Panen di Musim Paceklik

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengawal ketat proses produksi padi pada bulan Desember hingga Januari yang biasanya merupakan musim paceklik.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Muhammad Syakir beserta jajaran esselon 2 dari BB Padi dan BB Mektan, BPTP, Dinas Pertanian dan TNI melakukan safari panen  ke beberapa provinsi di Pulau Jawa.

Pengawalan panen ini penting agar pemerintah secara dini dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani.

Setiap hari ada tanam dan setiap hari ada panen, tidak lepas berkat dukungan inovasi, faktor social, dan peran petani sebagai ujung tombak dalam upaya mensukseskan swasembada pangan.

Dukungan inovasi seperti penggunaan varietas unggul baru dan penggunaan alsintan pada budidaya padi sudah menjadi kebutuhan dalam upaya peningkatan produksi.

Untuk itu disela-sela kegiatan panen, Kepala Badan Litbang Pertanian menyerahkan bantuan benih varietas unggul kepada petani dengan jenis varietas unggul sesuai topografi wilayah setiap provinsi.

Benih yang diserahkan meliputi Inpari 30, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 42 Agritan GSR, dan Inpari 43 Agritan GSR yang mempunyai keunggulan dibanding varietas lain dan cocok untuk dikembangkan sesuai dengan wilayah pengembanganya.

Panen padi di wilayah pulau jawa sudah terpantau seperti di Prov. Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur dengan capaian produksi yang mengalami peningkatan disetiap provinsi.

Keberhasilan percepatan musim panen raya pada bulan Desember dinilai tidak terlepas dari upaya Kementerian Pertanian yang secara intensif mengawal pelaksanaan program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi yang terdiri atas bantuan benih unggul bersertifikat, pencetakan sawah baru, perluasan areal tanam baru (padi ladang), rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan embung, dan bantuan alsintan. Dengan dimulainya masa panen padi pada Desember ini, Kementerian Pertanian optimis ketersediaan pangan khususnya beras akan berlimpah.

Archive

Panduan Teknis

Teknik Ubinan
Daftar Periksa Budidaya Padi Sawah Lahan Irigasi (Indonesia Rice Check)
Jajar Legowo Super
Panduan Teknologi Budidaya Padi Tanam Benih Langsung (TABELA)

Buku

Deskripsi Varietas 2018
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 2
Prosiding Padi 2017 Buku 2 Bagian 1
Prosiding Padi 2017 Buku 1 Bagian 2

Booklet, Leaflet, Poster

Seminar Nasional dan Gelar Teknologi Varietas Unggul Padi Terbaru
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 43 Agritan GSR
Varietas Padi Green Super Rice (GSR): Inpari 42 Agritan GSR
Sistem Bubu Perangkap Tikus TBS dan LTBS 2015

Jajak Pendapat

Dari 6 konten website BBPADI berikut ini, apa yang menjadi konten favorit anda?

Berita - 37.4%
Galeri Foto - 22%
Galeri Video - 12.1%
Kliping Padi - 13.2%
Publikasi - 4.4%
Tahukah Anda - 11%
The voting for this poll has ended on: 01 Des 2017 - 00:00

Infografis

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Keunggulan Varietas Tarabas
Varietas Unggul Baru Untuk Agroekosistem Tertentu
Pengendalian Virus Kerdil
Fakta Tentang Wereng: Wereng Batang Coklat
Padi adalah Kehidupan

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Sosial Media

Statistik Website

Hari ini104
Hari kemarin1069
Minggu ini104
Bulan ini25864
Jumlah Pengunjung1574248
Online sekarang
8

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

Panen di Musim Paceklik

Pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengawal ketat proses produksi padi pada bulan Desember hingga Januari yang biasanya merupakan musim paceklik.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian Muhammad Syakir beserta jajaran esselon 2 dari BB Padi dan BB Mektan, BPTP, Dinas Pertanian dan TNI melakukan safari panen  ke beberapa provinsi di Pulau Jawa.

Pengawalan panen ini penting agar pemerintah secara dini dapat menyelesaikan persoalan yang dihadapi petani.

Setiap hari ada tanam dan setiap hari ada panen, tidak lepas berkat dukungan inovasi, faktor social, dan peran petani sebagai ujung tombak dalam upaya mensukseskan swasembada pangan.

Dukungan inovasi seperti penggunaan varietas unggul baru dan penggunaan alsintan pada budidaya padi sudah menjadi kebutuhan dalam upaya peningkatan produksi.

Untuk itu disela-sela kegiatan panen, Kepala Badan Litbang Pertanian menyerahkan bantuan benih varietas unggul kepada petani dengan jenis varietas unggul sesuai topografi wilayah setiap provinsi.

Benih yang diserahkan meliputi Inpari 30, Inpari 32, Inpari 33, Inpari 42 Agritan GSR, dan Inpari 43 Agritan GSR yang mempunyai keunggulan dibanding varietas lain dan cocok untuk dikembangkan sesuai dengan wilayah pengembanganya.

Panen padi di wilayah pulau jawa sudah terpantau seperti di Prov. Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jawa Timur dengan capaian produksi yang mengalami peningkatan disetiap provinsi.

Keberhasilan percepatan musim panen raya pada bulan Desember dinilai tidak terlepas dari upaya Kementerian Pertanian yang secara intensif mengawal pelaksanaan program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi yang terdiri atas bantuan benih unggul bersertifikat, pencetakan sawah baru, perluasan areal tanam baru (padi ladang), rehabilitasi jaringan irigasi tersier, pembangunan embung, dan bantuan alsintan. Dengan dimulainya masa panen padi pada Desember ini, Kementerian Pertanian optimis ketersediaan pangan khususnya beras akan berlimpah.

Berita Terbaru

Bimbingan Teknis di Taman Teknologi Pertanian Sedong

Info Aktual | 11-05-2018 | Hits:315

Bimbingan Teknis di Taman Teknologi Pertanian Sedong

PADI INPARA BERJAYA DI RAWA

Info Aktual | 27-04-2018 | Hits:1081

PADI INPARA BERJAYA DI RAWA

Beras Ramping Lebih Disukai Pasar

Info Aktual | 12-04-2018 | Hits:694

Beras Ramping Lebih Disukai Pasar

Sensor Tanah Proximal: Uji Tanah Cepat, Tepat, dan Murah

Info Teknologi | 11-04-2018 | Hits:1009

Sensor Tanah Proximal: Uji Tanah Cepat, Tepat, dan Murah

Sekam Padi, Dari Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Info Teknologi | 02-04-2018 | Hits:871

Sekam Padi, Dari Limbah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Mengenal Padi Sejak Usia Dini

Berita Utama | 15-03-2018 | Hits:943

Mengenal Padi Sejak Usia Dini

Launching Inovasi Baru Lahan Kering

Berita Utama | 13-02-2018 | Hits:1614

Launching Inovasi Baru Lahan Kering

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Info Aktual | 01-02-2018 | Hits:4153

Dengan Inovasi, Lahan Kering Mampu Berproduksi Tinggi

Kontak Informasi

Balai Besar Penelitian Tanaman Padi

  • Alamat Jl. Raya 9, Sukamandi, Subang 41256, Jawa Barat
  • Telepon (0260) 520157
  • Fax (0260) 520158

Hak Cipta © 2015. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi