PETANI  BABEL MULAI  INTRODUKSI ALAT TANAM PADI JAJAR LEGOWO

Di tengah animo petani bertanam padi serta kondisi ketersediaan dan kualitas SDM petani di Bangka Belitung yang masih terbatas,  kehadiran Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di provinsi ini  direspon positif oleh petani.

Salah satunya adalah gapoktan Jurumudi   Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.  Mereka mengikuti program pelatihan  cara menggunakan mesin tamam bibit padi (rice transplanter). Pelatihan tersebut diikuti  50 peserta calon operator transplanter dari tiga kabupaten (Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan).

Hadir dalam acara tersebut Pj UPSUS dan OPSIN Pusat untuk Babel Dr. Priatna Sasmita, Kepala BPTP Babel yang diwakili oleh Koord UPSUS Ahmadi SP MSc., perwakilan dari Dinas Provinsi dan kabupaten, serta para LO dari BB Padi Sukamandi dan BPTP Babel.

Dihadapan 50 peserta calon operator, Priatna Sasmita  mengatakan bahwa introduksi penggunaan Alsintan khususnya alat tanam  dimaksudkan bukan hanya untuk mempercepat proses tanam, namun juga untuk efisiensi biaya dan meningkatkan produktivitas atau pendapatan petani.

 "Peninkatan produksi melalui penggunaan transplanter jajar legowo akan diperoleh dari: pertama, kenaikan populasi tanaman dan kedua dari perbaikan iklim mikro disekitar tanaman sebagai efek dari jarak legowo, ungkap Priatna.

Dirinya menjelaskan bahwa  jajar legowo 2:1 menciptakan kondisi seluruh barisan tanaman mirip seperti barisan tanaman di sepanjang pematang, yang memhuat pertumbuhan dan hasilnya lebih baik, jelasnya.

Ditambahkan, dari aspek biaya penggunaan alat tanam transplanter ini juga dapat menghemat biaya setidaknya sebesar 50%, tambah Priatna Sasmita

Petani penuh antusias mengikuti pelatihan ini dan menaruh harapan besar dapat menerapkan inovasi teknologi tanam padi ini dalam waktu yang tidak lama.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini881
Hari kemarin2387
Minggu ini5561
Bulan ini37333
Jumlah Pengunjung1747336
Online sekarang
39

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

PETANI  BABEL MULAI  INTRODUKSI ALAT TANAM PADI JAJAR LEGOWO

Di tengah animo petani bertanam padi serta kondisi ketersediaan dan kualitas SDM petani di Bangka Belitung yang masih terbatas,  kehadiran Alat Mesin Pertanian (Alsintan) di provinsi ini  direspon positif oleh petani.

Salah satunya adalah gapoktan Jurumudi   Desa Balunijuk, Kecamatan Merawang, Kabupaten Bangka.  Mereka mengikuti program pelatihan  cara menggunakan mesin tamam bibit padi (rice transplanter). Pelatihan tersebut diikuti  50 peserta calon operator transplanter dari tiga kabupaten (Bangka, Bangka Barat, Bangka Selatan).

Hadir dalam acara tersebut Pj UPSUS dan OPSIN Pusat untuk Babel Dr. Priatna Sasmita, Kepala BPTP Babel yang diwakili oleh Koord UPSUS Ahmadi SP MSc., perwakilan dari Dinas Provinsi dan kabupaten, serta para LO dari BB Padi Sukamandi dan BPTP Babel.

Dihadapan 50 peserta calon operator, Priatna Sasmita  mengatakan bahwa introduksi penggunaan Alsintan khususnya alat tanam  dimaksudkan bukan hanya untuk mempercepat proses tanam, namun juga untuk efisiensi biaya dan meningkatkan produktivitas atau pendapatan petani.

 "Peninkatan produksi melalui penggunaan transplanter jajar legowo akan diperoleh dari: pertama, kenaikan populasi tanaman dan kedua dari perbaikan iklim mikro disekitar tanaman sebagai efek dari jarak legowo, ungkap Priatna.

Dirinya menjelaskan bahwa  jajar legowo 2:1 menciptakan kondisi seluruh barisan tanaman mirip seperti barisan tanaman di sepanjang pematang, yang memhuat pertumbuhan dan hasilnya lebih baik, jelasnya.

Ditambahkan, dari aspek biaya penggunaan alat tanam transplanter ini juga dapat menghemat biaya setidaknya sebesar 50%, tambah Priatna Sasmita

Petani penuh antusias mengikuti pelatihan ini dan menaruh harapan besar dapat menerapkan inovasi teknologi tanam padi ini dalam waktu yang tidak lama.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi