Kebut LTT di Babel: Rakor Upsus Pajale Sepakati Beberapa Srategi Percepatan

(BABEL, 30/8/18) Seluruh jajaran peserta Tim Upsus Pajale Kepualauan Bangka Belitung hari ini bertemu di Kantor Dinas Kepulauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang dalam rangka rapat koordinasi Upsus Pajale dan optimalisasi pemanfaatan Alsintan (Opsin).

Peserta yang hadir terdiri dari Tim UPSUS Balitbangtan, Kepala BB Padi Dr. Priatna Sasmita, Kepala BPTP Babel Dr. Wahyu Winawa, jajaran Korem 045 Garuda Jaya, Kepala BMKG Provinsi Babel, para Kabid Dinas Pertanian Provinsi Babel, Penanggung Jawab OPSIN sebelumnya dari SMK PP Negeri Sembawa, para Kepala Dinas atau yang mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, Dinas Pertanian Bangka Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Barat, Dinas Kabupaten Belitung, Dinas Kabupaten Belitung Timur serta para Kabid dan Petugas SIM TP maasing-masing kabupaten.

Sesuai dengan tekad penanggung jawab upsus Dr. Priatna Sasmita saat acara serah terima beberapa waktu yang lalu, Ia menyatakan siap menerima amanah baru dan akan meneruskan kerjasama dengan segenap komponen yang terlibat dalam tim upsus sekaligus mensukseskan upsus pajale di Kepulauan Babel dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Beberapa agenda yang dibahas dalam rakor ini adalah klarifikasi capaian target luas tanam padi bulan Juli-Agustus, kesiapan tanam untuk pencapaian target bulan September, dan progres serta tindak lanjut program OPSIN. Sesuai dengan temanya “Evaluasi dan Pencapaian Target Luas Tambah Tanam (LTT) dan OPSIN Periode ASEP 2018”

Mengawali rakor, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Babel menyampaikan laporan progres UPSUS Pajale dan OPSIN periode Juli-Oktober 2018.

Dirinya menyampaikan bahwa sasaran LTT padi bulan Agustus dan September sebesar 11.703 hektar; yang tersebar di enam kabupaten, diantaranya; Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Lebih lanjut Kepala Bidang menyampaikan laporannya bahwa keberhasilan UPSUS di Provinsi Bangka Belitung dapat dilihat dari peningkatan produksi padi yang meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015 produksi padi di Babel mencapai 22 ton GKG, selanjutnya pada tanun 2016 dan 2017 berturut-turut meningkat menjadi 35 ton dan 37 ton GKG.

Masih ditempat yang sama PJ. OPSIN melaporkan bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor roda 2, traktor roda 4, transplanter, pompa air, handsprayer, mesin pengering, dan mini combine harvester, yang telah diterima. Menurutnya dalam rangka mendorong percepatan olah lahan dan percepatan tanam perlu dioptimalkan penggunaan alsintan.

Kepala Seksi Teritorial Korem 045 Garuda, Jaya Mayor Suhardi yang hadir dalam rakor ini, menyatakan siap mendukung dan mengawal kegiatan UPSUS di Bangka Belitung.

Pada sesi akhir Dr. Priatna Sasmita selaku PJ UPSUS Provinsi Bangka Belitung dan juga PJ OPSIN menegaskan agar target LTT di bulan September seluas 10.377 hektar dari 6 kabupaten segera ditindaklanjuti oleh masing-masing kabupaten dengan strategi percepatan tanam, realisasi pengembangan perluasan areal tanam baru (PATB), optimalisasi pemanfaatan lahan kering, optimalisasi alsintan serta perbaikan tata kelola air.

Selain itu diperlukan pula identifikasi lahan potensial tanam yang belum tercatat baik dalam kegiatan mandiri maupun program.

Lebih lanjut, dalam rangka mendukung program UPSUS dan OPSIN, Priatna yang juga sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi menawarkan bantuan pendampingan teknologi melalui kegiatan demfarm/demplot, bimbingan teknologi, serta penyediaan benih sumber padi varietas unggul baru.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini718
Hari kemarin2387
Minggu ini5398
Bulan ini37170
Jumlah Pengunjung1747173
Online sekarang
54

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Kebut LTT di Babel: Rakor Upsus Pajale Sepakati Beberapa Srategi Percepatan

(BABEL, 30/8/18) Seluruh jajaran peserta Tim Upsus Pajale Kepualauan Bangka Belitung hari ini bertemu di Kantor Dinas Kepulauan Bangka Belitung di Pangkal Pinang dalam rangka rapat koordinasi Upsus Pajale dan optimalisasi pemanfaatan Alsintan (Opsin).

Peserta yang hadir terdiri dari Tim UPSUS Balitbangtan, Kepala BB Padi Dr. Priatna Sasmita, Kepala BPTP Babel Dr. Wahyu Winawa, jajaran Korem 045 Garuda Jaya, Kepala BMKG Provinsi Babel, para Kabid Dinas Pertanian Provinsi Babel, Penanggung Jawab OPSIN sebelumnya dari SMK PP Negeri Sembawa, para Kepala Dinas atau yang mewakili Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Selatan, Dinas Pertanian Bangka Tengah, Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Barat, Dinas Kabupaten Belitung, Dinas Kabupaten Belitung Timur serta para Kabid dan Petugas SIM TP maasing-masing kabupaten.

Sesuai dengan tekad penanggung jawab upsus Dr. Priatna Sasmita saat acara serah terima beberapa waktu yang lalu, Ia menyatakan siap menerima amanah baru dan akan meneruskan kerjasama dengan segenap komponen yang terlibat dalam tim upsus sekaligus mensukseskan upsus pajale di Kepulauan Babel dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Beberapa agenda yang dibahas dalam rakor ini adalah klarifikasi capaian target luas tanam padi bulan Juli-Agustus, kesiapan tanam untuk pencapaian target bulan September, dan progres serta tindak lanjut program OPSIN. Sesuai dengan temanya “Evaluasi dan Pencapaian Target Luas Tambah Tanam (LTT) dan OPSIN Periode ASEP 2018”

Mengawali rakor, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Babel menyampaikan laporan progres UPSUS Pajale dan OPSIN periode Juli-Oktober 2018.

Dirinya menyampaikan bahwa sasaran LTT padi bulan Agustus dan September sebesar 11.703 hektar; yang tersebar di enam kabupaten, diantaranya; Bangka, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung, dan Belitung Timur.

Lebih lanjut Kepala Bidang menyampaikan laporannya bahwa keberhasilan UPSUS di Provinsi Bangka Belitung dapat dilihat dari peningkatan produksi padi yang meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015 produksi padi di Babel mencapai 22 ton GKG, selanjutnya pada tanun 2016 dan 2017 berturut-turut meningkat menjadi 35 ton dan 37 ton GKG.

Masih ditempat yang sama PJ. OPSIN melaporkan bantuan alat dan mesin pertanian seperti traktor roda 2, traktor roda 4, transplanter, pompa air, handsprayer, mesin pengering, dan mini combine harvester, yang telah diterima. Menurutnya dalam rangka mendorong percepatan olah lahan dan percepatan tanam perlu dioptimalkan penggunaan alsintan.

Kepala Seksi Teritorial Korem 045 Garuda, Jaya Mayor Suhardi yang hadir dalam rakor ini, menyatakan siap mendukung dan mengawal kegiatan UPSUS di Bangka Belitung.

Pada sesi akhir Dr. Priatna Sasmita selaku PJ UPSUS Provinsi Bangka Belitung dan juga PJ OPSIN menegaskan agar target LTT di bulan September seluas 10.377 hektar dari 6 kabupaten segera ditindaklanjuti oleh masing-masing kabupaten dengan strategi percepatan tanam, realisasi pengembangan perluasan areal tanam baru (PATB), optimalisasi pemanfaatan lahan kering, optimalisasi alsintan serta perbaikan tata kelola air.

Selain itu diperlukan pula identifikasi lahan potensial tanam yang belum tercatat baik dalam kegiatan mandiri maupun program.

Lebih lanjut, dalam rangka mendukung program UPSUS dan OPSIN, Priatna yang juga sebagai Kepala Balai Besar Penelitian Tanaman Padi menawarkan bantuan pendampingan teknologi melalui kegiatan demfarm/demplot, bimbingan teknologi, serta penyediaan benih sumber padi varietas unggul baru.

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi