Mentan Harap Peneliti Pertanian Lebih Fokus Kerja

BANJARBARU – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, harapkan peneliti agar fokus pada satu bidang kajiannya agar dapat menghasilkan inovasi yang terbaik. Hal tersebut disampaikan pada sambutannya di depan ratusan para peneliti Balai Penelitan Lahan Rawa (Balittra) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalsel, di Aula Balittra, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (1/10)

“Peneliti ini harus fokus, jangan tahun ini meneliti bebek, besok tikus, lusa padi. Padi padi terus, bebek bebek terus,” pesan Mentan didepan ratusan peneliti dan staf yang hadir saat itu.

Untuk mendukung penelitian, Mentan sampaikan teknik dasar agar para peneliti meningkatkan lagi pola belajarnya dengan banyak membaca.

“Saya minta, peneliti membaca 10 jam perhari, itu harus,” tegas Mentan.

Mentan berpendapat sampai saat ini jumlah peneliti sudah banyak namun belum banyak yang bisa menghasilkan untuk kemajuan pertanian secara signifikan.

Lebih lanjut di satu-satunya Balai Penelitian yang meneliti pengelolaan sumberdaya lahan rawa di Indonesia, Mentan berharap pada potensi yang dimiliki varietas padi rawa yang dimiliki oleh Balitbangtan, agar produkstivitasnya dinaikkan untuk mendukung swasembada dan kemandirian pangan.

“Ini padi rawa 6 ton per hektar, nanti harus 10 ton, kita harus berpikir out of the box dan bercita-cita tinggi untuk menghasilkan yang tinggi,” ujar Mentan memotivasi peneliti yang hadir di kesempatan tersebut.

Sumber : Biro Umum dan Humas Kementrian Pertanian

 

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2017
Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini189
Hari kemarin2156
Minggu ini7000
Bulan ini23625
Jumlah Pengunjung1071972
Online sekarang
20

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Mentan Harap Peneliti Pertanian Lebih Fokus Kerja

BANJARBARU – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, harapkan peneliti agar fokus pada satu bidang kajiannya agar dapat menghasilkan inovasi yang terbaik. Hal tersebut disampaikan pada sambutannya di depan ratusan para peneliti Balai Penelitan Lahan Rawa (Balittra) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalsel, di Aula Balittra, Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Kamis (1/10)

“Peneliti ini harus fokus, jangan tahun ini meneliti bebek, besok tikus, lusa padi. Padi padi terus, bebek bebek terus,” pesan Mentan didepan ratusan peneliti dan staf yang hadir saat itu.

Untuk mendukung penelitian, Mentan sampaikan teknik dasar agar para peneliti meningkatkan lagi pola belajarnya dengan banyak membaca.

“Saya minta, peneliti membaca 10 jam perhari, itu harus,” tegas Mentan.

Mentan berpendapat sampai saat ini jumlah peneliti sudah banyak namun belum banyak yang bisa menghasilkan untuk kemajuan pertanian secara signifikan.

Lebih lanjut di satu-satunya Balai Penelitian yang meneliti pengelolaan sumberdaya lahan rawa di Indonesia, Mentan berharap pada potensi yang dimiliki varietas padi rawa yang dimiliki oleh Balitbangtan, agar produkstivitasnya dinaikkan untuk mendukung swasembada dan kemandirian pangan.

“Ini padi rawa 6 ton per hektar, nanti harus 10 ton, kita harus berpikir out of the box dan bercita-cita tinggi untuk menghasilkan yang tinggi,” ujar Mentan memotivasi peneliti yang hadir di kesempatan tersebut.

Sumber : Biro Umum dan Humas Kementrian Pertanian

 

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi