Gerakan Percepatan Tanam Padi Jagung Kedelai di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang

Dalam upaya mencapai swasembada pangan  dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang telah dilaksanakan gerakan percepatan tanam Padi Jagung Kedelai (PJK). Pelaksanaan gerakan percepatan PJK di dua Kabupaten tersebut berlangsung selama 3 hari (23-25/07/2016) dan dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh jajaran Pemprov Sumatera Utara.

Saat ini Provinsi Sumatera Selatan Provinsi memiliki total luas baku sawah 452.295 ha dari luas lahan tersebut, kebutuhan benih padi sebesar 20,768 ton dari berbagai kelas benih FS, SS, dan ES.  Pemenuhan kebutuhan benih selama tahun 2016 terealisasi 4,024 ton untuk ditanam di areal seluas 156,959 ha. Selisih kebutuhan benih sebesar 16.744 ton atau 80,79% dipenuhi secara mandiri oleh petani melalui jalinan arus benih antar lapang  dan antar musim (Jabalsim).

Dalam kunjungan kerjanya  ke Toba Samosir, Menteri  Pertanian menyerahkan alat mesin pertanian dan panen padi di areal hamparan persawahan yang memiliki luas kurang lebih 600 ha. Kementerian Pertanian, terus mendorong  petani dengan pemberian alat-alat pertanian menuju mekanisasi pertanian.  Selain itu, pemerintah juga  menjamin harga produksi.

"Penyerahan alat-alat pertanian dan mekanisasi  pertanian ini, bertujuan meningkatkan indeks pertanaman, tambah tanam serta  menurunkan biaya produksi 40- 50 persen. Kalau seluruh Indonesia 40 persen berkurang  biaya produksinya, kurang lebih Rp 90 triliun dinikmati petani, karena ada teknologi. Dulunya  biaya Rp 2 juta, sekarang biayanya tinggal Rp 1 juta. Kalau dilakukan secara massif di seluruh Indonesia, pasti bisa berhasil," sebut Mentan Amran.

Rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertanian dilanjutkan di Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini Kabupaten Deli Serdang didukung oleh potensi lahan sawah irigasi seluas 24.010 ha dan sawah tadah hujan seluas 17.958 ha. Dalam rangka mencapai keberhasilan upaya khusus tersebut, pemerintah pusat memberikan dukungan dalam berbagai bentuk diantaranya bantuan benih padi, benih jagung, dan bantuan alat mesin pertanian.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya target pembangunan pertanian di Kabupaten Deli Serdang diantaranya tercapai produksi padi tahun 2016 sebesar 502.181 ton GKG, hasil panen seluas 78.922 ha dengan provitas 6,36 t/ha. Target luas tanam periode April-September 2016 seluas 2016 seluas 39.296 ha saat ini sudah terealisasi seluas 25.077 ha atau 63,83% masih ada selisih sebesar 14.219 ha yang harus dicapai.

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia
Teknologi Jarwo Super untuk Kedaulatan Pangan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini502
Hari kemarin839
Minggu ini2811
Bulan ini29883
Jumlah Pengunjung779523
Online sekarang
23

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Gerakan Percepatan Tanam Padi Jagung Kedelai di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang

Dalam upaya mencapai swasembada pangan  dalam mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Toba Samosir dan Kabupaten Deli Serdang telah dilaksanakan gerakan percepatan tanam Padi Jagung Kedelai (PJK). Pelaksanaan gerakan percepatan PJK di dua Kabupaten tersebut berlangsung selama 3 hari (23-25/07/2016) dan dihadiri oleh Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan seluruh jajaran Pemprov Sumatera Utara.

Saat ini Provinsi Sumatera Selatan Provinsi memiliki total luas baku sawah 452.295 ha dari luas lahan tersebut, kebutuhan benih padi sebesar 20,768 ton dari berbagai kelas benih FS, SS, dan ES.  Pemenuhan kebutuhan benih selama tahun 2016 terealisasi 4,024 ton untuk ditanam di areal seluas 156,959 ha. Selisih kebutuhan benih sebesar 16.744 ton atau 80,79% dipenuhi secara mandiri oleh petani melalui jalinan arus benih antar lapang  dan antar musim (Jabalsim).

Dalam kunjungan kerjanya  ke Toba Samosir, Menteri  Pertanian menyerahkan alat mesin pertanian dan panen padi di areal hamparan persawahan yang memiliki luas kurang lebih 600 ha. Kementerian Pertanian, terus mendorong  petani dengan pemberian alat-alat pertanian menuju mekanisasi pertanian.  Selain itu, pemerintah juga  menjamin harga produksi.

"Penyerahan alat-alat pertanian dan mekanisasi  pertanian ini, bertujuan meningkatkan indeks pertanaman, tambah tanam serta  menurunkan biaya produksi 40- 50 persen. Kalau seluruh Indonesia 40 persen berkurang  biaya produksinya, kurang lebih Rp 90 triliun dinikmati petani, karena ada teknologi. Dulunya  biaya Rp 2 juta, sekarang biayanya tinggal Rp 1 juta. Kalau dilakukan secara massif di seluruh Indonesia, pasti bisa berhasil," sebut Mentan Amran.

Rangkaian kunjungan kerja Menteri Pertanian dilanjutkan di Desa Cinta Damai, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Selatan. Saat ini Kabupaten Deli Serdang didukung oleh potensi lahan sawah irigasi seluas 24.010 ha dan sawah tadah hujan seluas 17.958 ha. Dalam rangka mencapai keberhasilan upaya khusus tersebut, pemerintah pusat memberikan dukungan dalam berbagai bentuk diantaranya bantuan benih padi, benih jagung, dan bantuan alat mesin pertanian.

Program-program tersebut diharapkan dapat mendukung tercapainya target pembangunan pertanian di Kabupaten Deli Serdang diantaranya tercapai produksi padi tahun 2016 sebesar 502.181 ton GKG, hasil panen seluas 78.922 ha dengan provitas 6,36 t/ha. Target luas tanam periode April-September 2016 seluas 2016 seluas 39.296 ha saat ini sudah terealisasi seluas 25.077 ha atau 63,83% masih ada selisih sebesar 14.219 ha yang harus dicapai.

Berita Terbaru

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Info Teknologi | 21-06-2017 | Hits:230

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Info Teknologi | 20-06-2017 | Hits:249

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Type Ketahanan Tanaman

Info Teknologi | 29-05-2017 | Hits:879

Type Ketahanan Tanaman

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi