Mentan Bertekad Membuat Kaltim jadi Daerah Surplus Padi

PPU, Kaltim -- Melihat potensi pertanian yang sangat besar dari kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, tak segan segan memberikan tambahan bantuan yang melimpah bagi kabupaten PPU untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah tersebut.
Dalam sambutannya dihadapan petani, Mentan mengatakan akan membebaskan Kaltim dariketergantungan propinsi lain. "Selama ini Kaltim kebutuhan berasnya selalu disuplai daerah lain. 2 sampai 3 tahun lagi kita bebaskan dan akan surplus. Bayangkan kalau ada peningkatan pola tànam 14 ribu ha yang tadinya sekali menjadi 2 kali saja dengan rata rata 7 ton makan selama ini kebutuhan 100 ribu ton akan terpenuhi", ungkapnya.
Kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian, Mentan menginstruksikan untuk menambah jumlah alat mesin pertanian (alsintan) bagi peningkatan produksi Kalimantan Timur, khususnya kabupaten PPU, khusus melalui pelaksana Komandan Rayon Militer. 
"Pak Sesdit, tolong beri di sini (kabupaten PPU), khusus lewat Korem, traktor roda dua 100 unit, traktor roda empat 10 unit, transplanter 10 unit dan satu eksavator ya", demikian dikatakan Mentan di sela-sela Kunjungannya di kecamatan Babulu, kabupaten PPU, Kalimantan Timur, Senin (01/08) 
Bantuan alsintan 2016 untuk kabupaten PPU sebelumnya terdiri dari handtraktor roda dua sebanyak 42 unit, handtraktor roda empat sebanyak 4 unit, rice transplanter 15 unit, combine harvester kecil17 unit dan sedang 10 unit, pompa air 40 unit, handsprayer 89 unit, motor roda tiga 4 unit, power tracer biasa 6 unit, power tracer multiguna 8 unit.
Tambahan bantuan tersebut langsung diapresiasi oleh Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar, "Kedatangan Menteri Pertanian kesini (PPU), membawa berkah. Penajam Paser Utara seperti mendapatkan durian runtuh", ungkap Bupati.
Kontribusi PPU terhadap pencapaian swasembada pangan khususnya padi diperoleh dari potensi luas tanam padi (sawah dan ladang) sebesar 13.259 Ha yang diupayakan melalui program UPSUS pajale sejak 2015. Pada tahun 2015 luas tanam padi kabupaten PPU mencapai 14.343 Ha dengan rata rata produktifitas padi sawah sebesar 44.8 kuwintal/Ha, dan total produksi padi 2015 mencapai 66.137 ton.
Pada kunjungan kerjanya kali ini Mentan mendatangi kabupaten PPU dengan terlebih dahulu melintas teluk Balikpapan dengan menggunakan sepeedboat menuju desa Labangka kecamatan Babulu untuk melakukan panen serta tanam padi menggunakan mekanisasi pertanian.
Usai melakukan panen dan tanam padi, Mentan menyaksikan MoU dalam rangka peningkatan produktifitas padi di kabupaten PPU melalui pendampingan dan pengawalan melalui gerakan percepatan tanam dan Serap Gabah petani, ditargetkan luas tanam dan produktivitas sekaligus produksi padi 2016 dapat meningkat signifikan. 
Melanjutkan kunjungan kerjanya, Mentan meninjau pengembangan indukan sapi impor dengan pola integrasi sapi - sawit sebanyak 1.926 ekor indukan impor yang saat ini sudah menghasilkan 1.053 ekor lahir. Mengakhiri kunjungan kerjanya di kabupaten PPU Mentan berkesempatan untuk meninjau folder di daerah tersebut.

Sumber: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini203
Hari kemarin2156
Minggu ini7014
Bulan ini23639
Jumlah Pengunjung1071986
Online sekarang
25

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Mentan Bertekad Membuat Kaltim jadi Daerah Surplus Padi

PPU, Kaltim -- Melihat potensi pertanian yang sangat besar dari kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, tak segan segan memberikan tambahan bantuan yang melimpah bagi kabupaten PPU untuk meningkatkan hasil produksi pertanian di daerah tersebut.
Dalam sambutannya dihadapan petani, Mentan mengatakan akan membebaskan Kaltim dariketergantungan propinsi lain. "Selama ini Kaltim kebutuhan berasnya selalu disuplai daerah lain. 2 sampai 3 tahun lagi kita bebaskan dan akan surplus. Bayangkan kalau ada peningkatan pola tànam 14 ribu ha yang tadinya sekali menjadi 2 kali saja dengan rata rata 7 ton makan selama ini kebutuhan 100 ribu ton akan terpenuhi", ungkapnya.
Kepada Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementerian, Mentan menginstruksikan untuk menambah jumlah alat mesin pertanian (alsintan) bagi peningkatan produksi Kalimantan Timur, khususnya kabupaten PPU, khusus melalui pelaksana Komandan Rayon Militer. 
"Pak Sesdit, tolong beri di sini (kabupaten PPU), khusus lewat Korem, traktor roda dua 100 unit, traktor roda empat 10 unit, transplanter 10 unit dan satu eksavator ya", demikian dikatakan Mentan di sela-sela Kunjungannya di kecamatan Babulu, kabupaten PPU, Kalimantan Timur, Senin (01/08) 
Bantuan alsintan 2016 untuk kabupaten PPU sebelumnya terdiri dari handtraktor roda dua sebanyak 42 unit, handtraktor roda empat sebanyak 4 unit, rice transplanter 15 unit, combine harvester kecil17 unit dan sedang 10 unit, pompa air 40 unit, handsprayer 89 unit, motor roda tiga 4 unit, power tracer biasa 6 unit, power tracer multiguna 8 unit.
Tambahan bantuan tersebut langsung diapresiasi oleh Bupati Penajam Paser Utara, Yusran Aspar, "Kedatangan Menteri Pertanian kesini (PPU), membawa berkah. Penajam Paser Utara seperti mendapatkan durian runtuh", ungkap Bupati.
Kontribusi PPU terhadap pencapaian swasembada pangan khususnya padi diperoleh dari potensi luas tanam padi (sawah dan ladang) sebesar 13.259 Ha yang diupayakan melalui program UPSUS pajale sejak 2015. Pada tahun 2015 luas tanam padi kabupaten PPU mencapai 14.343 Ha dengan rata rata produktifitas padi sawah sebesar 44.8 kuwintal/Ha, dan total produksi padi 2015 mencapai 66.137 ton.
Pada kunjungan kerjanya kali ini Mentan mendatangi kabupaten PPU dengan terlebih dahulu melintas teluk Balikpapan dengan menggunakan sepeedboat menuju desa Labangka kecamatan Babulu untuk melakukan panen serta tanam padi menggunakan mekanisasi pertanian.
Usai melakukan panen dan tanam padi, Mentan menyaksikan MoU dalam rangka peningkatan produktifitas padi di kabupaten PPU melalui pendampingan dan pengawalan melalui gerakan percepatan tanam dan Serap Gabah petani, ditargetkan luas tanam dan produktivitas sekaligus produksi padi 2016 dapat meningkat signifikan. 
Melanjutkan kunjungan kerjanya, Mentan meninjau pengembangan indukan sapi impor dengan pola integrasi sapi - sawit sebanyak 1.926 ekor indukan impor yang saat ini sudah menghasilkan 1.053 ekor lahir. Mengakhiri kunjungan kerjanya di kabupaten PPU Mentan berkesempatan untuk meninjau folder di daerah tersebut.

Sumber: Biro Humas dan Informasi Publik Kementan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi