Tanaman Perdana Padi Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian (LLIP) Padi di Kabupaten Purbalingga

Peresmian tanam perdana padi Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian secara resmi dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga H Tasdi, SH, MM,  Dandim 0702 Purbalingga, Kepala Distanbunhut, Kepala BP2KP, Camat, Danramil dan Kapolsek Kemangkon, Para Kepala SKPD, PPL, POPT, Kades Sekecamatan Kemangkok, Para Gapoktan, Poktan, dan petani peserta LLIP.  

Prosesi tanam perdana dilakukan dengan tanam padi bersama menggunakan Alat Tanam Indo Jarwo Transplanter 2:1, oleh: Wakil Bupati, Kepala BB Padi yang diwakili Kabid KSPHP, Dandim 0702 Purbalingga, Kepala Distanhutbun dan Kepala BP2KP. Laboratoroum lapang ini merupakan program kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk melakukan pengembangan dan penerapan hasil inovasi dan teknologi unggulan padi. Kegiatan ini dirancang sebagai media akselerasi penerapan inovasi, promosi/show window hasil penelitian Badan Litbang Pertanian, capacity building bagi pelaku dan kelembagaan, dan advokasi teknologi pertanian bagi para pemangku kebijakan.

LLIP Padi merupakan tempat atau wahana untuk melakukan pengembangan dan penerapan teknologi padi inovatif di lapangan, dengan fungsi antara lain sebagai: (a) media percepatan penerapan inovasi, promosi/show window, pelatihan bagi pelaku dan kelembagaan, dan advokasi teknologi pertanian bagi para pemangku kebijakan; (b) memfasilitasi proses penerapan inovasi pertanian spesifik lokasi di tingkat lapangan (petani) lingkup kabupaten, secara partisipatif, bersama-sama dengan pengguna dan stakeholders di daerah.

LLIP Padi di Kabupaten Purbalingga, berlokasi di Desa Pegandekan dan Karang Tengah, Kecamatan Kemangkon, dengan luasan 100 ha. Kegiatan/teknologi utama yang dikembangkan dalam LLIP meliputi: Perbenihan (30 ha), Mekanisasi (40 ha), Gelar Teknologi VUB Padi (10 ha), dan Gelar teknologi PTT (20 ha). Kegiatan lainnya yang akan dilakukan adalah pengembangan produk hilir berbasis padi dalam upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing produk.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan dukungan dan apresiasi serta penghargaan yang tinggi atas terpilihnya Purbalingga sebagai tempat pelaksanaan LLIP. Secara khusus Wabup memerintahkan kepada jajaran terkait, antara lain Distanhutbun agar dapat bekerjasama dalam pelaksanaan LLIP Padi. Demikian pula kepada para petani dan masyarakat umumnya agar dapat memanfaatkan LLIP Padi sebagai wahana pengembangan dan penerapan inovasi tekniologi hususnya padi dalam upaya peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing produk hilir dari perpadian.

Melalui LLIP padi diharapkan bisa Mempercepat proses penerapan inovasi pertanian khususnya di tingkat lapangan dalam percontohan sistem dan usaha agribisnis berbasis pengetahuan dan teknologi inovatif, memfasilitasi proses penerapan inovasi pertanian di tingkat lapangan (petani) lingkup kabupaten, memperluas jangkauan penerapan inovasi pertanian spesifik lokasi secara partisipatif, bersama-sama dengan pengguna dan stakeholders di daerah.

 

Archive

Panduan Teknis

Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)
Panduan Teknologi Budidaya Padi SRI
Panduan Teknologi Budidaya Padi SALIBU

Buku

Laporan Tahunan 2015
Prosiding Padi 2016 Buku 2
Prosiding Padi 2016 Buku 1
Laporan Tahunan 2014

Booklet, Leaflet, Poster

Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015
Pengendalian Hama Tikus Terpadu (PHTT) 2015
Poster Inpari 13
Poster Inpari 10

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Padi adalah Kehidupan
Segengam Malai Padi akan ku bawa dan tanam di tanah Papua
PENAS XV 2017 Aceh "Padi tumbuh subur dilahan suboptimal"
Malai dan Bulir akan membentuk pola makan dan budaya seluruh umat manusia
Teknologi Jarwo Super untuk Kedaulatan Pangan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini698
Hari kemarin839
Minggu ini3007
Bulan ini30079
Jumlah Pengunjung779719
Online sekarang
22

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Tanaman Perdana Padi Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian (LLIP) Padi di Kabupaten Purbalingga

Peresmian tanam perdana padi Laboratorium Lapang Inovasi Pertanian secara resmi dihadiri oleh Wakil Bupati Purbalingga H Tasdi, SH, MM,  Dandim 0702 Purbalingga, Kepala Distanbunhut, Kepala BP2KP, Camat, Danramil dan Kapolsek Kemangkon, Para Kepala SKPD, PPL, POPT, Kades Sekecamatan Kemangkok, Para Gapoktan, Poktan, dan petani peserta LLIP.  

Prosesi tanam perdana dilakukan dengan tanam padi bersama menggunakan Alat Tanam Indo Jarwo Transplanter 2:1, oleh: Wakil Bupati, Kepala BB Padi yang diwakili Kabid KSPHP, Dandim 0702 Purbalingga, Kepala Distanhutbun dan Kepala BP2KP. Laboratoroum lapang ini merupakan program kerja Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian dengan tujuan untuk melakukan pengembangan dan penerapan hasil inovasi dan teknologi unggulan padi. Kegiatan ini dirancang sebagai media akselerasi penerapan inovasi, promosi/show window hasil penelitian Badan Litbang Pertanian, capacity building bagi pelaku dan kelembagaan, dan advokasi teknologi pertanian bagi para pemangku kebijakan.

LLIP Padi merupakan tempat atau wahana untuk melakukan pengembangan dan penerapan teknologi padi inovatif di lapangan, dengan fungsi antara lain sebagai: (a) media percepatan penerapan inovasi, promosi/show window, pelatihan bagi pelaku dan kelembagaan, dan advokasi teknologi pertanian bagi para pemangku kebijakan; (b) memfasilitasi proses penerapan inovasi pertanian spesifik lokasi di tingkat lapangan (petani) lingkup kabupaten, secara partisipatif, bersama-sama dengan pengguna dan stakeholders di daerah.

LLIP Padi di Kabupaten Purbalingga, berlokasi di Desa Pegandekan dan Karang Tengah, Kecamatan Kemangkon, dengan luasan 100 ha. Kegiatan/teknologi utama yang dikembangkan dalam LLIP meliputi: Perbenihan (30 ha), Mekanisasi (40 ha), Gelar Teknologi VUB Padi (10 ha), dan Gelar teknologi PTT (20 ha). Kegiatan lainnya yang akan dilakukan adalah pengembangan produk hilir berbasis padi dalam upaya peningkatan nilai tambah dan daya saing produk.

Dalam sambutannya Wabup menyampaikan dukungan dan apresiasi serta penghargaan yang tinggi atas terpilihnya Purbalingga sebagai tempat pelaksanaan LLIP. Secara khusus Wabup memerintahkan kepada jajaran terkait, antara lain Distanhutbun agar dapat bekerjasama dalam pelaksanaan LLIP Padi. Demikian pula kepada para petani dan masyarakat umumnya agar dapat memanfaatkan LLIP Padi sebagai wahana pengembangan dan penerapan inovasi tekniologi hususnya padi dalam upaya peningkatan produksi, nilai tambah dan daya saing produk hilir dari perpadian.

Melalui LLIP padi diharapkan bisa Mempercepat proses penerapan inovasi pertanian khususnya di tingkat lapangan dalam percontohan sistem dan usaha agribisnis berbasis pengetahuan dan teknologi inovatif, memfasilitasi proses penerapan inovasi pertanian di tingkat lapangan (petani) lingkup kabupaten, memperluas jangkauan penerapan inovasi pertanian spesifik lokasi secara partisipatif, bersama-sama dengan pengguna dan stakeholders di daerah.

 

Berita Terbaru

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Info Teknologi | 21-06-2017 | Hits:230

Pentingnya Konservasi Tanah Pertanaman Padi Gogo

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Info Teknologi | 20-06-2017 | Hits:252

Hama Uret pada Padi Gogo dengan Teknik Seed Treatment

Type Ketahanan Tanaman

Info Teknologi | 29-05-2017 | Hits:881

Type Ketahanan Tanaman

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi