Tanam VUB Inpago di Gelar Teknologi PENAS Aceh

Sejalan dengan semangat Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) 2013-2045, gelar teknologi dan temu teknologi pada PENAS XV 2017 akan mengangkat tema teknologi pertanian lahan kering berbasis bioindustri untuk kemandirian pangan dan energi bagi kesejahteraan petani.

Gelar teknologi ini nantinya akan dipusatkan di sekitar Stadion Harapan Bangsa Kabupaten Aceh Besar.

Dalam kegiatan Geltek padi gogo di PENAS Aceh merupakan merupakan suatu model pengembangan padi gogo berpotensi hasil tinggi yang mempunyai tujuan membuat model optimasi sistem produksi padi di lahan kering untuk mendapatkan hasil maksimal melalui penerapan berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dalam upaya mendukung peningkatan produksi padi nasional.

Implementasi pengembangan model ini dilakukan dalam bentuk demonstrasi dengan tujuan selain memverifikasi keunggulan inovasi dan teknologi yang diterapkan, juga sebagai wahana diseminasi kepada pengguna dan calon pengguna khususnya petani. Materi yang digelarkan meliputi varietas unggul baru (VUB) Padi gogo dan berbagai komponen teknologi budidaya yang dirancang secara optimal untuk mendapatkan hasil tinggi.  Dilain pihak untuk mencetak sawah baru diperlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu pemanfaatan lahan kering untuk padi gogo merupakan pilihan tepat untuk mengamankan produksi beras nasional. Dalam kegiatan gelar teknologi padi gogo di kegiatan PENAS dibuat percontohan pada luasan 2500 m2. Adapun varietas yang ditanam meliputi; Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10, dan Inpago 11 dengan sistem tanam jajar legowo.

 Salah satu komponen untuk mencapai produksi padi yang optimum adalah penggunaan varietas unggul. Badan Litbang Pertanian sudah banyak melepas varietas unggul padi gogo dengan berbagai sifat keunggulan. Varietas unggul tersebut dapat ditanam pada sistem monokultur maupun tumpangsari dengan intensitas naungan maksimum 50%.

Varietas padi gogo yang ditanam dan digelarkan pada Geltek PENAS Aceh mempunyai sifat keunggulan diantaranya; tahan Blas, toleran keracunan Al,  dan toleran kekeringan serta mempunyai potensi hasil tinggi.

Dalam kegiatan Gelar Teknologi PENAS di Aceh ditampilkan juga inovasi untuk sawah Irigasi dengan Sistem Jarwo Super dengan menanam Varietas Unggul Padi seperti; Inpari 30 Ciherang Sub 1, Inpari 32 HDB, dan Inpari 33 pada luasan 5000 m2.

 

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini1087
Hari kemarin1852
Minggu ini2940
Bulan ini38525
Jumlah Pengunjung1691536
Online sekarang
33

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Tanam VUB Inpago di Gelar Teknologi PENAS Aceh

Sejalan dengan semangat Strategi Induk Pembangunan Pertanian (SIPP) 2013-2045, gelar teknologi dan temu teknologi pada PENAS XV 2017 akan mengangkat tema teknologi pertanian lahan kering berbasis bioindustri untuk kemandirian pangan dan energi bagi kesejahteraan petani.

Gelar teknologi ini nantinya akan dipusatkan di sekitar Stadion Harapan Bangsa Kabupaten Aceh Besar.

Dalam kegiatan Geltek padi gogo di PENAS Aceh merupakan merupakan suatu model pengembangan padi gogo berpotensi hasil tinggi yang mempunyai tujuan membuat model optimasi sistem produksi padi di lahan kering untuk mendapatkan hasil maksimal melalui penerapan berbagai inovasi teknologi yang dihasilkan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian dalam upaya mendukung peningkatan produksi padi nasional.

Implementasi pengembangan model ini dilakukan dalam bentuk demonstrasi dengan tujuan selain memverifikasi keunggulan inovasi dan teknologi yang diterapkan, juga sebagai wahana diseminasi kepada pengguna dan calon pengguna khususnya petani. Materi yang digelarkan meliputi varietas unggul baru (VUB) Padi gogo dan berbagai komponen teknologi budidaya yang dirancang secara optimal untuk mendapatkan hasil tinggi.  Dilain pihak untuk mencetak sawah baru diperlukan biaya yang cukup besar. Oleh karena itu pemanfaatan lahan kering untuk padi gogo merupakan pilihan tepat untuk mengamankan produksi beras nasional. Dalam kegiatan gelar teknologi padi gogo di kegiatan PENAS dibuat percontohan pada luasan 2500 m2. Adapun varietas yang ditanam meliputi; Inpago 8, Inpago 9, Inpago 10, dan Inpago 11 dengan sistem tanam jajar legowo.

 Salah satu komponen untuk mencapai produksi padi yang optimum adalah penggunaan varietas unggul. Badan Litbang Pertanian sudah banyak melepas varietas unggul padi gogo dengan berbagai sifat keunggulan. Varietas unggul tersebut dapat ditanam pada sistem monokultur maupun tumpangsari dengan intensitas naungan maksimum 50%.

Varietas padi gogo yang ditanam dan digelarkan pada Geltek PENAS Aceh mempunyai sifat keunggulan diantaranya; tahan Blas, toleran keracunan Al,  dan toleran kekeringan serta mempunyai potensi hasil tinggi.

Dalam kegiatan Gelar Teknologi PENAS di Aceh ditampilkan juga inovasi untuk sawah Irigasi dengan Sistem Jarwo Super dengan menanam Varietas Unggul Padi seperti; Inpari 30 Ciherang Sub 1, Inpari 32 HDB, dan Inpari 33 pada luasan 5000 m2.

 

Berita Terbaru

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi