu ditingkatkan. Demikian pula efisiensi pembentukan populasi dasar bahan pemuliaan perlu ditingkatkan dengan menggunakan berbagai sumber gen unggul, baik melalui teknik pemuliaan konvensional, maupun melalui teknik pemuliaan presisi (precison breeding dan biotechnology and molecular breeding).
Teknik pemuliaan yang disebut terakhir sangat diperlukan untuk membentuk populasi tanaman iso-lini untuk menanggulangi kendala biotik yang mudah membentuk strain seperti blas, tungro atau biotipe seperti wereng coklat, lebih-lebih untuk membentuk populasi tanaman padi yang secara alami tidak memiliki keunggulan sifat yang diinginkan seperti halnya ketahanan terhadap penggerek batang padi.

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1056
Hari kemarin1782
Minggu ini2838
Bulan ini30858
Jumlah Pengunjung854756
Online sekarang
32

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Antisipasi kemunculan strain hama dan atau patotipe penyakit baru

Rendahnya nilai guna dan umur edar suatu varietas unggul sering berkaitan dengan terjadinya deteriorasi keunggulan ketahanan dan atau toleransi varietas terhadap hama dan penyakit. Hal tersebut diakibatkan oleh adanya dinamika genetik hama atau penyakit tanaman untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Antisipasi terhadap peluang munculnya hal tersebut perlu dilakukan dengan membentuk populasi baru bahan pemuliaan yang berlatar belakang genetik luas, disertai dengan pengembangan metode pengendalian hama dan penyakit yang lebih efisien.

Untuk maksud di atas ketersediaan plasma nutfah unggul mutlak diperlukan. Oleh sebab itu, upaya peningkatan kegiatan eksplorasi, konservasi, dan karakterisasi plasma nutfah untuk memperoleh aksesi yang tahan/ toleran terhadap berbagai kendala biotik dan abiotik perlu ditingkatkan. Demikian pula efisiensi pembentukan populasi dasar bahan pemuliaan perlu ditingkatkan dengan menggunakan berbagai sumber gen unggul, baik melalui teknik pemuliaan konvensional, maupun melalui teknik pemuliaan presisi (precison breeding dan biotechnology and molecular breeding).
Teknik pemuliaan yang disebut terakhir sangat diperlukan untuk membentuk populasi tanaman iso-lini untuk menanggulangi kendala biotik yang mudah membentuk strain seperti blas, tungro atau biotipe seperti wereng coklat, lebih-lebih untuk membentuk populasi tanaman padi yang secara alami tidak memiliki keunggulan sifat yang diinginkan seperti halnya ketahanan terhadap penggerek batang padi.

 

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi