Varietas Unggul Baru Padi sebagai Pusat Unggulan IPTEK

 

Berdasarkan amanat dari Perpes No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2015-2019), peran Iptek diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Terdapat minimal 3 tantangan yang harus di hadapi , yaitu (1) meningkatkan dukungan nyata iptek terhadap peningkatkan daya saing sektor-sektor produksi barang dan jasa; (2) meningkatkan dukungan iptek untuk keberlanjutan dan manfaat sumberdaya alam baik hayati maupun nir-hayati; dan (3) meningkatkan dukungan iptek untuk penyiapan masyarakat Indonesia menyongsong kehidupan global yang maju dan modern. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menginisiasi program penguatan lembaga litbang melalui Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) yang diharapkan untuk penguatan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang untuk menjawab tantangan yang dihadapi di atas. Penguatan kelembagaan iptek merupakan langkah penting dalam penguatan sistem inovasi nasional agar lembaga iptek dapat berkinerja tinggi dengan menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi (masyarakat, industri, dan pemerintah).

Saat ini telah ada 45 lembaga litbang unggul dan 19 diantaranya telah berstatus dan ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI). Bidang yang menjadi fokus unggulan dari PUI tersebut antara lain mencakup 1. Pangan; 2. Energi; 3. Teknologi dan Manajemen Transportasi; 4. Teknologi Informasi dan Komunikasi; 5. Teknologi Pertahanan dan Keamanan; 6. Teknologi Kesehatan dan Obat; 7. Matarial Maju. Selain itu diharapkan pula mendukung program kemaritiman, sosial budaya humaniora dan dukungan aspek kebijakan. Dalam bidang fokus unggulan pangan, beberapa produk unggulan mencakup varietas-bibit buah lokal Indonesia dan produk unggulan pangan padi, kedelai termasuk teknologi pengolahan pasca panen. Produk unggulan tersebut dihasilkan PUI Hortikultura Tropika IPB, PUI Tanaman Padi-Kementan, PUI Aneka Kacang dan Umbi-Kementan, PUI Pasca Panen Pertanian-Kementan. Keempat lembaga litbang ini telah berstatus sebagai Pusat Unggulan Iptek yang ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2013-2015.

PUI Tanaman padi - Balai Besar Tanaman Padi Kementerian Pertanian menjawab tantangan dengan produk riset berupa (a) varietas unggul padi irigasi (Inpari 23, Inpari 24, Inpari 30, Ciherang Sub 1, Inpari 31, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 42 Agritan, Inpari 43 Agritan), (b) varietas unggul padi rawa pasang surut (Inpara 8, Inpara 9), (c) varietas padi gogo (Inpago 8, Inpago 9), (d) padi hibrida (Hipa 8, Hipa 18, Hipa 19), (e) varietas unggul padi sawah tadah hujan (Inpari 39 Agritan), dan (f) varietas unggul padi sawah dataran tinggi (Inpari 28 kerinci, Inpari 27). Di samping menghasilkan varietas unggul, PUI Tanaman padi juga telah berhasil mengembangkan Teknologi Budidaya Jarwo Super dan Penanganan Hama Padi dengan produk Biopestisida Metharizium Anisopliae (Metarian 10 WP).

Berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan ini, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi siap mendukung program pengembangan dan pemanfaatan produk buah lokal dan produk pangan unggulan serta siap bekerjasama untuk penerapannya dengan seluruh stakeholder di 514 pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota maupun dengan pihak-pihak industri.

Marila kita semua mencintai buah-buahan dan produk pangan unggulan Nusantara.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini637
Hari kemarin2229
Minggu ini2866
Bulan ini19491
Jumlah Pengunjung1067838
Online sekarang
33

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Varietas Unggul Baru Padi sebagai Pusat Unggulan IPTEK

 

Berdasarkan amanat dari Perpes No. 2 Tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (2015-2019), peran Iptek diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian nasional. Terdapat minimal 3 tantangan yang harus di hadapi , yaitu (1) meningkatkan dukungan nyata iptek terhadap peningkatkan daya saing sektor-sektor produksi barang dan jasa; (2) meningkatkan dukungan iptek untuk keberlanjutan dan manfaat sumberdaya alam baik hayati maupun nir-hayati; dan (3) meningkatkan dukungan iptek untuk penyiapan masyarakat Indonesia menyongsong kehidupan global yang maju dan modern. Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi menginisiasi program penguatan lembaga litbang melalui Program Pengembangan Pusat Unggulan Iptek (PUI) yang diharapkan untuk penguatan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang untuk menjawab tantangan yang dihadapi di atas. Penguatan kelembagaan iptek merupakan langkah penting dalam penguatan sistem inovasi nasional agar lembaga iptek dapat berkinerja tinggi dengan menghasilkan inovasi teknologi yang sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas adopsi pengguna teknologi (masyarakat, industri, dan pemerintah).

Saat ini telah ada 45 lembaga litbang unggul dan 19 diantaranya telah berstatus dan ditetapkan sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI). Bidang yang menjadi fokus unggulan dari PUI tersebut antara lain mencakup 1. Pangan; 2. Energi; 3. Teknologi dan Manajemen Transportasi; 4. Teknologi Informasi dan Komunikasi; 5. Teknologi Pertahanan dan Keamanan; 6. Teknologi Kesehatan dan Obat; 7. Matarial Maju. Selain itu diharapkan pula mendukung program kemaritiman, sosial budaya humaniora dan dukungan aspek kebijakan. Dalam bidang fokus unggulan pangan, beberapa produk unggulan mencakup varietas-bibit buah lokal Indonesia dan produk unggulan pangan padi, kedelai termasuk teknologi pengolahan pasca panen. Produk unggulan tersebut dihasilkan PUI Hortikultura Tropika IPB, PUI Tanaman Padi-Kementan, PUI Aneka Kacang dan Umbi-Kementan, PUI Pasca Panen Pertanian-Kementan. Keempat lembaga litbang ini telah berstatus sebagai Pusat Unggulan Iptek yang ditetapkan Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi pada tahun 2013-2015.

PUI Tanaman padi - Balai Besar Tanaman Padi Kementerian Pertanian menjawab tantangan dengan produk riset berupa (a) varietas unggul padi irigasi (Inpari 23, Inpari 24, Inpari 30, Ciherang Sub 1, Inpari 31, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 42 Agritan, Inpari 43 Agritan), (b) varietas unggul padi rawa pasang surut (Inpara 8, Inpara 9), (c) varietas padi gogo (Inpago 8, Inpago 9), (d) padi hibrida (Hipa 8, Hipa 18, Hipa 19), (e) varietas unggul padi sawah tadah hujan (Inpari 39 Agritan), dan (f) varietas unggul padi sawah dataran tinggi (Inpari 28 kerinci, Inpari 27). Di samping menghasilkan varietas unggul, PUI Tanaman padi juga telah berhasil mengembangkan Teknologi Budidaya Jarwo Super dan Penanganan Hama Padi dengan produk Biopestisida Metharizium Anisopliae (Metarian 10 WP).

Berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan ini, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi siap mendukung program pengembangan dan pemanfaatan produk buah lokal dan produk pangan unggulan serta siap bekerjasama untuk penerapannya dengan seluruh stakeholder di 514 pemerintah daerah tingkat kabupaten/kota maupun dengan pihak-pihak industri.

Marila kita semua mencintai buah-buahan dan produk pangan unggulan Nusantara.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi