Gagal Panen Berhasil Diantisipasi oleh Kegiatan Upsus

Antisipasi kekeringan telah dilakukan oleh Kementan sejak dini, “Kita telah memulai sejak bulan Desember tahun lalu, langkah yang diambil adalah dengan membagikan pompa 21 ribu pompa, membangun 1000 embung, dan membangun irigasi tersier sebanyak 1,3 juta Ha sampai dengan hari ini” demikian disampaikan Mentan, Amran Sulaiman, pada acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kekeringan yang dilaksanakan di Aula Gedung F, Kementerian Pertanian, Senin (03/08).

Upaya khusus yang dilakukan oleh Kementan dalam menghadapi kekeringan yang dirata-rata tiap tahun terdapat daerah endemis sebanyak 200 ribu Ha tersebut terbukti optimal dilaksanakan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu Kementan telah berhasil menangai gagal panen atau puso sekitar 50%-nya dari tahun lalu. Tahun ini hanya ada 17 ribu Ha sedangkan tahun 2014 lalu ada 35 ribu Ha, terdapat di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung.

"Tahun lalu kekeringan 250 ribu Ha, tahun ini hanya 110 ribu Ha, separuh dari tahun lalu karena kita melangkah lebih awal dan kita membangun sumur dangkal, pompa, sumur dalam, dam parit, ini upaya menyelamatkan tanaman padi yang ada” ungkap Mentan.

Tanaman padi jumlahnya 14 juta Ha, sampai Agustus yang sudah panen sebanyak 12,5 juta Ha dan sebanyak 1,5 juta Ha sisanya yang terdapat di musim kering ini.

Terdapat dukungan dana yang representatif pada Upaya Khusus ini. Sejak awal Kementan telah menyiapkan dana perbaikan irigasi tersier Rp 2 triliun. Penyempurnaannya pun telah disetujui DPR Komisi IV pada perubahan alokasi untuk penanggulangan kekeringan sebanyak Rp 880 Miliar dihari kemarin.

Sumber : Kementerian Pertanian

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia
Teknologi Jarwo Super untuk Kedaulatan Pangan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini366
Hari kemarin687
Minggu ini1053
Bulan ini28125
Jumlah Pengunjung777765
Online sekarang
25

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Gagal Panen Berhasil Diantisipasi oleh Kegiatan Upsus

Antisipasi kekeringan telah dilakukan oleh Kementan sejak dini, “Kita telah memulai sejak bulan Desember tahun lalu, langkah yang diambil adalah dengan membagikan pompa 21 ribu pompa, membangun 1000 embung, dan membangun irigasi tersier sebanyak 1,3 juta Ha sampai dengan hari ini” demikian disampaikan Mentan, Amran Sulaiman, pada acara Rapat Koordinasi Penanggulangan Kekeringan yang dilaksanakan di Aula Gedung F, Kementerian Pertanian, Senin (03/08).

Upaya khusus yang dilakukan oleh Kementan dalam menghadapi kekeringan yang dirata-rata tiap tahun terdapat daerah endemis sebanyak 200 ribu Ha tersebut terbukti optimal dilaksanakan.

Jika dibandingkan dengan tahun lalu Kementan telah berhasil menangai gagal panen atau puso sekitar 50%-nya dari tahun lalu. Tahun ini hanya ada 17 ribu Ha sedangkan tahun 2014 lalu ada 35 ribu Ha, terdapat di daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Lampung.

"Tahun lalu kekeringan 250 ribu Ha, tahun ini hanya 110 ribu Ha, separuh dari tahun lalu karena kita melangkah lebih awal dan kita membangun sumur dangkal, pompa, sumur dalam, dam parit, ini upaya menyelamatkan tanaman padi yang ada” ungkap Mentan.

Tanaman padi jumlahnya 14 juta Ha, sampai Agustus yang sudah panen sebanyak 12,5 juta Ha dan sebanyak 1,5 juta Ha sisanya yang terdapat di musim kering ini.

Terdapat dukungan dana yang representatif pada Upaya Khusus ini. Sejak awal Kementan telah menyiapkan dana perbaikan irigasi tersier Rp 2 triliun. Penyempurnaannya pun telah disetujui DPR Komisi IV pada perubahan alokasi untuk penanggulangan kekeringan sebanyak Rp 880 Miliar dihari kemarin.

Sumber : Kementerian Pertanian

 

Berita Terbaru

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Info Teknologi | 21-06-2017 | Hits:214

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Info Teknologi | 20-06-2017 | Hits:223

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Type Ketahanan Tanaman

Info Teknologi | 29-05-2017 | Hits:861

Type Ketahanan Tanaman

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi